
Nida dan Yohan sudah sampai di mansion mewah Yohan.
" *Ini rumah apa istana. Padahal rumah orang tuanya sudah mewah. Aku baru lihat ada orang sekaya ini " Batin Nida yang menatap Mansion Yohan penuh dengan kagum.
" Gila! Ini beneran gila. Nida dapat suami kaya raya tapi kejam. Em tapi Randy sama kejamnya dengan si dingin itu, hehe " Ucap Safira dalam hati*.
" Ayo masuk " Ajak Yohan sambil menggandeng tangan Nida.
" Selamat datang tuan muda dan nona muda " Ucap sambutan semua pelayan di mansion Yohan.
" Iya Terima kasih " Balas Nida dengan senyuman termanis nya.
" Sayang jangan tersenyum dengan orang lain. Atau nanti kau hukum " Bisik Yohan di telinga Nida.
Nida meremang mendengar bisikan dari Yohan.
" Iya " Ucap Nida.
" pak yan. Tolong antar calon istri ku di kamar tamu untuk di rias dan kamu Nona Safira, temani calon istri ku berias " Ucap Yohan .
" Baik tuan muda " Ucap Pak Yan sang kepala pelayan dan kepercayaan Yohan di mansion.
" Iya tuan " Jawab Safira.
Sekarang Nida berada di kamar sambil di rias oleh MUA terkenal.
" Wah! Kau sangatlah cantik Nida " Puji Safira melihat hasil riasan MUA merias Nida.
" Cihh! Percuma cantik. Tapi nikahnya terpaksa " Ucap Nida yang cemberut.
" Nona, anda sangatlah beruntung mendapatkan Tuan Muda Yohan yang tampan menawan itu " Ucap Sang MUA.
" *Beruntung dari mananya. Aku cuman di paksa menikah olehnya dengan si sadis itu " Gerutu Nida dalam hati.
__ADS_1
" Pasti Nida lagi kesel dan menggerutu dalam hati. Nikmati kebahagiaan mu nanti sahabat ku. Aku yakin kau bahagia bersama si dingin itu " Ucap Safira dalam hati*.
Sementara di bawah Yohan sudah melakukan ijab kabul dan akhirnya Yohan dan Nida sudah sah menjadi suami istri.
" Bro , kau tak sabar malam pertama sama janda cantik " Ejek Reihan.
" Aduh.... Pasti ga sabar lah " Randy menimpali ucapan Reihan.
" Udah nanti Yohan marah " Ucap Ziko.
" Akhirnya kau jadi milikku sayang. Aku sangatlah mencintai mu " Ucap Yohan dalam hati sambil melihat Nida turun dari tangga untuk menghampiri Yohan.
" Nida, aku tak percaya kau sudah menikah lagi. hehe " Ucap Safira.
" Diam kamu Fir " Ucap Nida.
Nida tersenyum melihat ke arah Devan yang sudah duduk di samping Rendy.
Nida duduk dan langsung mencium tangan punggung Yohan .
" Akhirnya Daddy menikah dengan Mommy " Ucap Devan senang.
" Sejak kapan kamu merubah panggilan mu Devan " Ucap Nida dalam hati.
" Iya son. Daddy tak sabar ingin membuatkan Devan adik " Ucap Yohan yang tak tau malu mengucapkan kata-kata tersebut di semua banyak orang di sana.
" Yohannn " Teriak mama Fenny.
" Iya ma. Itu kan benar " Ucap Yohan datar.
" Kurang asem banget ini laki. Aku malu sekali " Kesal Nida dalam hati yang sudah malu mendengar ucapan Yohan.
*******
__ADS_1
Sementara di Hotel tempat tinggal Ardi.
" Sayang, kamu apa tak ingin ke Surabaya lagi? Tanya Ardi.
" Aku ingin mengurus perusahaan cabang ku di sini dan juga ingin membuat mantan istri mu itu" Ucap Selly yang tersenyum devil.
" Ok. Apa aku bisa membantu mu di perusahaan sayang ? " Tanya Ardi.
" Kamu bisa jadi Wakil CEO sayang. Kamu kan S1 kan " Jawab Selly.
" Ok " Ucap singkat Ardi.
" Siall ini perempuan. Tak apa jadi wakil saat ini " Ucap Ardi dalam hati.
*** **
Mansion Yohan.
" Son kamu benar-benar menyebalkan . Nikah pakai dadakan gak pakai resepsi " Ucap Papa Yohan kesal.
" Yang penting sah agama dan negara " Ucap Yohan datar.
" Ayo sayang ke kamar " Ajak Yohan.
" Tapi aku mau nemenin papa, mama dan Devan " Ucap Nida yang menolak ajakan Yohan.
" Mommy ke kamar saja sama Daddy. Devan sangat senang di sini sama kakek dan nenek " Ucap Devan.
" Tapi sayang, Nanti kamu gak bisa bobok kalau gak sama ibuk " Ucap Nida.
" Udah Nida kamu kan hari ini malam pertama kamu dan Yohan. Jadi nikmati waktu kalian berdua " Ucap Mama Fenny.
" Haduh.... Aku menghindari si sadis itu biar tak ada malam pertama. Tapi aku malah terpojok kan untuk malam pertama " Kesal Nida dalam hati.
__ADS_1
" *Habislah kamu sayang malam ini di bawah kungkungan seorang Yohan " Ucap Yohan dalam hati deng senyuman devilnya.
BERSAMBUNG*....