Menikah Lagi Dengan Duda Mafia

Menikah Lagi Dengan Duda Mafia
Episode 45


__ADS_3

Hari pun sudah pagi Nida sudah memulai aktivitas dengan bekerja.


" Nid, kamu gak hubungin calon suami kamu apa? " Tanya Safira dengan nada menggoda sahabatnya.


" Ngapain juga aku menghubungi dia, aku malah senang kalau dia gak ganggu aku. Berarti gak jadi nikahnya " Jawab Nida senang.


" Ish!! Mana ada? Seorang tuan muda Yohan membatalkan pernikahan dengan wanitanya itu tak mungkin Da. Yang ada malah di jerat kamu nantinya. Lihat saja nanti. " Ucap Safira.


" Udah deh Fir, kalau aku tak jadi menikah dengannya aku malah senang " Ucap Nida.


" Siapa bilang tak jadi menikah " Ucap Yohan yang tiba-tiba datang dan menimpali omongan Nida.


" *Si kejam datang, pasti Nida tambah hukuman nih. entah hukuman ranjang atau langsung nikah " Ucap Safira dalam hati.


Deg....


" Si sadis ada disini. Mampus kau Nida, mulutmu ini gak bisa di rem kalau ngomong. Aduh tatapan tajam nya itu membuat ku takut saja " Gerutu Nida dalam hati*.


" Emm... Kapan anda datang tuan Yohan " Ucap Nida rada gugup.


" Begini kah cara menyambut calon suamimu sendiri sayang " Ucap Yohan dingin sambil menatap Nida tajam seolah-olah ingin memakan nya saja.


" B bu bukannya begitu tuan " Ucap Nida gugup.


" *Aduh Nida, gimana sih kamu " Ucap Safira dalam hati.


" Safira malah diem aja " Gerutu kesal Nida dalam hati*.

__ADS_1


" Sayang, ditanya malah ngelamun? " Tanya Yohan.


" Maaf tuan " Ucap Nida menunduk.


Yohan mengambil handphonenya di saku celananya untuk menelfon seseorang.


" Dion, bawa penghulu di mansion ku sekarang juga " Ucap Yohan di seberang telfon dan langsung mematikan telfonya.


" *Aduh, maksudnya penghulu siapa yang mau nikah " Ucap bingung Nida dalam hati.


" Tu kan bener... Nida pasti langsung mau di kawinin " Tebak Safira dalam hati*.


" Ayo ikut aku " Ajak Yohan sambil Memegang tangan Nida.


" Kemana mana, saya gak bisa. Emm saya harus bekerja " Tolak Nida.


" Tapi mau kemana? " Tanya Nida yang masih bingung mau di aja kemana oleh Yohan.


" Ke mansion ku untuk menikah " Jawab Yohan.


" Apaaaaa " Ucap Nida kaget dengan ucapan Yohan.


" Gak, aku gak menikah sekarang. Kata mama kamu masih 8 hari lagi " Tolak Nida.


" Kau yang ingin mempercepat sayang. Kau sendiri yang bilang kalau pernikahan kita akan batal. Tapi bukan batal sayang, tapi malah aku percepat hari ini juga kita menikah " Ucap Yohan.


" Surat perlengkapan belum di urus " Ucap Nida.

__ADS_1


" Ohh masalah itu. Surat sudah di urus sudah jauh jauh hari yang lalu " Ucap Yohan.


" Tapi aku belum siap menikah hari ini " Ucap Nida yang memberi alasan supaya Yohan membatalkan pernikahannya hari ini.


" Nikah hari ini dan nanti sama saja tetap menikah " Ucap Yohan.


" Tapi Devan masih sekolah " Ucap Nida lagi yang masih mencari alasan untuk menolak menikah hari ini.


" Dion bakal jemput Devan di sekolahanya " Ucap Yohan.


" *Si sadis benar-benar ngeselin " Ucap Nida dalam hati.


" Aku tau sayang, kau berusaha membatalkan pernikahan kita hari ini " Ucap Yohan dalam hati.


" Nida, maaf aku gak bisa bantu. Aku sudah tabak kalau si kejam akan menghukummu " Ucap Safira dalam hati*.


" Ayo cepat ikut aku " Ajak Yohan lagi.


" Ya " Ucap Nida yang terpaksa ikut.


" Nolak dan gak nolak sama saja gak bisa menolak " Ucap Nida dalam hati.


" Good Girl " Ucap Yohan tersenyum senang.


" Dan kamu nona Safira. Ikutlah dengan ku untuk menemani Nyonya Alexander akan menikah " Ucap Yohan sambil melirik Nida.


" Baik tuan muda " Ucap Safira.

__ADS_1


BERSAMBUNG..


__ADS_2