
Nida dan Yohan sudah di kamar pengantin nya di malam pertama mereka.
" Kenapa kamu cemberut sayang. Ini kan malam pertama kita. Seharusnya kau tersenyum " Ucap Yohan.
" Ngapain aku harus tersenyum. Malam ini aku sedih tak bisa tidur dengan Devan " Ucap Bohong Nida. Padahal dia cuman ingin menghindari malam pertama dengan suami nya itu.
" Semoga saja dia luluh dengan ucapan ku yang ingin bersama Devan dan tak jadi yang namanya malam pertama " Seru Nida dalam hati.
" Oke sayang. Kau boleh tidur bersama Devan " Seru Yohan.
" Beneran tuan! Jadi aku tidur dengan Devan malam ini " Ucap Nida dengan nada senang mendengar ucapan suaminya.
" Iya..... Tetapi? " Ucap Yohan yang menggantung ucapanya.
" Tetapi apa tuan? " Tanya Nida penasaran.
" Tetapi...... Setelah kita melakukan malam pertama sayang ku " Ucap Yohan dengan senyum menyeregai.
Glekkk.
Nida menelan ludahnya sendiri mendengar perkataan Yohan.
" Emmm, apakah harus malam ini tuan? " Tanya Nida gugup.
" Ya iya lah. Ini kan malam pertama kita " Jawab Yohan.
" Dan aku ingin kau terpuaskan oleh junior ku malam ini " Bisik Yohan di telinga Nida.
__ADS_1
Nida meremang mendengar bisikan Yohan. Sekaligus gugup dan jantungnya berdebar tak karuan.
" Tapi aku belum siap dan aku masih belum mencintai mu " Ucap Nida gugup.
" Sekarang dan nanti pasti akan sama saja berc*nta sayang " Ucap Yohan.
" Dan masalah kau belum mencintai ku itu tak masalah. Yang terpenting aku sangat mencintai mu sayang " Ucap Yohan.
Yohan mendekati Nida dan langsung menc*um bib*r Nida yang menggoda iman itu.
Setelah mencium dan ******* bib*r Nida. Yohan Menggendong Nida membawa ke ranjang empuk milik Yohan.
" Sayang, kau tau kan aku sangatlah lama tak melakukan hal seperti ini dan aku menginginkanmu sekarang sayang " Ucap Yohan dengan nada serak menahan gelora n*fsu yang sudah di ubun ubun itu.
" Kamu siap sayangku, aku akan membuatmu puas dan kau akan ketagihan sayang " Ucap parau Yohan.
Yohan sudah bermain main di area d*da yang cukup besar untuk di mainkan.
Dan akhirnya malam ini terjadilah malam pertama dan juga malam panjang bagi suami istri itu.
******
Di kamar tamu.
" Kakek, Nenek terima kasih kalian sudah menerima Devan di rumah ini " Ucap Devan.
" Kamu itu anak yang pintar, baik dan menggemaskan tentu saja kakek dan nenek menerima mu sayang " Ucap mama Yohan.
__ADS_1
" Dan kamu adalah cucu kesayangan kakek dan nenek " Ucap mama Yohan lagi.
" Ya sayang, betul apa kata nenekmu ini " Ucap Papa Yohan.
" Semoga saja Devan cepat mempunyai adik ya nek " Ucap polos Devan.
" Hehe, Itu benar boy. Tapi kamu juga harus beri waktu mommy mu berduaan dengan da
ddy. Biar mereka cepat memberi Devan adik " Ucap mama Devan.
" Kalau begini caranya aku yang tak dapat jatah dan si kulkas itu yang enak enakkan main di ranjang " gerutu papa Devan dalam hati.
" Pasti papa lagi betek yang tak dapat jatah. hehehe rasain emang enak " Seru mama Yohan dalam hati.
********
Di apartemen Safira.
" Sendiri benar-benar tak mengenakkan, andai Rendy tak sibuk " Ucap Safira yang bermonolog sendiri.
" Sepi juga ya tak ada Nida dan Devan
" Apa aku telfon Nida ya.. Ehh tapi kan malam ini malam pertama mereka. Nida mau gak ya di ajak Making love . Aku jadi tak sabar ingin menikah dengan Rendy " Ucap Safira lagi.
" Tidur aja deh, dari pada pusing mikiran orang MP " Ucap Safira yang langsung memejamkan matanya untuk tidur.
BERSAMBUNG..
__ADS_1