
" Ayo sayang kita ke sana " Ajak Yohan sambil menggandeng tangan Nida.
" Sebentar sayang kau tunggu sini dulu, aku mau ke toilet dulu " Ucap Yohan.
" Iya! Jangan lama yah, aku tak terbiasa dengan pesta seperti ini " Ucap Nida.
" Ya sayang " Ucap Yohan yang berlalu pergi.
Nida sendiri celingak celinguk mencari Safira.
" Safira kemana sih! Katanya nunggu di dalam pesta kok gak nongol nongol " Ucap Nida.
" Sayang, lihat mantan istrimu! Kenapa dia berpenampilan seperti orang kaya saja " Ucap Selly sinis.
Ardi diam saja mendengar perkataan istrinya yang menjelekkan mantan istrinya itu.
" Sebentar sayang aku mau menghampiri dia " Bisik Selly ke Ardi.
" Iya " Ucap Ardi.
Selly yang turun dari pelaminan menuju tempat Nida berdiri.
" Hai Nida, mana calon suami mu. Katanya bawa calon, tapi kok gak ada " Tanya Selly mengejek Nida.
" Apa kamu tak lihat tadi aku bergandengan tangan sama cowok tampan " Ucap Nida sinis.
" Lihat sih, aku gak percaya kalau tadi calon suami mu. Apa mungkin tadi cuman laki-laki yang kamu bayar " Ucap Selly.
" Bukan urusan kamu " Ucap Nida ketus.
" Wah wah, atau kamu masih sangat mencintai suamiku, dan belum bisa move on " Ucap Selly.
Nida cuman diam saja mendengar ucapan Selly.
" Hallo semua para tamu undangan yang terhormat " Ucap Selly.
" Mau apa ini sampah got " Ucap Nida dalam hati.
Semua tamu undangan langsung melihat ke arah Selly dan Nida berdiri.
" Kalian tau tidak? Wanita yang ada di samping ku ini adalah mantan istri suamiku. Dulu dia di ceraikan suamiku karena dia suka menghamburkan uang suamiku " Ucap Selly.
" Selly, kamu bicara apa " Sentak Nida yang tak Terima apa yang di ucapkan Selly.
" Dan kalian tau, wanita ini dulu gak punya baju semahal ini. Di dapat baju ini dengan menjual diri. Dia kan jal*ng " Ucap Selly merendahkan Nida.
" Apa maksud mu aku menjual diri Selly. Kau yang berselingkuh dengan Ardi. Kau itu yang jal*ng bukan aku " Ucap Nida lantang.
" Wah wah! Wanita rendahan seperti mu itu berani mengataiku " Ucap Selly marah.
" Seharusnya aku yang berbicara seperti itu. Karena mulutmu sudah lancang berbicara seperti itu " Ucap Nida yang mode on marah.
" Mulutmu berani berbicara seperti itu " Ucap Selly yang mau menampar Nida.
Selly mau menampar Nida, tetapi sudah di tangkis sama Yohan yang tiba-tiba datang.
" Jangan pernah berani menyakiti wanitaku " Ucap Yohan dingin.
" Siapa kamu! Beraninya kau ikut campur denganku " Ucap Selly sinis.
__ADS_1
" Aku calon suami Nida " Ucap Yohan.
" Hahaha! Apa kamu bilang tadi? Suami. Aduh Nida Nida, kamu bayar berapa laki-laki tampan ini " Ucap Selly yang tersenyum sinis.
" Jaga bicara mu sampah got " Ucap Nida lantang.
" Kamu diam sayang, biar wanita sampah ini jadi urusan ku, mengerti sayang " Bisik Yohan dan Nida mengangguk paham.
" Kau tak tau siapa aku Nona. Oh iya aku Yohan Putra Alexander calon suami Nida dan juga pemilik perusahaan YPA grup " Ucap Yohan datar.
" Mmm mana mungkin " Ucap Selly tak percaya.
" Dasar bodoh, katanya pengusaha " Ucap Yohan ketus.
" Dan kau tau nona, kau sudah menyakiti wanitaku. Jadi kau sudah berurusan seorang Yohan. Jangan salahkan aku sedikit lagi perusahaan mu hancur berkeping-keping " Ucap Yohan dengan sorot mata tajam.
" Kau jangan salah paham tuan Yohan, wanita itu jal*ng berkedok polos " Ucap Selly yang masih belum mengerti ancaman bahaya baginya.
" Kau berani berbicara seperti itu pada wanitaku. Padahal kau sendiri yang jal*ng " Ucap Yohan dingin dengan tatapan menakutkan.
Selly sangatlah takut dengan tatapan tajam Yohan.
" Sial, dari mana wanita murahan itu dapat laki-laki tampan dan kaya ini " Ucap Selly dalam hati sambil mengepalkan tangannya.
" Dan tunggulah saatnya tiba, kau akan hancur dengan usaha mu yang tak seberapa itu " Ucap Yohan lagi.
" Ayo sayang kita pulang, ngapain kita di tempat pesta jelek ini " Ucap Yohan.
Selly sangat lah marah dan dia masih menghiraukan ancaman Yohan.
Dia merasa kalau ancaman Yohan cuman bualan semata.
" Kamu tadi kenapa gak menghampiri ku disaat mantan istri mu yang mempermalukan ku hahh " Ucap Selly marah.
" Lihat semua tamu dan rekan kerjaku pada pergi. Ini semua gara-gara mantan istri mu itu " Ucap Selly lagi.
" Sayang , aku minta maaf. Tadi aku ke toilet " Ucap Ardi bohong.
" Alasan, tadi kamu seperti menyalami tamu bukan " Ucap Selly ketus.
" Ya aku minta maaf sayang. Dari pada kamu marah terus, lebih baik kita ke kamar sayang. Dan bercinta dengan mu " Rayu Ardi dengan senyuman menggoda.
" Ayo, aku mau kau yang memuaskan ku malam ini " Ucap Selly yang luluh dengan rayuan Ardi.
" Kalau bukan karna uang, ogah aku merayu mu " Ucap Ardi dalam hati.
" Awas kamu Nida, aku akan menghancurkan mu dan membuat mu menderita! Itu janjiku " Ucap Selly dalam hati.
Di perjalanan.
" Tuan , dimana Safira " Tanya Nida.
" Dia bersama dengan kekasihnya " Jawab Yohan.
" Kenapa tadi dia tidak ada di dalam pesta " Ucap Nida.
" Aku yang menyuruh nya tak datang " Ucap Yohan.
" Kenapa " Ucap Nida.
__ADS_1
" Karna aku sudah menemanimu, dan sahabat mu juga bersama kekasih nya " Ucap Yohan.
" Jadi " Ucap Nida
" Jadi kebersamaan kita tak ada yang mengganggu " Ucap Yohan.
Nida cuman terdiam mendengar ucapan Yohan.
" Lihat saja, aku akan menghancurkan siapa saja yang menyakitimu sayang " Ucap Yohan dalam hati.
" Dion , nanti berhenti di restoran depan " Perintah Yohan.
" Baik tuan muda " Ucap Dion.
Mobil Yohan berhenti di restoran mewah.
" Kenapa berhenti , kenapa gak antar aku pulang " Ucap Nida.
" Ayo kita masuk, kamu pasti belum makan bukan " Ucap Yohan sambil menggandeng tangan Nida.
" Dia tampan dan juga perhatian " Ucap Nida dalam hati.
Mereka berdua masuk ke tempat ruangan VIP.
" Selamat datang tuan muda Yohan " Ucap hormat sang manajer.
" Hemm "
" Kamu mau makan apa sayang " Tanya Yohan lembut.
" Ini tuan nona daftar menunya " Ucap pelayan.
Nida melihat menu menu makanan yang ada di daftar menu.
" Aha, aku pesan makanan yang agak banyak lah. Biar dia ilfil dan tak jadi menikahiku " Ucap Nida dalam hati.
" Mbak aku pesen nasi goreng dan spaghetti. Dan minumannya jus jeruk dan air mineral. Dan satu lagi mbak, puding coklatnya ya mbak " Ucap Nida yang memesan makanan.
" Aku pesan spaghetti dan jus jeruk saja " Pesan Yohan.
" Baik tuan nona, ditunggu pesannanya " Ucap Sang pelayan.
" Sayang kamu benar-benar habis,pesan makanan banyak " Tanya Yohan.
" Habis lah, tenagaku habis karena wanita sampah got tadi " Jawab Nida.
" Aku suka dengan caramu sayang, dan kamu apa adanya. Tak malu pesan makan banyak di depan ku " Ucap Yohan.
" Apa kamu tak ilfil dan malu padaku " Tanya Nida.
" Tidak, aku malah tambah mencintaimu dan menyayangi mu " Jawab Yohan tulus.
" Kirain ilfil dan ternyata ahh , pusing kepala ku " Ucap Nida dalam hati.
Yohan berekspresi senang melihat Nida cemberut karena dirinya.
" Aku tau sayang, kau ingin membuat aku ilfil kepada mu kan " Ucap Yohan dalam hati dengan senyum menyeregai.
Bersambung......
__ADS_1