
itu tuhh bagi yg komen lanjut2 tapi belum like,like dulu dong!.Biar keren..Jgn lupa buat komen gimana kesan kalian di chapter ini!❤️
Happy reading.
*
*
Kini Naya sedang mengobrol sambil berjalan dengan salah satu dosen kenalannya.
"Jadi Denis dapet nilai berapa Bu?"
"Denis?"
"iya Denis yang pinter itu loh Bu"
"Denis yang saya ajar Bu?"Tanya Naya, pasalnya sudah ada beberapa siswa bernama Denis yang dia ajar
"iya,namanya Denis angkasa Permana putra"
"oh,dia lumayan bu"
"loh kok lumayan sih?"tanya lawan bicara Naya dengan nada tidak senang
"iya Bu,di halaman terakhir dia salah menghitung itu juga belum di tambah cara dia mengalkulasi data yang salah,tapi dia lumayan secara keseluruhan. Mungkin saja dia sudah mengerti tapi belum bisa di praktekan."ujar Naya menjelaskan apa adanya.
"bagaimana bisa?,saya sudah mencontohkan dan menjelaskan ulang hal yang belum dia mengerti"
"oh jadi bu ajarin Denis lagi?"
"iya saya ajarin lagi kan dia itu ponakan saya.Tapi waktu Denis say suruh untuk mengerjakan tugas udah lumayan kok"
"Nah kan ,Denis itu lumayan bu.Cuma dia seperti kurang mendalami saja atau Bu Dewi bisa keruangan saya jika ingin melihat hasil kerja Denis"tawar Naya kepada dosen yang ia sebut Bu Dewi itu.
"Ah..gak usah Bu,saya agak sibuk.Saya duluan ke kelas"tolak Bu Dewi yang akan memasuki kepala 4 itu.
"iya Bu,hati hati"ujar Naya yang tak terjawab sebab Bu Dewi sudah berada di jarak yang jauh.
Lalu kemudian,ketika Naya akan membuka kenop pintu ada seseorang yang menyapanya.
"Assalamualaikum Naya"Naya yang mendengar ucapan salam itupun repleks menoleh
"Eh pak Riko, wa'alaikumsalam pak.Ada apa ya?"
__ADS_1
"gini,kamu lusa ada waktu?"
"Lusa? ada pak kebetulan lusa tanggal merah"
"Jadi kamu bisa temenin saya?"
"temenin ?,temenin kemana pak?"Riko terdiam mendengar pertanyaan Naya, dia sedang berusaha merangkai kata kata yang bisa menjelaskan.
"Masuk dulu saja pak"Naya mempersilahkan Riko untuk masuk kedalam ruangannya.
Ingat!
Dengan catatan jika ada dua orang berlawanan jenis di dalam suatu ruangan maka pintu ruangan harus di buka.
"Jadi,lusa bapak mau di temenin kemana?"Tanya Naya ketika sudah duduk di hadapan Riko.
"Beberapa kelas yang saya ajar akan melakukan penelitian terhadap penyu,saya kekurangan dosen pembimbing yang membantu saya mengkondusifkan anak anak nantinya"
"Kamu bisa bantu saya?"sambung Riko sambil bertanya.
Naya berpikir sejenak.
"Terimakasih pak atas kepercayaan nya.Saya bisa membantu bapak,tapi ini pekerjaan lagi pula tidak pantas untuk kita berdua takut ada fitnah"
"Jadi kamu gak bisa?"
"ya,saya tidak bisa"
"Tapi ini hanya 1 malam 1 hari,temenin saya ya?"
"Jadi bapak maksa ?"
"iya,saya maksa soalnya ada suatu hal yang pengen saya omongin sama kamu"
"Sekarang aja pak"
"gak bisa sekarang nanti aja"
"Ya sudah,tapi yang jelas saya tidak bisa membantu bapak untuk saat ini"
"Beneran gak mau ?,atau gini deh kan berangkat nya lusa,kamu bisa pikir pikir lagi,kalo berubah pikiran segera kabari saya"
"baik ,tapi bapak juga jangan terlalu berharap"
__ADS_1
"ya sudah,saya permisi.Saya tunggu chating dari kamu"Ujar Riko sambil keluar dari ruangan Naya.
Akibat percakapan itu,Naya hanya bisa mengundur jadwalnya selamat 30 menit.
Naya menginformasikan hal tersebut melalui Cleo si Penanggung jawab matkul .
"tok tok tok"Naya mengetuk pintu sebelum memasuki ruangan yang diikuti dengan kalimat salam .
"Selamat siang semuanya"Sapa Naya sambil meletakkan tasnya di meja,lalu kemudian dia mengeluarkan leptop.
"Saya akan membagikan nilai kalian tempo lalu, Alhamdulillah nilai kalian tidak ada yang d ataupun e"
"baik Bu"jawab mahasiswa/i serentak.
"Cleo silahkan bagikan file nilai ini ke grup yang hanya ada orang orang di kelas ini,file nya sudah saya kirim lewat Gmail"
"baik Bu,sudah saya terima dan akan saya kirim sekarang"
"ya silahkan".
"Gimana?, setelah liat nilai kalian apa yang kalian dapat dalam pembelajaran tempo lalu?"
"Tidak menyia-nyiakan waktu atau kesempatan Bu"
"Yeah,betul sekali.Dalam matkul kita ini waktu dan kesempatan adalah nomor 1,bukan hanya di dalam mata kuliah saja namun juga di berbagai pekerjaan "
"bahkan kelincahan jari untuk mengetik juga sangat di perhatikan,karna jika kalian terjun kedalam dunia pekerjaan hal itu juga mendapat penilaian "sambung Naya.
"Saya harap kedepannya kalian dapat memanfaatkan waktu sebaik baiknya,jadilah generasi yang mendongkrak ekonomi negara"
"mengerti?"tanya Naya
"Ya Buu".
*
*
gantung gantung gantung.
Pertanyaan author:"Apakah Naya akan menemani Riko si duren(duda keren)?"
Jawab jawab!😂
__ADS_1