Menikahi Daun Muda

Menikahi Daun Muda
chapter 7(Cinta masa kecil)


__ADS_3

itu tuhh bagi yg komen lanjut2 tapi belum like,like dulu dong!.Biar keren..


*Happy reading


Akhirnya terlaksana lah pernikahan Naya dan Zidan,di hari yang sama setelah pelaksanaan ijab kabul .Naya berserta keluarga memboyong Zidan ke rumah orang tua Naya.


Ini adalah kebiasaan zaman sekarang,sang laki laki pasti akan ikut ke rumah sang perempuan.Sungguh terbalik dengan zaman jahiliah bukan?,tapi ini adalah faktanya.


Fakta zaman sekarang adalah laki laki diam dirumah, sedangkan perempuan bekerja di pabrik garmen atau pun kantor.


Rata rata,bukan semua.


"Masuklah Zidan"


"Ini kamar kakak kan?"tanya Zidan melongo


"Ya iyalah"


"Terus kenapa Zidan sekamar sama kakak?"


Naya melengos mendengar pertanyaan polos Zidan,Naya tau bahwa ekspresi polos itu sengaja di buat buat.


"Masuk saja,jangan canggung"


"Baiklah Kak"


"koper kamu taruh saja di dekat lemari,nanti biar saya yang membereskan nya"


"iya"


"kalo begitu,ayo turun kebawah .Mamah pasti sudah menunggu untuk makan malam"


*


*

__ADS_1


"Gimana Zidan apa sudah betah tinggal dengan anak papah?"


"Zidan masih perlu beradaptasi Pah"


"Iya pelan pelan aja Pah,lagian pernikahan ini masih sangat baru.Kami akan coba dengan masa pengenalan dulu"Ujar Naya sambil memegang sendok makannya


"Ya sudah,tidak apa apa.Zidan kalo Naya bandel atau susah di atur jewer saja dia"


"iii papahhh!,enggak ya Naya itu penurut.Apalagi sama suami"


"iya deh,yang udah punya suami "Ledek ibunya Naya.


Sepuluh menit berlalu,acara makan malam pun telah selesai.


"Kalo kamu gak nyaman nanti tidur berdua sama saya,nanti saya siapkan kasur lipat"kata Naya sambil menaiki tangga bersama Zidan


"Enggak kok,gak apa apa"Zidan menggeleng kan kepalanya.


"Tidurlah"


"Saya belum bisa tidur"


"kalo gak nyaman biar saya pindah"Sambung Naya ketika akan berdiri.


"bukan,bukan gak nyaman hanya belum terbiasa"


"Lakukan lah jika kamu ingin"Ujar Naya sambil duduk menatap ke arah Zidan.


"Bukan itu yang membuat saya tidak bisa tidur kak"


"lalu apa?"tanya Naya


"Saya merasa, akan seperti apa pernikahan tanpa cinta?" jawab Zidan dengan pertanyaan


"kita pasti bisa, walaupun dalam anjuran atau Sunnah nya laki laki menikah di usia 25 tahun sedangkan perempuan di usia 20 tahun"

__ADS_1


"Lalu jika kemungkinan terburuk terjadi di pernikahan kita,apa yang harus kita lakukan?"


"Jangan memikirkan sesuatu yang buruk,jalani saja secara alami"


"tapi kak"ucapan Zidan terhenti


"Mari mulai sekarang berusaha rubah panggilan kita".


Naya dan Zidan berdiskusi mengenai apapun yang sedang mereka alami,Naya maupun Zidan tidak menutup nutupi apa yang ada di hidup mereka,hingga sudah larut malam Zidan dan Naya masih tertawa ketika mereka membahas sesuatu yang lucu.


"Jadi saat itu kamu ditolak perempuan bernama Kanaya?"


"iya,waktu itu aku masih anak SD kelas 5 "


"Ya ampun,waktu itu kamu menembak seorang siswi SMA kelas 3?"


"Iya,aku juga gak tau.Tapi setelah itu dia perpisahan ,dan dia lanjut ke perguruan tinggi"


"sampe sekarang masih cinta?"


"enggak lah ,orang waktu itu aku masih peyek"


"Kali aja kaya yang di novel novel,pemeran utama cowoknya udah nikah eh cinta masa kecilnya datang dan balikan sama cinta masa kecilnya.Abis itu pemeran utama cowok nya baru nyadar apa yang di lakuin ke pemeran utama cewe itu salah, biasanya cinta masa kecilnya itu licik atau matre singkat nya seorang pelakor,dan dengan bego nya pemeran utama cewek Nerima lagi pemeran utama cowok".


"Gak mungkin lah,kalo pemeran utama cowoknya gitu fiks dia gak punya pendirian"


"Terus kalo kamu sendiri gitu gimana?,apa yang harus aku lakuin?"


"Ya aku gak mungkin gitu dong,orang waktu nembak Kanaya itu cuma cinta monyet"


"iya iyaa, sekarang tidur "


*


*

__ADS_1


*


Haiii,thanks banget yang udah mampir.Jangan lupa dukungannya yaaa❤️


__ADS_2