
Sebulan setelah meninggal nya Oma Naya.
Naya lebih banyak menghabiskan waktunya seputar suami dan kampus tempat ia mengajar.
Tak ada kegiatan berbeda setiap harinya, membangun kan Zidan ,memasak,beres beres dan berbagai macam pekerjaan rumah tangga lainnya di hari libur.
Namun semua itu berubah tatkala ada seorang pria yang mampu membuat Naya bimbang.
"Zack"Gumam Naya sambil melamun.
"Astaghfirullah,ada apa dengan ku?"tanya Naya bermonolog dengan dirinya sendiri tanpa menyadari bahwa ada sepasang mata yang memperhatikan dirinya.
"Sayang,kok gak ngebangunin aku sih?"Tanya pemilik sepasang mata itu
"Dan siapa Zack?"tanya nya lagi
"aku niatnya bangunin kamu kok,tapi kalo udah masak ini"ujar Naya sambil memperlihatkan tumis ayam kecap manis.
"Masakan kamu emang the best , kayaknya aku gak bisa hidup tanpa masakan kamu"
"Apaan sih?,geli sayang"Ujar Naya ketika Zidan me nyes ap, tengkuknya dari belakang.
"hm"
"Duh kok jadi tegang?"tanya Zidan yang sudah mengakhiri sesi jahilnya.
"Nakal sih,salah sendiri aku ada jadwal pagi jangan aneh aneh"Ucap Naya untuk mewanti wanti apa yang akan Zidan lakukan.
"Enggak kok,aku gak ada niatan aneh aneh .Kamu kali yang mau aku aneh anehin?"
"Ihhh gak ya,cepet mandi abis itu makan"
__ADS_1
"Iya iya,gak usah nyubit juga dong sakit"Zidan mengusap pipi bagian kanannya.
"Untung saja"Gumam Naya ketika Zidan sudah kembali ke kamar untuk melakukan ritual pagi.
"Zack,apa dia sudah di Indonesia?"tanya Naya dengan jantung berdebar.
"ah sudahlah,bahkan aku dan dia tidak memiliki hubungan apa apa"
"Tapi perlakuan nya selama tiga tahun itu apa?"
"I think I miss him"
Flashback on
"Nay apa fungsi dari jilbab?"
"lebih indah membiarkan rambut tergerai"ucap seorang laki laki yang sedang duduk di kursi taman bersama seorang perempuan yang menggunakan jilbab.
"Aku punya dua buah coklat, lalu aku kupas satu sedangkan yang satunya masih utuh tanpa terbuka sedikitpun,jika aku berikan pada orang lain,manakah kira kira yang akan mereka ambil?"
"..Tentu saja yang belum terbuka"
"mengapa demikian?"
"Karna yang tertutup lebih baik dari pada yang terbuka"
"Seperti itulah kira kira mengapa jilbab ini sangat penting bagi seorang perempuan yang beragama Islam"
"Begitulah Islam memuliakan para perempuan nya, tertutup rapi hingga suatu saat nanti ada yang berhak melihat mahkota nya"
"Mahkota perempuan adalah rambut"sambung perempuan itu lagi .
__ADS_1
"Aku mengerti,lalu bagaimana caranya untuk menjadi seseorang yang berhak untuk melihat mahkota perempuan?"
"Yang pasti mereka memiliki hubungan yang halal dan di restui oleh Allah"
"Allah adalah Tuhan kami "
"Lalu bagaimana caranya mendapatkan hubungan yang halal itu?"
"Menikah"
"Dengan cara itu,maka dua orang asing akan terikat tanpa ada penghalang".
"Aku berfikir menikah hanyalah sebuah permainan yang di mainkan oleh dua orang dewasa yang saling mencintai"
"Mau sebagai mana pun dua manusia mencintai,Mereka hanyalah orang asing ketika tidak ada pernikahan di antara mereka"
"aku mengerti"
"baiklah ayo kakak antar ke kelas Nay"
"aku jadwalnya masih satu jam lagi kak"ucap Naya ketika melihat jam tangannya
"Ya sudah"Pria itu kembali mendudukkan dirinya di kursi
"loh bukannya kakak ada jam bimbing an?"
"ada,tapi males"
"Gak boleh gitu,kan kakak sudah di semester akhir"
"duh iya deh,hati hati"ucap pria itu sambil melangkah kan kaki nya menjauhi Naya .
__ADS_1
Flashback Off