
"Masa Lo udah punya bini sih?"Tanya Alan ketika mereka bertiga sudah berada di kantin yang lumayan sepi
"Iya gua gak nyangka,Lo cuma bercanda kan?"Tanya Rizky yang ikut ikutan mencecar Zidan dengan berbagai macam pertanyaan.Wajar bukan jika mereka tidak percaya?
"iya gua punya,dan gua gak bohong.Buat apa coba gua bohong?,ini bukan novel yang semuanya harus di rahasiakan.Alur seperti itu sudah pasaran"
"Ba**ngke,tapi gua masih gak percaya"Seloroh Rizky sambil memakan mie ayam
"Kalo gak percaya nanti malem dinner di rumah gua,entar istri gua yang masak"
Bukannya menjawab kedua teman Zidan malah kompak tersedak makanan nya,sumpah demi apapun Rizky dan Alan benar benar tidak percaya dengan pernyataan Zidan yang tanpa beban.
Dia beneran gak bercanda?, begitulah kira kira pertanyaan yang terlintas di benak Alan dan Rizky.
"Udah bel masuk gua duluan,kalian abisin aja dulu"
"Iya ,tapi makan malem di rumah Lo ?,kita bisa datang kan?"
"Of course,gua tunggu"
Zidan bergegas menuju kelasnya, sedangkan Alan dan Rizky saling pandang seolah olah sedang bertukar fikiran.
"Lo percaya?"tanya Alan setelah menelan makanannya
"Kagak,kita kerumahnya aja deh.Lumayan dapet makanan gratis"
"ogeb,pala Lo makanan terus"
"Iyalah ortu gua sibuk terus,lumayan nanti kalo makan malem ada yang nemenin"
"Terus janji Lo sama si dedemit so imut itu gimana?"
"gampang tinggal gua batalin"
__ADS_1
"Yakin?, bukannya Lo itu paling bucin sama dia?"
"Yakin seratus persen"
"kita ke kelas yuk"Ajak Rizky setelah melihat alam sudah selesai dengan makanan nya.
_
"Sayang "Panggil Zidan ketika Naya sibuk dengan leptop nya
"hm?"
"Nanti malem temen temen aku boleh dinner dirumah kan?"
"Berapa orang?"
"ada dua,mereka gak bakal ribut kok"
"Ya udah boleh,tapi bahan bahan dapur udah mau abis.Temenin aku ke supermarket ya"
"Nanti pas udah sholat ashar"jawab Naya yang masih sibuk dengan leptop nya
"Sayang,kalo ada suami itu harus di perhatiin loh,gak boleh sibuk sendiri"
"ada apa?"Tanya Naya ketika Zidan sudah berbaring di sampingnya
"Aku gak ngerti pelajaran hari ini"jawab Zidan manja sambil memeluk Naya dari samping
"Yang mana?,coba sini aku bantu "
"Aljabar"kata Zidan singkat
"sama kok,waktu aku SMA aljabar itu bikin stress.Ya udah nih sini bangun dulu" Naya mencari soal soal aljabar didalam leptopnya
__ADS_1
"Yang kayak gini bukan?"tanya Naya ketika mendapatkan pencarian di salah satu situs belajar
"Nah iya yang kayak gitu"
"Nyebelin banget deh, padahal ya kita ngitung yang gak nyata"
"Kamu gk ngerti bagian mana?"
"Semuanya gak ngerti"Jawab Zidan cengengesan.
Naya dengan perlahan mengajarkan Zidan cara untuk mencari isi dari soal yang Naya cari,dimulai dari soal yang mudah hingga soal yang lumayan sulit menurut Zidan.
"Udah dulu,kita sholat ashar dulu.Kamu jadi imam ya?"Zidan mengangguk dan beranjak menuju toilet untuk mengambil air wudhu begitu pula dengan Naya.
_
"Kamu mau aku masak apa?"Tanya Naya ketika sudah berada di rak sayuran dan daging
"Terserah,tapi pengen bahan bakunya daging"
"Kalo aku masak beef steak aja gimana?"
"Aku gak bakalan kenyang sayang"
"aku masak di semur aja gimana?"tawar Naya lagi sambil mengambil daging sapi
"nah ya udah itu aja, sekalian masak yang di tumis tumis ya"
"Totalnya sembilan ratus ribu kak"kata seorang kasir, kemudian saat Naya ingin mengeluarkan uang ,Zidan sudah memberikan nya terlebih dahulu.
"Mas uang yang kamu kasih masih ada "ucap Naya tertahan
"pakai yang aku aja"balas Zidan sambil mengambil Kantong belanjaan.
__ADS_1
_
Hayy readers 🤩, thanks banget ya udah stay di lapak author❤️❤️.