Menikahi Daun Muda

Menikahi Daun Muda
chapter 4(gara gara ban bocor)


__ADS_3

Namun tiba tiba,Naya merasakan hal tidak beres dengan mobilnya dan dengan terpaksa memeriksa nya, Naya pun keluar sambil membawa payung.


"Astaghfirullah,kenapa ni ban mobil bocornya sekarang sih?,mana gelap gak ada yang lewat "Keluh Naya ketika memeriksa ban mobilnya bocor


Kini Naya masuk kembali kedalam mobil untuk membuka bagasi belakang,dan dengan susah payah sambil memegang payung Naya mengeluarkan pekakas untuk menggantikan ban mobil menggunakan ban serep.


Selesai mengeluarkan semuanya Naya kembali melirik ke arah ban mobil dan pekakasnya itu,lalu bergumam "gimana cara masangin nya?".


"Kak butuh bantuan?"tanya suara asing memasuki indra pendengaran Naya,hingga membuat Naya menoleh untuk mengetahui siapa gerangan.


"Ah..iya mas"


"Loh ini bocor?"


"iya mas,mas bisa ngeganti ban?"


"bisa kok ban serep nya mana ya?"


"itu mas di bagasi belakang"ujar Naya


"Mas,sini saya bantu bannya berat"sambung Naya ketika seseorang itu kesusahan mengambil ban.


"Iya berat,kak bisa tolong lepasin helm saya ?"


"ah,iya sebentar "ujar Naya sambil memegang payung dengan cara di jepit antara leher dan pundak,sementara tangannya mulai bergerak melepaskan helm


"Mas bajunya basah,pake payung saya aja .Saya masuk ke mobil"


"nggak papa kak,dari tadi juga udah basah"

__ADS_1


Tapi karena tidak tega jadilah Naya memayungi pemuda itu hingga membuat dirinya dan pemuda itu berdekatan.


Namun beberapa saat kemudian setelah Naya dan pemuda itu berhasil mengeluarkan ban serep dari bagasi,tiba tiba ada petir yang besar dengan kilat yang hampir bersamaan membuat Naya kaget.


"Astaghfirullah ya Allah"Naya berteriak dengan keras dan repleks memeluk tubuh pria yang berada di samping nya,namun naas nya mereka berdua malah terjungkal ke dalam bagasi mobil.


Hingga beberapa saat Naya masih memeluk pria tak di kenal itu


"ck elah kak,ada cowok ganteng langsung di peluk peluk "pria itu tertawa


Kalimat yang Naya dengar menyadarkan dirinya yang masih terbengong-bengong akibat kaget.


Sedangkan di depan mobil Naya, sudah ada bapak bapak ronda yang sedang berkeliling


"Allah hu Akbar,pak Udin itu dialam mobil mereka sedang ngapain?"


"Betul pak,mereka seperti nya sedang melakukan perbuatannya zina,ayo kita grebek"ujar bapak bapak itu sambil memegang payung dan tongkat keamanan.


"Kalian sedang apa?!"ujar bapak bapak tadi dengan suara diatas batas normal.


"kak,kak cepet lepasin"


"astaghfirullah,ada apa ini?"Ujar Naya yang sudah sadar.


"heran anak muda jaman sekarang maunya enak enak terus"


"Kalian cepat keluar!!!"


Naya dan pria tadi pun keluar dengan sesegera mungkin dari dalam bagasi mobil.

__ADS_1


"Maaf pak,ini tidak seperti yang kalian bayangkan"ujar Naya


"betul pak,saya hanya membantunya"Perkataan Naya di perkuat dengan bantuan pria yang menolong nya.


"Halah ngeles mulu,saya liat dengan mata kepala saya sendiri kalian berdua berpelukan di dalam bagasi mobil "


"itu hanya salah paham pak,tadi bapak bapak dengar kilat yang hampir bersamaan dengan geledeknya?,saya kaget la-"ucapan Naya terpotong karna di sela oleh seorang bapak bapak


"Lalu kamu kaget dan memeluk pemuda yang ada di samping kamu?"sela bapak bapak itu


"iya pak,ini hanya salah paham"lanjut Naya


"Bapak bisa liat pekakas yang ada di pinggir mobil?,itu buktinya saya hanya menolong nya"lalu pria tadi pun membuktikan bahwa mereka memang tidak sengaja berada di dalam bagasi mobil dengan menunjukan adanya pekakas di luar mobil.


"kalian pikir kami percaya?,bisa jadi ini akal akalan kalian buat antisipasi jika ketahuan seperti ini"


"Bukan pak,saya hanya berniat menolong nya"dengan terburu buru karena salah satu bapak bapak itu mulai menarik jaket Levis yang dia pakai


"iya ban mobil saya bocor" sementara itu Naya juga membela nya dengan jujur.


"Bapak bisa liat motor saya yang ada di seberang jalan,itu motor saya .Saya cuma berniat menolong nya ,saya gak bermaksud lain pak"


"Halah banyak bacot,bisa aja kalian udah janjian dari sebelumnya nya .Bikin ban mobil bocor terus bawa kendaraan secara terpisah,aneh anak anak jaman sekarang banyak akal bulusnya"ujar salah satu bapak bapak.


"udah pak gak usah banyak omong percuma, nanti mereka ngeles lagi.Mending kita bawa aja kemesjid" sambung bapak bapak yang lainnya.


"eh pak jangan,ini salah paham"ujar Naya dan pria itu serentak mangkin membuat bapak bapak yang ada di sana semangkin curiga bahwa hal ini adalah hal yang di rencanakan.


*

__ADS_1


*


Makasih udah mau baca karya author yang masih berantakan,hehe .Ayo dukung novel ini❤️


__ADS_2