
Mom Tara menatap sengit ke arah putra nya, dia masih tidak habis pikir kenapa Devan seceroboh itu bisa memasukkan Anselma ke rumah nya hingga kejadian naas ini terjadi.
"Mom, aku tau ini salah ku, ya aku menerima jika Mommy ingin memarahi ku" Devan mengakui jika dirinya juga ikut andil dalam kejadian ini.
"Ya kau memang bersalah, dasar!" Mom Tara tidak melanjutkan ucapan nya lagi.
Dia melihat menantunya yang hanya diam saja, Mom Tara tau perasaan menantunya saat ini itu kenapa dia pergi kesini tanpa meminta persetujuan semua orang.
"Kemarilah sayang, peluk Mommy" ucap Mom Tara merentangkan kedua tangan nya.
Ayuni mendongkak dan tanpa bicara sepatah kata pun ia langsung masuk ke dalam pelukan hangat mertuanya.
Mom Tara bisa merasakan rasa takut Ayuni, dia mengusap punggung menantu kesayangan nya itu dengan lembut.
"Tenanglah Mommy tidak akan membiarkan mantu Mommy di penjara, kebenaran akan menang" kata Mom Tara mencoba menenangkan Ayuni.
"Maaf menyusahkan Mommy Daddy" Ayuni masih memeluk mertuanya.
"No sayang jangan bicara seperti itu, Mommy dan Daddy tidak merasa di susahkan percayalah kita akan membasmi pelakor tak tau diri itu bersama" balas Mom Tara lagi.
Ayuni mengangguk sambil melepaskan pelukan nya, dia merasa terharu karena keluarga suaminya begitu sangat care padanya, bahkan saat masalah sebesar ini pun mereka masih tetap ada di samping nya.
Sedangkan untuk keluarga nya yang ada di kota C, hanya kakak-kakak nya saja yang tahu sedangkan Bunda dan ayah nya belum tahu karena saat ini Bunda nya hanya fokus pada kesehatan Ayah Robert.
Joy dan Willy berjanji akan kesini, sedangkan untuk Radit dia tidak bisa pergi karena istrinya sedang hamil yang tidak memungkinkan untuk dia bisa berpergian jauh.
"Terimakasih Mom Dad, terutama kamu Mas" Ayuni melirik suaminya.
Devan memegang tangan sang istri dan dia kecup dengan mesra.
"Jangan katakan itu, kamu bagian dari keluarga ini, istriku jadi sudah sepantasnya aku melindungi mu" ucap Devan sambil tersenyum.
__ADS_1
Membuat Cantika yang melihat drama mengharukan itu memutar bola matanya malas.
"Halah buaya" celetuk Cantika yang seketika saja mengundang tatapan semua orang.
"Udah kenal buaya?" tanya Mom Tara dengan tatapan nya yang tajam.
Cantika seketika nyengir, dia menggelengkan kepalanya lalu perlahan berjalan mundur karena takut di tanya banyak hal oleh Mommy nya.
Berabe, Mommy kan nggak suka aku sama bule, bisa-bisa Mommy edan lagi. batin Cantika yang sudah menjauhi keluarga nya.
"Selamat" gumam Cantika sambil mengelus dada nya.
"Selamat apa?" tanya seseorang di belakang Cantika.
"Selamat dari Mommy garang" balas Cantika sambil membalikan tubuhnya, dan saat melihat ke depan Cantika langsung melotot karena melihat siapa yang berdiri di belakangnya.
"Ehk kak Kenzo" Cantika nyengir.
"Jangan Kak, bisa kena omel aku kalau bilang Mommy galak, padahalkan emang galak kan?" celetuk Cantika lagi.
Kenzo mendengar ucapan Cantika langsung mengangguk cepat, dia sendiri pernah merasakan cubitan ala semut yang di berikan ibu empat anak itu di pinggang nya.
"Ngeri ihk, galak nya percis sama nenek lampir" celetuk Kenzo.
"Siapa yang mirip nenek lampir hah!" terdengar suara Mom Tara.
Yang seketika membuat Kenzo dan Cantika langsung menelan ludahnya kasar.
Glekk !
"Kak Kenzo Mom, bilang katanya Mommy galak kaya nenek lampir, padahal kan Mommy cantik dan baik hati kan?" Cantika melimpahkan semuanya pada Kenzo.
__ADS_1
Membuat Kenzo yang mendengar nya melotot tak percaya, Ibu dan anak sama-sama edan memang. batin Kenzo kesal.
"Apa!" Mom Tara langsung menjewer telinga pria berpakaian polisi itu.
Cantika melihat tatapan Kenzo yang seolah meminta pertolongan nya hanya acuh, dan dengan santai mengatakan..
"Maaf kak Kenzo, aku nggak suka ada orang jelekin Mommy, sudahlah aku dukung Mommy jewer terus kuping kak Kenzo" ucap Cantika santai tanpa dosa.
Kenzo menghembuskan nafas nya kasar, dia melihat ke depan dan ke samping..
"Aunty lepaskan, aku bukan anak kecil lagi" kata Kenzo.
"Aku dan kamu tuan siapa?" tanya Mom Tara.
"Tuan Aunty" balas Kenzo takut kejadian ini di lihat oleh bawahan nya.
"Kalau tau kenapa ngatain orang tua hah! dasar anak Hadian nggak ada akhlaq, anak dan bapak sama saja sukanya bikin orang kesel" cerocos Mom Tara kesal.
Dan setelah itu dia melepaskan jeweran nya, Kenzo mengusap telinga nya pelan dan saat ini telinga benar-benar merah karena ulah Mom Tara.
Kenapa dulu Papa bertahan punya teman seaneh Aunty Tara, aku saja kalau bukan masalah pekerjaan sudah langsung malas karena aunty Tara orang nya selalu ingin menang sendiri. batin Kenzo kesal.
Sedangkan Mom Tara memilih kembali ke ruangan bersantai, kembali duduk bersama suami dan anak mantunya untuk membahas cara Ayuni terbebas dari tuntutan Anselma.
🌹
Oh iya ada yang tanya Vidio viral Ayuni itu apa? jadi yang di maksud Vidio viral itu adalah Vidio di mana Ayuni di tangkap polisi, dan di saat itu penampilan Ayuni penuh dengan darah.
Jadi bukan Vidio penusukkan ya🤗
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗
__ADS_1