
Keesokan harinya Devan benar-benar membawa istrinya untuk konsultasi, dan saat ini keduanya sedang duduk di kursi tunggu menuggu atrian nya.
"Jangan takut, aku ada di samping mu" bisik Devan sambil mengusap lembut tangan istrinya.
"Aku tidak takut hanya gugup sedikit" jelas Ayuni sambil tersenyum.
"Itu normal" balas Devan lagi.
Ayuni hanya mengangguk kecil, dia mencoba untuk lebih tenang dan berani karena dia tidak sendiri.
Ada suami tampan nya yang senantiasa selalu mendukung nya, ada keluarga besar nya yang akan mensuport nya.
"Nyonya Ayuni" panggil suster.
Ayuni dan Devan langsung berdiri, keduanya masuk kedalam ruangannya.
Ayuni dan Devan langsung di persilahkan untuk duduk, keduanya langsung di tanya keluhan oleh dokter wanita itu, Devan sengaja mencari dokter wanita karena bagaimanapun istrinya tidak bisa bersentuhan dengan laki-laki lain.
Devan langsung menjelaskan keluhan nya, Ayuni hanya diam dan sesekali dia menjawab pertanyaan yang di ajukan dokter padanya.
"Untuk lebih pasti nya saya akan memeriksa Nyonya Ayuni" jelas dokter.
"Iya dok" balas Devan.
"Honey" Devan menatap istrinya.
Ayuni menghela nafas nya panjang, lalu dia pun beranjak dari tempat duduknya, Ayuni akhirnya di periksa dan selama di periksa Devan hanya duduk menunggu karena itu bersifat privasi.
Lama Ayuni di periksa sampai akhirnya dia keluar bersama dokter dan suster, Devan memegang tangan istrinya tau jika Ayuni saat ini sedang resah dengan hasil nya.
"Jadi bagaimana dok?" tanya Devan.
Ayuni kembali duduk, dia mencoba untuk tenang dan tidak takut dengan hasilnya.
__ADS_1
"Apapun hasilnya ini adalah takdir dari Tuhan untuk ku, bismillah.. apapun itu aku akan tetap sabar Ya Tuhan" batin Ayuni sambil melirik suaminya.
"Dari hasil pemeriksaan nya rahim nyonya Ayuni sehat tuan, hanya saja seperti nya nyonya terlalu setres dan banyak pikiran sehingga mempengaruhi hormon nya" jelas dokter.
Ayuni mencerna ucapan dokter, lalu ragu-ragu dia bertanya..
"Jadi saya bisa hamil Dok?" tanya Ayuni pelan.
Membuat Dokter tersenyum kecil.
"Tentu saja bisa Nyonya, saran saya tuan harus membawa nyonya ke tempat yang membuat rileks pikiran, mood bagus juga bisa mempengaruhi hormon" jelas dokter lagi.
"Jadi kalau liburan bisa bikin hamil?" tanya Ayuni polos.
Membuat Dokter ingin tertawa, dia melihat data di meja nya dan dia tersenyum karena melihat Ayuni masih 19 tahun.
Pantas saja lucu, masih unyu-unyu dan sudah menikah, sayang banget masa muda nya terbuang sia-sia. batin dokter.
"Ahk iya, nyonya bisa hamil kalau kalian liburan nya lebih banyak di kamar, itu adalah salah satu cara nya juga" kata dokter tersenyum malu mengatakannya.
Ayuni dan Devan mangut-mangut mendengar penjelasan dokter, dan setelah itu mereka mengucapkan terimakasih.
Keduanya mendapatkan beberapa resep vitamin untuk Ayuni, dan Devan menebusnya langsung di apotek rumah sakit.
Setelah itu keduanya memilih pulang, di dalam perjalanan Ayuni masih memikirkan perkataan dokter tadi..
"Mas, menurut kamu kita mau liburan di mana?" tanya Ayuni.
Devan yang sedang menyupir terlihat berpikir, sampai akhirnya..
"Bagaimana kalau pergi ke pantai, Om Babas punya villa di kota A" balas Devan.
"Tapi aku tidak mau ke pantai" sahut Ayuni menolak.
__ADS_1
"Lalu mau kemana?" tanya Devan lagi.
Ayuni terdiam nampak menimbang, dia berpikir cukup lama dan dalam bayangan nya Ayuni memikirkan untuk pergi ke alam liar yang indah.
Devan menghentikan mobilnya di pinggir jalan, lalu dia melirik istrinya.
"Jadi mau kemana? kamu punya ide?" tanya Devan lagi.
Ayuni mengangguk cepat.
"Aku mau ke tempat dimana dekat dengan alam, penuh dengan hijau dan juga alam terbuka, itu terasa menyenangkan" jelas Ayuni sambil tersenyum.
Dan mendengar itu Devan bisa tahu apa yang di sukai istri nya, dulu Mommy nya pernah mengatakan jika Om Babas memiliki villa di Swiss, dan Devan rasa dia juga perlu kesana untuk membuat istrinya hamil.
"Baiklah, kita akan ke Swiss" kata Devan.
Hah?
"Itu terlalu jauh" balas Ayuni.
"Tidak jauh, ada jet pribadi Daddy, semuanya akan lebih cepat" balas Devan.
Ayuni terdiam sebentar lalu dia pun akhirnya mengangguk.
"Baiklah aku setuju, aku ingin segera hamil" ucap Ayuni sambil tersenyum.
"Hem, aku akan berkerja keras untuk itu honey" balas Devan lagi, lalu menyalakan mesin mobilnya lagi.
🌹
Ada yang masih inget villa Swiss Bastian yang penuh sejuta drama? 😅
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏
__ADS_1