MENIKAHI NONA MUDA

MENIKAHI NONA MUDA
PERTEMUAN TERAKHIR


__ADS_3

Raina yang sedang memandang taman belakang rumahnya tidak melihat Ajudannya sedang berolahraga ringan malam ini, Sejak kejadian tadi sore dia belum melihat Ajudannya lagi bahkan sampai makan malam.


tiba tiba ponsel Raina berbunyi , Dibuka nya layar ponselnya ternyata Bagas yang mengirimkan pesan untuknya.


" Baiklah aku akan segera turun , tunggulah disitu " Raina membalas pesan singkat dari Bagas.


Raina segera berganti pakaian , menggunakan pakaian Kasual memakai jaket, menuju ke arah keluar kamarnya menuruni tangga dan berpamitan sebentar kepada ketua ART dirumah kalau dia kan pergi dengan Bagas.


" Mbak aku keluar dulu ya sama Tuan ajudan , kalau mbak ngantuk tidur aja dulu , aku akan pulang dengan tuan ajudan tidak usah khawatir "


" Enggeh , Baik non " artinya Iya Baik non.


Raina segera menuju halaman luar Rumahnya , Bagas sudah menunggunya di atas sepeda motor matic miliknya, Greeeeeeetttt Suara Pagar terbuka Raina langsung menoleh kanan dan kiri mencari Bagas , akhirnya Bagas menoleh dan melambaikan tangannya agar Raina datang ketempat dia menunggu.


" Maaf ya tuan ajudan kalo lama , aku masih ganti baju dan pamitan dengan ART tadi "


gapapa kok nona muda , sini deketan. Bagas memakaikan Helm di kepala Raina dan dan Menalikan Helm Raina sampai berbunyi Klik sembari memandangi wajah Raina yang sedikit sedih namun dia menahannya dan terus tersenyum.


" pegangan nona muda , anda mau kemana biar saya antar "


Sleeppp Raina memasukkan ke dua tangannya ke dalam kantong jaket Hoodie Bagas sambil menempelkan wajahnya ke pundak Bagas, kemana aja asal sama kamu Mas, jawab Raina.


" Kok mas panggilnya? aku terlalu tua buat kamu kalau kamu panggil aku mas nona muda panggil aja seperti biasanya ya "


sepeda motor melaju dengan kecepatan sedang dengan fokus Bagas menyetir dan setelah 15 menit perlajalan.


Bagas berhenti di pinggir jalan , mengambil tangan Raina dari dalam saku jaket nya , mengelus Elus tangannya yang mungil, memasukkan jari jemarinya ke sisipan jari jemari Raina dan bagaspun bertanya.

__ADS_1


" nona muda kalau ini pertemuan terakhir kita bagaimana? apa kamu akan sedih? Bagaimana perasaanmu jika tidak bertemu denganku sehari saja? apa kamu tidak rindu dengan wajah tampanku? "


Raina terkejut dengan pertanyaan Bagas,dan langsung mendekatkan wajahnya ke pipi Bagas dari belakang.


" Memangnya mas mau kemana sih? pertanyaannya kok sedih banget? aku enggak ketemu kamu sehari belum bisa bayangin dan enggak mau bayangin "


" aku gak mau kemana mana , sudah gak usah di fikirin kita masuk ke pasar malam yuk sambil menunjuk Ke arah pasar malam yang sangat Ramai "


" Tempat apa sih mas ini? aku belum pernah kesini tapi kalau mas mau ngajak aku masuk aku sih ngikut aja mas "


" Dasar nona muda yang terhormat selama hampir 16 tahun kamu hidup ngapain aja sampai sampai aku lihat kamu tidak pernah menikmati hidupmu "hahaaa


" Apaan sih Aku ngapain ya selama ini ? mau tau aja sambil menepuk Bahu bagas dan berjalan mendahului Bagas "


Bagas mengikuti Raina sambil berjalan sedikit berlari, Hei memang tau mau kemana Tungguin dong jalannya sambil memohon tangannya agar di gandeng oleh Raina.


" Manja banget sih pacar aku, Uda gede minta di gandeng hahaha "


" Memangnya kita sekarang apa sih kalau gak pacaran? kita kencan kan malam ini ? Terus tadi sore itu ciuman itu pertanda apa mas? Raina dengan wajah sedih bertanya pada Bagas".


" Aku tidak ingin menjadi pacarmu nona muda , tapi aku ingin menjadi suamimu dua tahun lagi , hidup sama kamu , menjaga kamu , setiap bangun tidur ada wajahmu yang selalu ada di sampingku , ya sepasang suami istri yang bahagia sambil menatap langit yang bertaburan bintang bintang Bagas menjelaskan Itu kepada Raina "


" Mas serius mau jadi suamiku ? memang mau sama perempuan kayak aku yang masih labil? dua tahun lagi umurku masih ontheway 18 tahun lho apa gapapa nikah sama perempuan seusia ku? "


" Memang kamu enggak mau ya nikah sama laki laki tua seperti aku? Yaya dua tahun lagi umurku 25 tahun pasti aku juga tambah keriput kan? "


" ehhhh aku mau kok , mau banget .. "memohon kepada Bagas dan menarik tangan Bagas.

__ADS_1


" Ehhmmm sebenarnya ada yang mau aku omongin sama kamu nona muda tapi sepertinya ini bukan waktu yang tepat , sambil membelai pipi Raina , Lanjut membelai Rambutnya , Cepet Gede ya Cepetan Lulus sekolah biar kita bisa segera nikah , senyum di bibir Bagas "


" Mas apa artinya aku sudah mendapatkan jawaban dari pertanyaan ku? apa kamu menerima perasaanku ? mereka aku kankalau kali ini dia tidak di tolak oleh pria yang 6 tahun lebih tua darinya "


" Bhahahaaaaaa , udahlah nanti aja kita lihat setelah lulus sekolah dua tahun lagi "


Bagas Dan Raina berjalan menyusuri keramaian pasar malam untuk mencoba segala permainan yang tersedia dari Ambil boneka yang ternyata gagal, naik kuda kudaan , Lihat tongedan , lempar lempar bola ke arah botol , dan berakhir pada permainan bianglala .


Bagas dan Raina sungguh menikmati malam ini , dan bianglala tiba tiba mati mendadak padahal Raina dan Bagas ada di tempat duduk paling atas, Raina yang panik meremas remas tangan Bagas dengan khawatir.


" lho kok mati mas ? gimana ini? aku takut mas? "


" matinya cuma sebentar kok 5 menitan habis itu Asti nyala lagi , Uda biasa kalo naik bianglala di pasar malam pasti resikonya begini, tapi asyik kan bisa berduaan di atas sini, tuh lihat bintangnya bagus banget sambil mendongakkan kepala Raina menghadap ke langit "


" iya mas bagus banget , makanya ini ya alasan kamu selalu olahraga malam kalau Uda selesai pasti lihat langit hehehe "


" Nakal , tukang ngintip sambil menjewer telinga Raina , sekarang Uda sedekat ini Uda enggak pakai ngintip ngintip lagi hahaha nih kalau mau cium mendekatkan pipinya ke bibir Raina "


" ihhhhh apaan sih mas ,malu tau banyak orang lihat tuh tuh tuh "


cuph belum selesai Raina bicara Bagas sudah mencium Raina, Memegang dagu Raina dengan tangan kanannya dan memegang pinggang Raina dengan tangan kirinya didalam hati Bagas ini adalah ciuman terakhir nya untuk Raina sebelum berpisah sementara. Bagas mencium Raina dengan sangat dalam, merasakan bibir manis Raina bagian bawah , kemudian pindah ke bibir Raina bagian atas , pindah ke sela sela bibir Raina menggigit bibir Raina lembut sambil memejamkan matanya, dan berujung di telinga Raina menciumi telinga Raina dan membisikkan kata kata cinta untuk Raina.


" Raina aku mencintaimu , mencintaimu sampai hari ini , sampai hari esok dan hari hari selanjutnya " dan melepaskan bibirnya dari telinga Raina , membuka matanya dan menatap Raina dalam. Rain aku akan pergi selama dua tahun kamu mau kan nunggu aku? "


Raina menatap Bagas dengan tatapan Cinta , aku juga mencintaimu mas, dan aku tidak akan bertanya kamu pergi kemana , kembalilah setelah aku lulus sekolah.


^ Eveny ^

__ADS_1


Hai Readers sayang , kalau kalian suka dengan karya aku tolong di Like dan jadiin Favorit ya, gabung di Grup chat aku ya.❤️❤️❤️


peluk cium untuk kalian semua.


__ADS_2