
Dari kemarin kepergian Bagas , Bagas belum bisa dihubungi Teleponnya hanya suara Operator yang terdengar, Raina kebingungan harus bagaimana nomor telepon temannya juga tidak punya , orang tua Bagas bahkan dia tidak tau. Pada akhirnya Raina memutuskan untuk menelepon Ayahnya.
Tut...Tut...Tut ..
" Halo Rain tumben telepon Ayah ada apa sayang ?"
" Hai yah, gimana kabarnya? kok lama enggak telepon Raina apa ayah benar benar sibuk sampai lupa dengan anak sendiri hiks hiks hiks aku kesepian yah , ayah kapan pulang ? "
" Maafkan ayah Rain, ayah sedang sibuk sekali karena belum ada pengganti Ayah untuk mengurusi pekerjaan di New York pengganti Ayah baru akan datang hari ini , Kalau sudah datang Ayah janji Akan segera kembali ke Surabaya . sabar ya sayang ini semua ayah lakukan juga untuk kehidupan kamu. Gimana kabarnya Rain? gimana Ajudan kamu? apa kabarnya juga ? Reino pura pura tidak mengetahui bahwa Bagas pergi , padahal dialah dalang yang meminta Bagas untuk pergi sementara dari kehidupan Raina dengan Alasan perbuatan Bagas yang belum pantas untuk Dilakukan pada anak dibawah umur " ciuman waktu dikamar waktu itu.
" Ehmmm dia sudah pergi yah , katanya akan pergi selama dua tahun bukankah ayah harusnya tau karena ayah yang memperkerjakan dia ? Aku bahkan menelepon Ayah untuk menanyakan dia kenapa dari kemarin belum menghubungiku dan juga nomor teleponnya tidak bisa. "
" Mungkin ajudan kamu masih sibuk Rain belum bisa diganggu , lagian ngapain juga kamu bingung nunggu kabar nya? memang kalian ada hubungan apa, Pacaran ?"
" ih ayah kalau aku pacaran memangnya ayah setuju? memang ayah setuju aku mempunyai hubungan dengan pria yang lebih tua dan pekerjaannya hanya seorang ajudan?"
" hehehehe Rain kalau umur si ayah enggak masalah yang penting kamu suka , nah kalau masalah pekerjaan dia harus memantaskan dirinya dulu untuk bersanding dengan kamu putri pewaris perusahaan satu satunya. Yaudah Rain nanti ayah akan cari tau soal ajudan kesayangan kamu sekarang kamu belajar aja ya , jangan terlalu memikirkan seseorang itu dan jangan lupa obatnya selalu diminum ya sayang IloveU Rain kecup jauh ayah , Reino menutup sambungan teleponnya "
" Aaa... Aaayaaahhh belum juga aku selesai ngomong pasti memutuskan sepihak , IloveU too ayah " kesal dengan jawaban ayahnya yang seolah olah tidak tau perasaannya dan Tidak terlalu mengurus ajudannya, Raina memutuskan untuk berjalan jalan karena hari ini hari Minggu , dari pada enggak ngapa ngapain dan nunggu kabar yang tidak pasti lebih baik aku keluar kan ".
Raina Memutuskan untuk mandi , menyiapkan air di bathtub meneteskan sedikit aroma Terapy dan Sabun cair. melepaskan pakaiannya terlihat lekuk tubuh Raina yang masih polos , putih bersih. Raina memasukkan tubuhnya kedalam bathup membaringkan tubuhnya , menikmati busa busa dan sedikit memijat minat kepalanya sambil meriview kembali ingatannya malam terakhir bertemu dengan Bagas, Raina memejamkan matanya memegang bibirnya merasakan bahwa bibir ini akan lama tidak akan di kecup oleh seorang pria lagi.
" Kenapa aku bisa jatuh cinta dengan pria yang lebih tua dariku sih? padahal cowok cowok di sekolah juga banyak yang cakep ya Memang Mas Bagas tetap paling tampan , Tampan kata kata itu memang cocok untuknya dia pria dewasa tubuhnya atletis , dadanya bidang , perutnya sixpack , kulitnya putih dan wajahnya. yang menawan. dia berjanji padaku untuk kembali dua tahun lagi kan, berarti artinya dia tidak akan macam macam disana , walaupun dia tidak menghubungi ku setidaknya dia bekerja masih di perusahaan Ayahku dan aku yakin Ayah tidak akan diam saja kalau anaknya terluka"
setelah beberapa menit memejamkan matanya dan berbicara dengan hatinya sendiri Raina memutuskan untuk menyudahi aktivitas nya di dalam kamar mandi ,dia mengaku baju handuk dan memakai handuk kecil untuk mengeringkan rambutnya.
__ADS_1
Raina memilih milih baju di lemari nya , akhirnya dia memutuskan untuk memakai dress di atas lutut sedikit berwarna coklat tua , warna yang elegan cocok.untuk gadia yang berkulit putih seusianya dan dress dengan model yang sangat kekinian , memadukan dengan sepatu Kets berwarna Coklat dan tas selempang kecil berwarna senada. menghias wajahnya dengan dandanan natural dan mengikat rambutnya ke atas , memakai parfum.mengoreksi penampilannya dan akhirnya dia memutuskan untuk keluar dari kamarnya. Menuruni tangga dan berjalan menuju dapur untuk berpamitan dengan ART rumahnya dan berjalan menuju keluar Rumah memanggil sopir pribadinya.
5 ajudan yang berdiri di depan rumahnya seketika berdiri saat melihat Raina keluar rumah dan menundukkan kepalanya , dan Raina membalasnya dengan senyuman.
" Ada apa nona muda? kenapa keluar rumah sendirian apaada yang perlu di bantu ? tanya seorang ajudan "
" iya pak , bisa panggilan pak sopir ? saya mau minta diantar ke suatu tempat pak , tolong di panggilkan ya pak terimakasih "
" Enggeh Baik non yang artinya Iya baik non "
beberapa menit menunggu Sopir itu berjalan menghampiri Raina.
"Maaf nona muda saya masih makan siang , nona mau pergi kemana? "
" baik nona muda , saya siapkan dulu mobilnya . "
Akhirnya setelah mobil siap , Pak sopir langsung membukakan pintu mobil belakang untuk Raina .
" Monggo nona muda mobilnya sudah siap , silahkan masuk "
Raina hanya mengangguk , masuk mobil dan duduk Raina seketika langsung mengambil ponselnya dari dalam tas, mengirim pesan kepada seseorang , memberi kabar bahwa dia akan pergi ke tempat nya.
Raina mengembalikan ponselnya ke dalam tas dan bersandar di kursi mobil, memejamkan matanya , menghela nafasnya panjang sedikit kegundahan dalam hatinya , biasanya dia berada di mobil.ini bersama Bagas , Bahkan kadang berantem , bercanda dan kadang juga melakukan pandang pandangan bak drama Korea.
Lagi ngapain kamu mas ? sudah dua hari kita enggak ketemu apa kamu disana baik baik saja? aku merindukanmu.
__ADS_1
dreeetttt dreettt suara getaran ponselnya membuatnya tersadar dari lamunannya.
" oke siap Rain aku menunggumu dengan emoticon smile "
" pak nanti enggak usah nungguin saya ya, kalau saya mau pulang nanti saya telepon Bapak , saya kesepian di rumah pak saya kepengen main agak lama , berkata dengan kata memelas "
pak sopir hanya bisa melihat wajah nona mudanya yang murung. Kasian sekali Nona muda sehari hari kegiatan Nina hanya sekolah , les privat dan setiap hari libur hanya bermain ke panti asuhan itu, batinnya dalam hati.
" Enggeh nona , saya akan menunggu telepon nona muda , sudah sampai non hati hati nggeh non "
Iya pak jangan khawatir saya juga mainnya enggak suka yang aneh aneh , cuma main aja ke panti asuhan Raina turun dari mobil dan berjalan menuju ke dalam panti Asuhan dan pak Sopir pun semudah berlalu pergi meninggalkan Raina dan panti asuhan itu.
Ternyata Diaz sudah menunggu di depan panti Asuhan , Tumben Rain kesininya dadakan gak ngabarin dulu dari kemarin kan aku bisa jemput.
" gapapa yaz memangnya kamu sibuk hari ini ? "
" sibuk gak sibuk Rain kamu kan tau sendiri kalau hari Minggu aku biasanya Kerja jadi kurir untuk mengantar pesanan pesanan online shop "
Hai Readers Tolong vote karya aku ya , mohon koreksi **nya jika ada kata kata yang salah , maaf kalau di awal ceritanya sangat membosankan karena ini adalah awal cerita aku jamin kalian bahkan suka cerita cerita kelanjutannya.
please like dan comment serta jadikan cerita ini menjadi Favorit kalian, peluk cium dari Surabaya.
gabung di Grup chat aku ya Zeyenkk
^ Eveny** ^
__ADS_1