MENIKAHI NONA MUDA

MENIKAHI NONA MUDA
MELAMAR


__ADS_3

Keluar dari ruangan Reino Bagas langsung menelepon Seseorang yang akan mempersiapkan Acara romantis nya malam ini untuk melamar Raina.


" Hallo , Kak bagaimana apa sudah siap semua untuk nanti malam ? " Bagas


" Sudah kakak , dijamin acara nya akan romantis seperti yang Kakak inginkan " Suara di telepon


" Baik lah aku percaya pada kalian "


Bagas pun segera mengirim pesan kepada Raina.


Bagas : Sayang nanti malam aku akan menjemputmu.


Raina : memangnya mau kemana mas ?


Bagas : Rahasia , pokoknya kamu percaya padaku.


Raina : Mas gak akan macem macemin aku kan ? aku belum siap mas kali 100 kali dalam sehari😭😭😭.


Bagas : Isssshhhh mesum amat sih , itu nanti sayang kalau kamu udah sah jadi istriku, bukannya itu yang kamu pingin ? 😁


Raina : Iya sih aku pingin tapi banyakan kamu masπŸ˜‹, apa aku harus berdandan cantik malam ini mas ?


Bagas : Kamu tidak usah dandan kamu sudah sangat cantik bagiku sayang , sampai ketemu nanti malam Rain.


Raina : Okey mas IloveU ❀️


Raina yang masih di dalam Ruangan Reino beserta keluarga Yang lainnya pun segera pamit menuju Apartement karena dirinya sangat lelah di dalam pesawat ingin merebahkan dirinya di kasur.


" Yah , Raina boleh gak pulang dulu ke Apartement ayah? Raina ngantuk banget yah "


" Baiklah sayang istirahat lah , ayah akan pulang larut malam ini "


Baiklah semuanya Raina pamit dulu ya , Raina berpamitan kepada calon mertuanya , Keluarga sekretaris Haris dan Ayahnya dengan melambaikan tangannya yang sebelumnya sudah mencium punggung tangan masing masing orang tua dan memeluk calon adik adiknya.

__ADS_1


Diluar sopir pribadi perusahaan Reino sudah siap mengantar Raina menuju Ke Apartement.


" Selamat siang nona muda , apa kita langsung ke Apartement atau mau mampir mampir dulu ? tanya sopir ke pada Rain."


" Kita langsung ke Apartement saja Pak , saya ngantuk banget."


~~```πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜


Raina beruntung banget sih bisa dapetin kak Bagas , Padahal aku sudah memberikan hatiku buat kak Bagas bahkan sudah aku kunci dan kuncinya sudah aku lempar ke dasar Laut, Ucap Malika dalam hati.


Dari tadi Malika hanya diam saja , apalagi saat melihat Bagas dan Raina datang , Hatinya sangat sakit karena jujur dia sudah memendam Rasa cinta yang dalam untuk Bagas , bahkan selama dua tahun Bagas menghilang Malika memang mencari carinya bahkan setiap Minggu dia ke CFD sengaja mencarinya.


di lubuk hatinya yang paling dalam dia tidak bisa melupakan Bagas, aku harus pura pura bahagia atau aku harus jujur dan mengatakan ini pada kak Bagas ?


Ehhhmmm ehhhmmm kamu kenapa dek ? dari tadi ngelamun aja? jelek nih. ucap Edwin pada Malika membuyarkan lamunan nya.


Gapapa Bang , lagi galau aja mikirin Perasaan yang tak terbalaskan. jawab Malika sambil menutup wajahnya menggunakan kedua telapak tangannya. sedih aku Bang hikss hikss Malika memeluk tubuh Abangnya.


Kamu beneran suka sama Bagas ? Kenapa gak cari lainnya aja dek? banyak cowok cowok ganteng di luar sana , lagian masak kamu pacaran sama Sepupu sendiri? gak lucu ihh mencubit pipi Malika gemas.


Martha yang mendengar perkataan Malika pun tertawa terbahak bahak , Memang nya adek kuat ngangkat kak Bagas? mengambil Malika dari pelukan Edwin.


Ibu , hikss hikss Isak tangis Malika.. Baru kali ini aku patah hati sepatah patah nya, Ibu yakin gak punya anak kembar ? barangkali kak Bagas punya kembaran? aku mau kok Bu..sambil memohon kepada Martha dan menciumi tangan Martha.


Hahahaha , lucu banget sih kamu. Nanti pasti kamu ketemu jodohnya dek , bukankah kamu sudah ketemu dengan jodohmu dari kecil ? tanya Martha pada Malika yang membuat Malika bingung . Lisa yang memandang Martha langsung memberi Isyarat pada Martha agar tidak keceplosan.


Maksud Ibu apa ? Malika gak ngerti deh.. Nanti aja sayang udah gak usah di fikirin. yuk kita makan dulu kita susul ayah Reino ,Ayah Tomi dan Papa kamu.


Emma yang sedari tadi memainkan ponselnya pun langsung berdiri dan berkata , akhirnya kita sekarang makan ya Bu aku sudah lapar. gara gara kak Malika pakai acara drama Korea aku jadi menahan lapar ku.hissshhh sebal aku Malika Emma langsung menggandeng tangan Malika dengan Kasar .


ihhhhh adek , kamu jadi dengerin dari tadi aku Carita apa sama Abang Edwin? Ya dengarlah kak jawab Emma yang udah cemberut. Iya iya adek kecil maafin kak Malika ya , YUUUKK makan .. uluuuhhh uluhhhh senyum dulu dong , melebarkan bibir Emma dengan kedua tangannya , dan akhiy Malika pun tersenyum melihat adik sepupunya.


~~~```πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜

__ADS_1


" Hallo Kak kamu dimana ? Edwin "


" Ehhh ngapain kamu manggil aku kak? aku sama kamu seumuran panggil biasa aja kali , ucap Bagas pada Edwin "


" Kan kamu Kakak sepupuku jadi aku harus menghormati yang lebih tua hahaha "


" Dasar kamu , yauda terserah kamu mau panggil aku apa adalah jangan sampai panggil aku Bapak . aku tinju beneran nih " ucap Bagas di seberang teleponnya .


" Sob, bantuin aku yukk pilih pakaian buat nanti malam melamar Raina , aku ada di Mall XXC kamu kesini ya aku tunggu "


Setelah Edwin menelepon Bagas , akhir nya Edwin berpamitan kepada keluarganya dan juga Reino untuk pergi menyusul bagas.Edwin pun melajukan mobilnya dengan sedikit kencang karena waktu sudah menunjukkan hampir jam setengah enam malam yang artinya kurang dari satu setengah jam Bahas akan pergi melamar Raina.


Setelah dua puluh menit akhirnya Edwin sampai di Mall XXC dan langsung menuju Butik.


" Kak , sapa Edwin menuju ke arah Bagas "


" Hei sob tolong bantu aku memilih pakaian ini , yang menurutmu cocok untuk aku , aku sedang tidak konsentrasi aku panik bagaimana aku merangkai kata kata romantis untuk Raina."


Bagas mengatakan sambil menggoyang goyangkan kakinya dan menggigit ujung ujung jarinya , karena dia memang sangat panik sekali.


" Kak , ngapain sih panik begitu tinggal bilang aja mau tidak kamu menjadi istriku sudah amat sih . nih bajunya yang aku pilihkan untukmu lihatlah mau tidak kamu memakainya ? tanya Edwin "


Bagas hanya mengangguk artinya dia setuju dengan pilihan Edwin.


ayo sob ini sudah pukul enam tinggal satu jam lagi aku akan menjemput Raina. dan mereka pun buru buru ke Apartement keduanya untuk berdandan.


Malika , Emma , Lisa ,dan Martha pun datang ke apartement Reino membawa gaun yang akan di pakai Raina untuk bertemu dengan Bagas malam ini karena Mereka memang sudah tau rencana Bagas malam ini untuk melamar Raina.


Raina dan Bagas Berjalan menuju lorong yang di penuhi taburan bunga mawar berbagai warna , Bagas menggenggam erat Tangan Raina ,


" Rain , Maukah kamu menjadi Istriku ? menjadi ibu dari anak anakku ? Rain aku mencintaimu sejak pertama kali melihatmu di halaman sekolah. Jika kamu menerima ku Ambilah Mawar merah ini di sebelah kanan dan mencium pipiku . Tapi jika kamu menolakku ambilah mawar ini dan lemparkan mawar ini ke tempat sampah di sebelah kirimu "


Apakah Bagas akan di terima oleh Raina?

__ADS_1


Terimakasih Readers semuanya , IloveU all


follow IG @Eveny_ Ramadhani.


__ADS_2