MENIKAHI NONA MUDA

MENIKAHI NONA MUDA
PERSIAPAN 2


__ADS_3

Raina Sudah selesai mempersiapkan keperluannya untuk berangkat ke Newyork dan liburan disana selama satu minggu. segera dia turun kelantai bawah dan berpamitan kepada semua ART di rumahnya.


" Mbak aku berangkat ke dulunya , jaga rumah baik baik ya mbak kalau ayah Telepon bilang aku sudah berangkat, makasih ya mbak "


" Iya non , nona muda hati hati ya kalau sudah sampai kabari saya ya non "


Raina pergi berjalan keluar rumah di ikuti dengan beberapa ART nya , dan sopir pribadi sudah menunggu Raina .


" Silahkan non , apa barangnya hanya ini saja non? sopir menunjuk dua koper yang ada di sebelah Raina "


Iya pak Jawab Raina, masukin ke bagasi ya dan Raina segera masuk kedalam mobil karena Sopir nya sudah membukakan pintu belakang mobil dan setelah melihat Raina duduk sang sopir lalu menutup pintunya dan lalu mengambil alih kemudi , Raina melambaikan tangannya kepada semua ART nya.


Semoga Acara nona muda disana berjalan lancar ya mbak Yu, ucap salah seorang ART Raina.


Pasti lancar , Tuan muda sudah mempersiapkan pernikahan nona muda dengan matang.


Semua ART Raina merasa bahagia tapi disisi lain juga merasakan kesedihan , bagaimana tidak nona muda yang diasuh mereka dari kecil akan menjadi istri dari seseorang setelah ini.


Mbak yu adalah kepala ART di rumah ini, dia bekerja dan merawat Raina dari Raina mulai terlahir ke dunia ini. Mbak yu sangat dekat dengan Nyonya besar nya itu sampai menghembuskan Nafas terakhirnya di usia Raina yang baru sepeulih tahun. Mbak yu adalah saksi hidup keluarga Raina, dia menyayangi Raina seperti anaknya sendiri. makanya waktu Bagas bertindak terlalu terburu buru waktu itu mbak yu langsung melaporkannya kepada Tuan besar. Sebenarnya mbak yu tau kalau Bagas adalah calon suami Raina yang telah di pilihkan Nyonya dan tuan besarnya, Namun bagi Mbak yu Raina masih dibawah umur belum pantas melakukan hal seperti itu.


Mbak yu melihat foto foto Raina waktu masih kecil dengan kedua orang tuanya, tanpa sengaja air matanya menetes di pipinya.


" Non semoga Nina Raina selalu bahagia, mbak yu selalu berdoa semoga Tuhan senantiasa menjaga non dari segala marabahaya dan selalu melimpahkan non dengan kebahagiaan , Mbak yu memeluk album foto keluarga Reino dengan bahagia bercampur kesedihan. "


~~~~~~~~~~~~


di tempat Lainnya Bagas sedang mencoba baju pengantin Nya memakai setelan jas berwarna Coklat tua.


" Gimana Yah penampilanku ? tanya Bagas pada Reino dan Tomi "

__ADS_1


Kedua ayah itu pun langsung mengangkat kedua jempolnya pertanda kalau penampilan Bagas itu sangat sempurna.


dan Bagas melihat gaun coklat yang sangat anggun untuk di pakai oleh Raina, menyentuhnya dan membayangkan Raina memakai gaun coklat ini.dalam hatinya kamu pasti sangat cantik dengan Gaun ini Rain, aku tidak sabar segera ingin menghalalkanmu.


Martha dan Lisa yang melihat tingkah bagaspun langsung menghampirinya , karena dua wanita itu memang dari kemarin sangat sibuk menyiapkan gaun yang di pakai Raina, karena mereka tidak tau ukuran tubuh Raina. mereka berdua hanya mengira ngira Ukuran gaun itu dan semoga Pas.


" Apa kamu tidak sabar melihat calon pengantinmu sayang? Martha membelai rambut anak laki lakinya itu "


" ehhhmmm iya Bu , pasti dia akan sangat cantik bukan memakai gaun ini? tanya nya pada Martha."


Martha pun hanya mengangguk dan Lisa pun menenangkan Bagas dengan memeluk keponakannya itu.


Kak santai dong jangan panik begitu , gantengnya Ilang lho ucap Lisa pada Bagas .


Iya Tan jawab Bagas, aku panik dan juga gugup sudah lama aku tidak bertemu Raina , apa dia masih mengingatku ? apa dia akan menerima lamaranku ? Bagas Ragu kalau Raina akan menolaknya


Bagas hanya menganggukkan kepalanya dengan wajah datar.


~~~~````````~~~``````````


Raina sudah sampai di Bandara dan namanya juga sudah di panggil , segera Raina membawa kedua kopernya dan memasuki pesawat. Raina sudah membawa jaket dan bantal leher dia tau kalau perjalan ini akan memakan waktu seharian.


akhirnya pesawat yang ditumpangi Raina pun lepas landas , Raina melihat awan awan dari kaca jendela, udara yang sangat Cerah. Raina sama sekali tidak berfikir kalau dirinya ke Newyork karena akan dinikahkan oleh Ayahnya.


Raina mendengarkan lagu dari ponselnya, lama lama dia tertidur dengan pulasnya . membuka matanya ternyata ini adalah transit pertama nya. Raina memutuskan untuk mengisi perutnya karena dia sangat Lapar sekali.


setelah perut kenyang Raina pun melihat ponselnya , melihat wallpaper di ponselnya di situ ada foto dirinya dengan Bagas .


membelai layar ponselnya, Mas kamu kangen gak sama aku ? ini sudah 23 bulan lho kamu janji bakalan nemuin aku kan? aku menantikan kamu setiap hari , setiap hari aku melingkari kalenderku dan akhirnya sebentar lagi kira kira seperti itu kan. aku menunggu jawaban perasaanku padamu mas. sekarang aku sudah dewasa dan akan ujian nasional selama ini Nilaiku juga sangat bagus , kamu pasti akan bangga padaku mas.

__ADS_1


kembali Raina menyandarkan kepalanya ke kursi tempat duduknya dan akhirnya dia tertidur juga.


Akhirnya setelah lama dia duduk dan Badannya terasa kaku pesawat ini tiba juga di Bandara Newyork.


Raina menghirup Udara Newyork dan membentangkan tangannya. Udara disini sangat hangat sekali aku tidak sabar akan melakukan beberapa kunjungan disini. akhirnya aku liburan juga berkat Ayah, ucap Raina dalam Hati.


Raina berjalan menuju Keluar Bandara dia celingak-celinguk mencari siapa yang akan menjemputnya , melihat satu persatu kertas yang di pegang orang orang tapi juga tidak menemukan namanya. Bagas sudah melihat Raina dari kejauhan mempersiapkan hatinya untuk bertemu dengan Raina badannya terasa bergetar sekujur tubuh , untuk melangkahkan kakinya pun dia sangat gugup . melihat Raina yang semakin cantik wajahnya tetap imut tapi sekarang dia bertambah tinggi dan Rambutnya yang di kuncir


sampai atas kepala.


Akhirnya Bagas berlari kecil dan sudah berada di belakang Raina. Raina belum sadar kalau Bagas sudah ada di belakangnya , dia masih saja celingukan mencari orang yang menjemput nya dia berfikir sopir dari perusahaan ayahnya yang menjemputnya.


Sampai Pada akhirnya...


Bagas menarik pinggang Raina dan memeluknya dari belakang, karena dia sudah sangat rindu pada kekasihnya itu.


Raina sangat terkejut hampir dia berteriak tapi Bagas sudah membalikkan tubuhnya dan menaruh dua jarinya ke bibir Raina agar Raina diam.


Bagas tersenyum Pada Raina , Sayang membelai pipi Raina dengan tangan kanannya kerena tangan kirinya masih melingkar di pinggang Raina.


Mas Bagas , apa ini kamu mas ? Raina merasa bahagia melihat wajah yang selama ini di rindukannya. Raina masuk kedalam pelukan Bagas dan menangis sejadi jadinya. Bagas kebingungan kenapa Raina menangis.


Reader ku terzeyenk please Like dan comment ya.tolong masukannya tentang novel ini ya. yukk join grup chat aku..


yang inginrbih Deket dengan aku bisa Follow IG aku ya @Eveny_ Ramadhani.


salam peluk kecup dari author di Surabaya ya..love u semua😍😍😍😍😍


^ Eveny ^

__ADS_1


__ADS_2