MENIKAHI NONA MUDA

MENIKAHI NONA MUDA
Pertemuan 3


__ADS_3

Masih terpingkal pingkal dan sambil memegang perutnya Bagas tanpa berdosa malah mengencangkan suara tertawa nya. Raina yang bertambah kesal tetap terus memukul dada bidang Bagas.


Sambil mencubit cubit kecil di Tangan Bagas, kamu ya dasar tidak tau diri , dasar gila , bisa bisanya kamu mengerjaiku. kaos kakimu sudah berapa hari tidak kamu cuci !!!


Bagas menghentikan Tawanya, Maaf nona itu adalah cara terakhir yang terfikirkan oleh kepala saya bagaimana membangunkan Nona, saya sudah menciprat cipratkan air ke wajah nona sambil menunjuk Gayung di meja Sebelah kasur , dan saya juga sudah menjepit Hidung Nona menunjuk japit hitam di ujung meja lampu, dan saya juga sudah bernyanyi sekeras kerasnya di telinga Nona tapi tetap tidak bangun. dan akhirnya saya berfikir kenapa tidak membangunkan nona menggunakan kaos kaki saya kan belum saya cuci selama 1 Minggu , menahan tawa sambil memandang wajah Raina.


Awas kamu ya membangunkan ku dengan cara ekstrim seperti itu tadi, bau tau percuma kalo wajah kamu ganteng tapi kamu jorok begitu memangnya ada yang mau ? Masih ngomel ngelantur kesana kemari.


Apaaaaaaaa?? kenapa aku bilang dia ganteng lagi si, kesal dalam hati.


bhahahaaaaaa nona nona ,masih saja bilang saya ganteng jangan jangan nona sampai tidur terlelap seperti itu sambil membayangkan wajah saya ya? hahahaha


Enak aja kamu siapa yang membayangkan wajah kamu ( ya sebenernya Memang iya si tapi sedikit ) sambil memasang wajah ketus lagi.Eh Berani beraninya kamu ada disini memasuki kamarku tanpa Ijin ,akan adukan kamu ke ayah kalo ayah pulang ya.


Bagas jalan mendekat dan mengambil tissue di meja rias Raina , Saya sudah mendapat ijin tuan besar nona kalau nona saya ketok ketok pintunya dalam 15 menit tidak ada suara dan tidak segera membuka pintu warna Oren seperti ini saya boleh memasuki kamar nona. sambil melempar tisu ke wajah Raina , di lap dulu non Ilernya .hahaha


*Ayah ada apa dengan Ayah si sampai segininya dengan lelaki ini memangnya siapa dia? sampai ayah membolehkannya masuk ke area Pribadi ku?ehhh apa iya aku ngiler , sambil gelagapan mengelap ngelapor area mulutnya.

__ADS_1


Maaf Tuan Ajudan maksud Anda kesini sebenarnya ada apa? sambil tersenyum sinis*.


Saya akan menjadi Gurus les Privat nona muda , nona muda pasti senang kan punya guru les seganteng saya nona juga bisa memandangi wajah saya terus menerus. dengan percaya diri Bagas melempar kan pandangannya yang Menggoda ke arah Raina.


Apa? apa kamu bilang? aku senang? kamu percaya diri sekali tuan ajudan bilang seperti itu? Ada perasaan kepadamu saja tidak. Raina mengucapkan sambil bibirnya bergetar, dan sialnya Bagas mengetahui itu.


Nona kalau tidak punya perasaan sama saya ngapain nona mengucapkanya sambil bergetar seperti itu? senyum di sudut bibir Bagas , walaupun sebenarnya dia juga suka melihat Nona mudanya ekspresinya seperti itu.


Sini duduk Nona , sambil menepuk sofa yang ada di sebelahnya . mau jam berapa ini nanti Lesnya di mulai , apa nona sudah percaya diri sangat pintar sampai menunda bunda les dan tidur selama itu dan sepulas itu sampai ngiler ngiler?


Aku enggak mau kalau yang jadi guru les privat ku itu anda tuan ajudan, memangnya anda sepintar apa? aku akan telepon ayah ku dan meminta di ajari oleh guru privat sebelumya.


Apa yang dikatakan Bagas benar juga sih aku sudah les privat dengan guru sebelumnya tapi baliku juga tidak ada perubahan, sampai aku selalu pulang paling akhir setiap hari? dengan menatap Bagas sangat Dalam , Raina menghela nafas panjang, mengeluarkan pelan pelan. Baiklah aku akan belajar dengan kamu tuan Ajudan dan Pastikan Nilaiku juga Baik ya.


Tenang saja nona saya akan menjamin itu , bisakah kita mulai sekarang dengan Pelajaran Nona hari Ini ?


Raina hanya manggut-manggut setuju dengan apa yang dikatakan Bagas, Raina meraih tas nya dan mengambil buku buku pelajaran yang dibawa di dalam tasnya hari Ini , Raina ragu karena ulangan harian hari ini nilainya sangat jelek, Raina malu kepada Bagas dan bahkan mencari cari alasan agar tidak mengambil hasil pelajaranya hari Ini.

__ADS_1


Tanpa meminta Ijin , Bagas pun meraih paksa tas Raina langsung tangan Bagas menjewer Telinga Raina Kencang.


Aaaauuuuwwww sakit apa apaan ini Tuan ajudan kenapa kamu menjewer telingaku Si, bertanya polos dan merasa tidak bersalah.


Nona saya penasaran jadi setiap hari Nona muda les itu , apa yang di tangkap dari ingatan nona ? bisa bisanya nilai seperti Ini? padahal ini kan sangat Mudah. Bagas


Ya menurutmu Mudah tuan Ajudan , tapi bagiku itu sulit sekali bahkan aku pulang terlambat setiap hari ya gara gara aku tidak bisa mengerjakan soal ini . Raina berkata dengan wajah memelas dan Jujur.


Baiklah nona muda aku akan mengajarimu sampai kamu menjadi pintar dan sangat pintar bahkan aku juga akan kalah dengan kepintaran ku. apa nona muda sudah siap?


Raina yang hanya manggut-manggut memperhatikan keras apa yang di ajarkan oleh Bagas , dia memahami mencatat dan menjawab soal soalnya.sudah 2 jam waktu berlalu dan akhirnya pelajaran Les hari ini sudah selesai, Raina membereskan buku bukunya di meja belajar. Dan melihat ke arah Bagas Pria ganteng itu sudah tertidur di Sofa nya.


seperti mendapat secercah harapan dalam hidupnya , bagaimana kalau aku mengerjainya balik ya dan membalasnya perbuatan nya yang tadi? hahaaaa tatapan tajam ke Arah Bagas. Rasakan kamu Tuan Ajudan aku akan membalas kamu dengan sigap Raina mengambil kotak make up nya, Rasakan kamu tuan ajudan aku akan menjahilmu lebih dalam lagi sampai kamu minta ampun kepadaku hahaaaa.


Raina mulai menguncir kecil kecil dengan karet warna rambut Bagas , sampai ada beberapa kunciran . mulai merias wajah Bagas dengan asal asalan , memakaikan eyeshadow dengan warna mencolok , menambahkan blush on dengan warna yang cetar membahana seperti dandanan incess Syahrini, Raina tidak bisa menahan tawanya dia tertawa sepuas puasnya dan Memakaikan lipstik di Bibir Bagas. akhirnya sempurna juga penampilan mu tuan Ajudan , aku akan mengambil Fotomu ini dan menjadikannya wallpaper di layar Hapeku.


apaa? wallpaper ? lagian juga orangnya gak tau gapapa buat semangat aku belajar , alasan gila Raina lagi.

__ADS_1


mengeliaaaattt Tubuh bagas , sesekali membuka matanya tipis, Raina langsung membereskan kotak make up nya dan kembali ke Meja belajarnya dengan jalan terbaru buru, jangan sampai Ajudan itu tau kalau aku sudah merias wajahnya tertawa kecil dalam hatinya.


^ Eveny ^


__ADS_2