MENIKAHI NONA MUDA

MENIKAHI NONA MUDA
HARI HARI DI TEMPAT BERBEDA 2


__ADS_3

Setelah memasuki kamar Raina tidak langsung Mandi , Raina memikirkan kata kata Diaz sebelum dia pulang tadi.


" Diaz bener juga sih , sudah jelas Tuan ajudan menyuruhku menunggu dua tahun lagi kenapa aku malah mengharapkannya untuk menghubungiku secepatnya? ah sudahlah dia akan menikmati pendidikannya disana menjalani harinya disana dan akupun disini akan belajar dengan serius seperti perintahnya dan akan lulus dengan hasil sempurna "


akhirnya Raina pun memutuskan untuk fokus pada sekolahnya saja , dia akan melupakan Bagas untuk sementara waktu.


Raina melepaskan sepatunya, melepaskan bajunya dan masuk kedalam kamar mandi untuk mandi , mengaliri air di bathtub dengan suhu hangat dan Memberinya tetesan aroma terapi membuat suasana hatinya semakin membaik .berendam selama dua puluh menit akhirnya Raina membilas tubuhnya di shower. aktivitas di kamar mandi sudah selesai dan Raina pun sudah memakai handuk yang dililitkan di Tubuhnya dan memakai handuk kecil di rambutnya.


setelah tubuhnya Kering, Raina pun memakai piyama tidurnya dan Beranjak tidur karena hari sudah semakin larut .besok dia juga akan sekolah dan ada beberapa ulangan harian.


Dan seperti biasa kegiatan sekolah tetap seperti itu sampai hari hari , Minggu Minggu dan tahun tahun berikutnya.


~~```````~~```````~~


di tempat berbeda tidak jauh berbeda dengan Raina bagaspun juga hanya kuliah dan belajar bisnis dengan benar di perusahaan Ayah Raina, sampai waktu nya tiba terasa sekarang sudah 22 bulan Bagas berada di Newyork.


telepon nya berdering dari Nomor yang di kenalnya .


menggeser telepon karena yang menelepon adalah sekretaris Haris .


" selamat malam mas Bagas Bagaimana kabarnya? saya hanya memberi informasi bahwa tuan besar besok akan datang ke Newyork pastikan kerjaan mas Bagas benar ya, dan satu lagi Setelah Tuan besar datang mas Bagas segera menemuinya ya karena ada yang beliau ingin sampaikan dengan mas Bagas. "


" Malam pak Haris , baiklah besok saya akan datang ke kantor dan akan menyambut Pak direktur dan menemuinya , terimakasih informasinya pak . Bagas menutup teleponnya "

__ADS_1


Bagas menatap langit langit kamarnya , dua bulan lagi dia akan kembali ke Indonesia apakah yang akan dia lakukan sesampainya disana , apakah boleh dia menemui Raina? Bagas sudah sangat Rindu dengan Raina, bagaimana wajahnya sekarang apakah nilai sekolahnya bagus? apakah dia menungguku atau sudah punya cowok lain? Rain aku kangen kamu sambil memejamkan matanya .


Ehhmmm ehhhmmm suara di seberang pintu kamarnya mengagetkan Bagas, Bagaspun langsung beranjak duduk dari tempat tidurnya.


" ngapain kamu sob? Ngomong sendiri aku kangen kamu Rain aku kangen kamu Rain? memangnya siapa dia pacarmu ? "Edwin


" Ya bukan pacar sih tapi kita berdua pernah berjanji untuk saling menunggu selama dua tahun, ya aku sangat mencintainya bahkan gadis itu juga pernah menyatakan perasaannya kepadaku tapi aku belum menjawabnya , karena waktu itu aku belum pantas menjadi orang yang sangat spesial di dekatnya.bagas menjelaskan dengan mata nanar kepada Edwin.Ngapain kamu berdiri di situ ? apa ada yang ingin kamu bicarakan kepadaku ? "


" Iya makanya aku ke kamarmu , tapi mandilah dulu sob aku akan menceritakan setelah kamu mandi dan kita Ngopi di ruang tamu "


" Baiklah tunggu aku mandi dulu "


Bagas masuk kamar mandi dan Edwin pun menunggu Bagas di Kamarnya melihat lihat kamarnya . ternyata ponsel Bagas berbunyi ,dan Edwin hanya bisa berteriak ke arah kamar mandi , Sob ada Telepon nih beberapa kali bunyi buruan mandinya , Bagas hanya berkata Ya dari dalam kamar Mandi.


kreeetttt suara pintu kamar mandi tiba tiba terbuka dan Edwin pun dengan kaget langsung melempar ponsel Bagas di sebelahnya agak menjauh.


ehhhmmm maaf lama sob sekalian tadi aku mencuci rambutku , Bagas menjelaskan pada Edwin.


ya ya tidak apa apa ayolah kita segera ngopi , kopinya keburu dingin karena aku sudah membuatnya dari tadi sebelum aku ke kamarmu. Bagas segera memakai kaos.dan berjalan mengikuti langkah Edwin keluar dari kamarnya dan duduk di sofa ruang tamu. Bagas sudah melihat ada 4 koper besar besar , siapa yang mau pergi tanya Bagas kepada Edwin.


" Ya sob ini lah yang aku akan beritahu kepadamu, besok aku akan terbang ke Surabaya dan tidak akan kembali kesini lagi karena kuliah kita kan juga sudah selesai dan aku juga sudah belajar bahkan juga sudah memiliki kemampuan yang cukup menguasai banyak Hal, kamu tidak apa apakan di sini sendirian ? "


" ya kenapa mendadak begini , apakah nanti di Surabaya kita bisa bertemu lagi ? tanya Bagas dengan wajah yang sedikit sedih karena akan berpisah dengan. sahabanya Edwin entah mengapa dia merasa sedih mungkin karena hampir dua tahun ini mereka bersama sama dari bangun tidur sampai tidur lagi "

__ADS_1


" ya tentu saja kita akan bertemu lagi , tidak usah sedih seperti itu. oh iya sob bolehkah aku bertanya sesuatu padamu tapi kamu janji kamu tidak akan marah "


" kamu ingin tanya apa ? ya tergantung pertanyaannya dong hahahaha "


" apa kamu mengenal Nona muda ? "


" deggggghhhh Bagas terkejut mendengar pertanyaan Bagas, kenapa tiba tiba kamu bertanya begitu sob ? ya aku mengenalnya apa kamu juga? "


" tidak aku tidak mengenalnya , Apa kalian mempunyai suatu hubungan? maksudku apa kamu berpacaran dengan nona muda ? "


" Hahahaha kamu ini ada ada saja bagaimana aku bisa berpacaran dengan gadis yang usianya jauh dibawahku ? aku tidak berpacaran dengannya sudahlah jangan bahas itu toh dia juga akan dijodohkan dengan orang lain "


" Ehhhmmm apa kamu tidak pernah bertanya tanya sob kenapa kamu disini? kenapa kamu dikirim ke Newyork selama dua tahun denganku ? Aku disini belajar sebagai seorang sekretaris yang serba bisa , cekatan dan harus mengerti perintah Tuannya dan kamu disini belajar dan di didik seperti pewaris suatu perusahaan "


" ah itu hanya perasaanmu saja sob , sudahlah jangan terlalu di Fikirkan besok pak direktur akan datang ke kantor dan papamu juga akan ikut kesini apa kamu sudah mengetahuinya ?


" ya papaku sudah meneleponku.makanya aku menyiapkan barang barangku. aku akan langsung bekerja di Surabaya sob. aku tunggu kedatanganmu disana ya , Edwin membuka lebar kedua tangannya dan memeluk Bagas, menepuk nepuk punggungnya sampai ketemu lagi jagalah dirimu disini " .


Bagas menerima pelukan perpisahan dari Edwin , jagalah dirimu juga ya Sob. kamu adalah sahabat yang baik walaupun kamu jorok hahahaha.


mereka saling bertatapan dan tersenyum getir karena mereka akan segera berpisah .karena kalau menangis mereka akan malu dan tidak punya muka satu sama lain dan pada akhirnya mereka berdua hanya bisa menahannya.


**Hai Readers terzeyenk jangan lupa like, comment dan jadiin Novel ini sebagai favorit ya. masuk ke Grup chat aku juga . kecup peluk cium dari author di Surabaya muaaaaccchhhh

__ADS_1


^ Eveny** ^


__ADS_2