MENIKAHI NONA MUDA

MENIKAHI NONA MUDA
Wajah Lucu Bagas


__ADS_3

Hoaaaaaamhhhhhh , Bagas terbangun dari tidurnya dan mengucek ngubek matanyaencari cari dimana nona muda nya, menyapu semua ruangan akhirnya mendapati apa yang dia cari, Maaf nona saya tertidur.


Ya tidak apa apa tuan ajudan, Ini aku sudah selesai mengerjakan Tugas dari tuan ajudan , apa anda mau memeriksanya sekarang. dengan Bahasa sopan dia bicara pada Bagas , tanpa melihat wajah Bagas takut tak bisa menahan tawa melihat wajah Bagas yang habis di riasnya.


berjalan menuju Meja belajar Nona muda , dan duduk di bibir tempat tidur nona muda, berikan padaku tugas yang ku berikan padamu tadi nona.


Tangan Raina langsung menempatkan buku yang sudah selesai dia kerjakan di depan dada Bagas, sambil terus menahan tawa Raina terkikik dalam hatinya, Rupanya kamu belum sadar juga ya tuan ajudan dengan wajahmu yang warna warni seperti itu.


Bagas langsung mengambil buku di dadanya , hei nona tidak sopan sekali anda memberikan buku ni tanpa menolah wajah saya sedikitpun , apa nona takut jatuh cinta sama saya?hahaha


Iya iya aku takut jatuh cinta padamu tuan ajudan kalau kamu ganteng seperti biasanya, lihatlah lihatlah wajahmu sekarang seperti apa dan rambutku seperti apa, bicaranya lirih dalam hati.


Dengan wajah serius Bagas memeriksa tugas Raina , hampir 20 menit Bagas memeriksa satu persatu belum juga selesai, dan kadang menatap Buku itu sambil menghela nafas panjang, kadang juga mengernyitkan Dahinya , kadang juga Memajukan bibirnya sesekali menggaruk garuk pipinya. Gadis ini ternyata Pintar juga tapi kenapa nilainya selalu jelek sih kalau di sekolah, tanya Bagas dalam hati.


perlahan lahan Bagas menuju arah pipi nona mudanya sambil menempelkan dan menekankan telunjuknya, sampai nona mudanya tidak nyaman. Pintar juga kamu nona muda mengalihkan tangan nya dari Pipi noda mudanya dan berpindah mengelus rambut nona mudanya,dan menepuknya sesekali. Lanjutkan kepintaranmu nona , berhasil lah di masa depan dan Terimakasih lah kepadaku. sambil berlalu menuju keluar pintu Kamar Raina, Oh ya nona bisakah kamu mengganti cat pintu kamarmu? kenapa Oren begini sih membuatku sakit mata, sambil terus melihat pintu Kamar Raina.

__ADS_1


Heiii siapa kamu berani beraninya mencela pintu kamarku, ya karena aku suka warna Oren dan semua yang berbau ke Oren Orennan warna nya segar tau, ini bukan norak tapi ini itu warna romantis bagiku . ( romantis? dari mana aku dapat kata kata itu sedangkan definisi romantis seperti apa saja aku belum pernah tau sedikit berfikir menggunakan otakku. ya Otakku kan memang buat berfikir Dasar Raina ).


sebaiknya segera ganti Warna pintu kamarmu nona agar aku tidak sakit mata saat memasuki kamarmu.Bagas


aaaahhhaaahaa, Tuan ajudan jangan melebihi batas ya lagi lagi Reina berbicara keras tanpa menunjuk wajah bagas.


ya sudahlah nona silahkan mandi dan turun untuk makan malam, Samapi ketemu besok. kalau nona membutuhkan saya nona bisa mengirimkan pesan kepada saya atau telepon saya. nomer hape saya sudah saya masukkan ke ponsel nona, mengibaskan tangannya dan berjalan menuju lantai bawah. hingga hanya terlihat punggungnya saja Raina masih memperhatikan laki laki itu sampai laki laki itu menghilang dari pandangannya.


Raina segera menutup Pintunya dan tertawa terbahak bahak, bhahahaaaaaa Tuan muda lihatlah wajahmu sekarang , pasti penjaga rumah dan pembantu rumah akan menertawakan anda.saya puas karena Kaos kaki anda tadi benar benar Bau. Raina menjulurkan lidahnya mengingat kejadian tadi dan menatap di sebelah pintu ternyata kaos kaki sang ajudannya masih tertinggal di kamarnya.dengan mata terbelalak Ya Tuhan bagaimana dia bisa melupakan benda jorok ini si, tidak ambil pusing Raina mengambil tissue dan membuangnya ke tempat sampah yang ada di dalam kamarnya.


Bagas sudah berada di lantai satu dan menuju kamarnya, semua orang memandang nya dengan menahan tawa , sampai salah tingkah sendiri.


aaaapaaaa ini? kenapa rambutku berdiri berdiri begini? memegang satu rambut nya dan mendapatkan 1 tali rambut warna warni".


" wah wah nona anda berani sekali mempermalukan saya di depan orang orang, lihat saja besok nona senyum balas dendam tersungging di ujung bibirnya"

__ADS_1


Bagas berjalan cepat menuju kamarnya , tidak sabar dia ingin mengerti bentuk rupanya sekarang seperti apa sampai orang orang tertawa melihatnya.


aaaaaggghhh, apa ini siapa dia ? kenapa wajahnya seperti permen lollipop begini? menggelikan sekali sesekali sambil memegang pipinya, ah rupanya benar ini diriku. segera Bagas ke kamar mandi dan membersihkan wajahnya, ngomel ngomel sepanjang didalam kamar mandi, awas kamu nona muda akan aku buat kamu kapok dan terakhir kali menjahiliku.


selesai mandi Bagas keluar dengan berganti pakaian menggunakan kaos dan celana Pendek , mamakai jaket Hoodie membawa ponsel dan headsetnya menuju halaman belakang rumah. Bagas adalah lelaki yang suka berolah raga tubuhnya atletis dengan dada yang bidang dan perutnya yang sixpack, wajahnya yang ganteng dan potongan rambut yang sangat sesuai dengan wajahnya.


Memulai dengan berlari kecil kecil memutari halaman, olahraga gerakan utama dan push up setelah beberapa menit di rasanya sudah banyak mengeluarkan keringat dia pun berdiri dan mengambil minum. tubuhnya terhempas di kursi halaman sambil melihat langit ,ke indahan bintang dan bulan di malam hari , tiba tiba terfikir oleh ayah nya , ibu nya dan Emma. sedang apa kalian sekarang? apakah Balikpapan baik baik saja? hari ini adalah hari pertama Bagas bekerja setelah melewati masa training menjadi ajudan pribadi selama2 bulan.


aku akan membahagiakan kalian semua , gajiku sudah cukup untuk membiayai kehidupan ayah ibu bahkan untuk Emma bersekolah , bulan depan aku akan mengirimkan separuh gajiku untuk kalian, bahkan menelepon kalian sekarang bukanlah waktu yang tepat , karena aku tak akan bisa mendengar suara ibu, aku pasti akan menangis.


sambil menutup matanya dan diiringi dengan hembusan angin malam membuat wajahnya semakin tampan kalau dia berkeringat.


Tanpa Bagas sadari ada seseorang yang sedang memperhatikan nya dari jendela lantai dua, melihat nya dengan wajah merona sambil berfikir kenapa laki laki itu semakin malam seperti malaikat wajahnya sangat tampan sekali.Raina


Matanya yang sudah terbuka sedikit sedikit tidak sengaja menuju arah jendela kamar Raina , bahkan Bagas melihat Raina sedang menatapnya dengan dalam.

__ADS_1


" apa yang difikirkan gadis itu? apa dia akan mengerjaiku besok lagi? aku bisa melihat wajah cantiknya dengan jelas dari sini, apa nona muda memperhatikanku semenjak tadi? kenapa aku suka sekali dia memandang ku seperti itu? tersenyum melihat dari kejauhan"


^ Eveny ^


__ADS_2