
Flashback
Drettt drettt Getar Hape terasa di saku sekretaris Haris, seketika itu dia melihat layar Hape
tertulis di Layar Bro Tomi.
Tuan Besar maaf mengganggu waktu anda sebentar , Ini ada telepon dari Tuan Tomi, Seketika itu juga Tuan Reino langsung mengambil hape g di pegang oleh sekretaris Haris.
Hallo Bro selamat siang..
Hallo Rei, apa aku mengganggumu ? ada yang ingin aku bicarakan denganmu , apa bisa kita bertemu?
Heii aku selalu ada waktu untukmu , kapan kita akan bertemu? kamu yang tentukan tempat dan waktunya aku pasti akan datang, saat ini aku sedang di Balikpapan.Reino
Bagaimana kalo di rumahku saja? kita bahkan sudah lama tidak bertemu, apa kamu tidak ingin bertemu dengan keluargaku? Martha dan anak anakku?
Tentu saja aku ingin bertemu mereka, Berikan Alamatmu Tom aku akan datang sesegera mungkin aku tunggu Pesan mu dan tolong share lokasi mu.
Baiklah , suara telepon terputus.
Dreeetttt dreeetttt
Rei ini alamat dan Lokasi aku tinggal silahkan datang, maaf mengganggumu Tuan besar ^_^
Kalau kamu tetap memakai bahasa Tuan besar mulutmu aku akan bawa lakban untuk melakban mulutmu itu , paham kau Tom!
Iya iya ampun Rei, jadi kapan kau akan datang? Martha ingin sekali bertemu dengan mu.
Aku akan datang di akhir pekan Tom, pastikan Martha akan membuatkan masakan yang spesial untukku.
__ADS_1
Baiklah sampai Jumpa Rei kami akan sangat senang kau datang.
Bisa bisanya dia masih memanggil ku Tuan besar , memang aku Tuan besarnya apa! Dasar kau Tom selalu saja bisa membuat aku tersenyum, aku jadi ingin melihat calon menantuku Pasti dia seperti dirimu gagah berani Cerdas dan Tampan.Reino
" Bu,Reino akan berkunjung di akhir pekan nanti tidak tolong siapkan yang spesial buat dia ya"
" Baik yah , ibu akan berbelanja besok Alhamdulillah yah Rejeki hari ini lebih dari cukup untuk membeli keperluan rumah tangga, dan ada lebihnya untuk Emma karena Bagas sekarang sudah kuliah dan mendapat beasiswa dan punya penghasilan dari kerja parttime nya "
"Maafkan ayah ya Bu , belum bisa memberikan yang terbaik bahkan mencukupi kalian dengan tertunduk wajah yang nampak sedih"
" Ibu bahagia hidup bersama ayah ( bicara sambil menggenggam tangan ayah ) , ayah sudah memberikan kebahagiaan yang lebih dari cukup sudah memberikan anak anak yang tampan dan cantik bukan hanya itu saja anak anak bisa cerdas itu dari Ayah. Tuhan terimakasih telah memberikan lelaki yang mencintai ku bahkan lebih dari nyawanya sendiri untukku , Rela membuang kemewahan yang ia dapatkan sejak menikah denganku ( bicara sambil bersandar di bahu suaminya )."
" Maafkan aku karena dengan menikah denganku Hidupmu dan anak anak jadi begini, Keluargaku tidak melepaskan aku begitu saja setiap aku bekerja di perusahaan lainnya pasti aku akan di pecat dengan sengaja tanpa tau kesalahanku apa , Mungkin ini adalah cara Ayah mertuamu agar aku mau pulang dan ini adalah Kemarahannya "
" Jangan menyalahkan ayah mertua dia tidak salah, karena aku yang salah telah mengambilku darinya dan mengambil pewaris utama Perusahaan Sebesar ini di kota kita, aku paham bagaimana posisiku yah jangan coba menghiburku karena itu kenyataannya"
"heeemmmhhh semoga Tuhan selalu memberikan kita kekuatan dan semoga anak anak kita berhasil berkehidupan Baik ya Bu"
Tomi kembali ke kamar dan mengambil berkas berkas penting yang akan ia tunjukkan kepada Reino. Berkas tentang Bagas dan Sudah mempersiapkan Agar bagaspantas buat di sisi putrinya.
Mengambil lembar demi lembar Ijasah, transkrip nilai bagas,Sertifikat Yang di miliki Bagas dan yang membuat Bangga Tomi adalah Ijasah Kelulusan Bagas di Universitas paling terkemuka di Surabaya dengan lulusan Cumlaude,Menata nya dan memeluknya di dadanya.
"Bagas , Ayah hanya bisa memberikan sebatas kemampuan Ayah , Ayah harap kamu setuju keputusan ayah ke depannya Nak kamu anak yang baik yang selalu menurut kata kata orang tua , tidak ada hal yang Tercela sedikit pun dari kamu.Rupanya Ayahmu ini tidak salah memilih Istri dan tentunya Ibu buat kamu Nak , tidak terasa air mata di ujung matanya menetes mengingat ingat anak sulungnya ,Ayah bangga sekali sami kamu Nak Mungkin kakekku akan lebih bangga jika dia juga mengenalmu , Pasti dia akan bangga "
Hari yang ditunggu tunggu Tiba, Matahari bersinar sangat Cantik hari Ini Sejuk terasa sampai ke relung Jiwa, sama seperti suasana waktu Tomi masih Kuliah dulu.
Tin tin tin tin , Tomi menatap mobil yang berhenti di depan rumahnya, menerka berkata yang datang pasti sahabatnya Reino senyum lebar terburai di bibirnya.
Jeglek suara pintu mobil terbuka , Bro apa kabarmu aku sangat rindu padamu, pria di dalam mobil langsung memeluknya dengan hangat.
__ADS_1
Hei terlalu berlebihan kalau kau memelukku seperti ini Rei , biasa saja sambil mendorong tubuh Reino .
Ayo masuklah Martha dan anakku sudah menunggumu, duduk lah aku akan memanggilkan mereka.
Bu Reino di depan sudah datang ayo keluarlah dan bawa Emma keluar juga, perintah Tomi.
Mereka bertiga berjalan ke ruang tamu untuk menyapa Reino.
" Hallo Rei apa kabarmu sambil menyodorkan tangannya ke arah Reino , kenalkan ini anak bungsu ku Emma,Emma perkenalkan ini
Tuan Reino"
Tuan besar saya Emma , menyapanya sambil menunduk dengan sopan.
" Gadis manis kamu tidak perlu memanggil saya tuan besar , saya adalah sahabat ibu dan ayahku sejak kuliah dulu panggil saja Om, Tegas Reino sambil melirik dengan mata tajam ke arah Tomi dan Martha ( bisa bisanya diaengajarkan anaknya memanggilku Tuan besar ).
Di sudut lainnya Martha dan Tomi hanya bisa tersenyum dan.mengangkat ke dua bahunya , mengisyaratkan Kalau mereka benar benar tidak sengaja mengajarkan Emma memanggilnya tuan besar.
Emma tong buatkan om Reino Minum dan bawakan.kue yang di buat ibu tadi ya, perintah ibu kepada R
Emma dan Emma pun langsung berjalan menuju Dapur membawa apa yang di perintahkan Ibunya untuk di bawa ke ruang tamu.
" Silahkan Om"
Emma meninggalkan Yah dan ibu mereka serta Om Reino di ruang tamu.
Hei kalian mana calon menantuku , kenapa dia tidak nampak disini apa kalian menyembunyikannya dariku? awas saja kalau kalian berdua berani menyembunyikan Calon pewaris Perusahaanku ,dengan mata yang tertuju ke arah Martha dan Tomi sambil menyapu pandangan nya ke Seluruh penjuru Rumah.
Bhahahaaaaaa, Rei Rei apa kami seberani itu mainain denganmu?apa kamu tidak tau calon menantuku itu bahkan sangat dekat dengan kamu?
__ADS_1
apa maksud ucapanmu? sambil menoleh arah kiri dan kanannya padahal tidak ada siapapun? matanya terbelalak lagi kau jangan macam-macam Tom apa Calon menantuku Kini jadi hantu? sampai aku tidak bisa melihatnya?
Terpingkal pingkal Tomi dan Martha, sambil memegangi perut mereka , kau ini Bodoh apa pura bodoh sih , masa Iya Bu anak kita di bidang Hantu sama Reino , bhahahaaaaaa.