
Raina berjalan ke tangga menuju kamar nya , Lelah sekali hari ini, membuka pintu kamarnya melepas sepatu dan kaos kakinya dan menuju kamar mandi Untuk mandi, menyalakan shower menikmati tetesan air di kulit tubuhnya.
Beberapa menit Raina di kamar mandi akhirnya ke luar , mengeringkan rambutnya dengan hair drayer mengganti baju dan melepas handuk yang melilit tubuh nya.
waktu menunjukkan pukul 16.00 WIB dan 30 menit lagi Guru les datang aku akan memejamkan mataku sebentar saja aku lelah dan ngantuk sekali.
💘💘💘
di kamar lainnya Bagas sedang makan siang yang lebih tepatnya makan sore karena dari jam 13.00 Bagas sudah menunggu Raina di depan sekolahnya , Bagas tidak mau terlambat menjemput Nona mudanya.
Bagas sangat penasaran bagaimana wajah nona mudanya , kenapa sampai Pak Reino bilang jangan lama lama memandang wajah anaknya karena belum waktunya? penasaran di otak Bagas tidak terbesit wajah cantik lainnya selain wajah ibunya Dan Ema adik perempuan satu satu nya.
secantik apa sih dia ,apa ada wanita yang lebih cantik daripada Ibu dan adiknya? dan bel sekolah berbunyi bagas dengan antusias merapikan jas nya dan keluar dari mobil , tidak lupa dia menyisir rambutnya dan memakai parfum dan menyiapkan dialog untuk bertemu dengan Raina.
" *Hallo nona saya Bagas , apa hari anda menyenangkan non? "
" hallo nona saya Adalah ajudan anda*."
dan Bagas menarik nafas dalam dalam sambil melihat kaca spion, kenapa ini aku kan hanya bertugas menjemput , menjaga dan memberi les privat ke pada nona muda? kenapa aku jadi salah tingkah begini ,tidak perlu lah kata kata perkenalan toh nona juga tidak akan menganggapnya kan , paling paling juga tanganku akan di tepis nya.
Bagas menunggu sekitar 15 menit dan yang ditunggu juga belum melihatkan batang hidungnya.
padahal teman temannya yang lainnya sudah ada sebagian yang pulang .
gadis ini maunya apa si, aku sudah menunggu sekitar hampir 3 jam tapi tidak keluar juga , apa dia masih dandan? apa dia dapat hukuman oleh guru makanya tidak keluar keluar sedikit kesal menunggu akhirnya Bagas keluar dari mobil berjalan ke halaman sekolah .
dan tanpa di sangka sangka oleh Bagas , datang segerombolan cewek cewek remaja mengerubuti nya. hai cowok ganteng banget sih ,boleh gak minta nomer hapenya , boleh gak aku selfie sebentar. gadis gadis ini antusias dengan rupa Bagas yang begitu tampan.
dengan terus berjalan Mata Bagas tetap berkeliaran menuju Sesuatu yang dia cari tapi belum mendapatkan juga .
" kakak di sini cari siapa? sapa salah satu gadis yang mengerubuti Bagas "
" saya mencari nona muda saya"
__ADS_1
" oh pasti Raina, dia pulang selalu terakhir tunggu di sini saja kak gadis gadis ini tetap ramai dan heboh bahkan bergelayutan di Tangan Bagas "
terdengar suara gadis lain yang sangat lembut.
teman teman ada apa ini , kenapa ramai sekali? Raina
Bagas langsung membalikkan tubuhnya , Raina menatapnya begitu dalam dan Bagas juga tak kalah dalam menatap wajah Raina. dengan mengumpulkan kesadarannya Bagas memperkenalkan dirinya seperti dialog yang dia siapkan waktu di dalam mobil tadi.
" nona saya ajudan pribadi nona yang baru "
Raina tetap menyapanya tanpa bicara seperti nya dia memang terkesima dengan kegantengan bagas dan tanpa sadar Raina senyum senyum tipis .
Nona , Nona ,Nona tetap Raina belum sadar juga.
akhirnya Bagas berinisiatif , kenapa tidak kulakukan cara yang biasanya aku lakukan kepada Emma saja ya ,biasanya kalo melamun aku akan membetulkan Tanganku ke Dahinya.mengumpulkan keberanian Bagas akhirnya melakukannya.
Celeeetaaakkk...
maaf nona saya melakukan nya karena dari tadi saya menyadarkan nona tetap nona tidak sadar juga.
Raina gelagapan menjawab dan mengikuti langkah kaki Bagas.
Hahahaha , Bagas tertawa sendiri di kamarnya mengingat kejadian tadi. sebenarnya dia gugup tapi dengan kejadian tadi Bagas berhasil mengusir ke gugupannya dan sedikit menjahili nona muda.
melihat jam dinding sudah pukul 16.30 WIB bagas memakai Kaos oblongnya dan keluar dari kamar .
Epilog.
"Mbak , kamar Nona muda dimana ya ? saya akan memberikan nona muda les privat sambil menunjuk buku buku yang di pegang nya"
di lantai Dua mas kamar yang pintu nya berwarna Oren.
" Terima kasih mbak saya akan menuju ke kamar nona".
__ADS_1
melangkahkan kaki menuju tangga ke lantai dua dan mencari kamar yang pintunya berwarna Oren.Ini dia pintunya
tok tok tok , Nona ..
nona Raina, sekitar 10 menit tidak ada jawaban akhirnya Bagas menunggu nya lagi , melihat jam sudah sekitar 29 menit gadis ini tidak membuka pintu kamarnya
tok tok tok , Nona saya bAgas yang akan menjadi guru les nona apa nona bisa keluar ?
tidak ada sahutan dari dalam kamar , apa aku masuk saja ya ? aturan besar bilang kalau mengetuk kamar nona dalam 15 menit nona belum juga keluar langsung masuk saja . bukan tanpa alasan karena Raina memang sering ketiduran ketika menunggu giliran les privat nya di mulai.
Kreeetttt , suara pintu terbuka di dalam kamar sangat gelap karena Tirai tertutup dan waktu sudah menjelang sore. Bagas menyalakan lampu dan mencari sebuah nyawa di dalamnya.
itu dia , bisa bisanya dia tidur begitu sedang kan aku menunggu nya sekitar 20 menit dasar gadis manja.melihat kearah Raina pantas saja Tuan besar menyuruhku tidak menatap anda lama lama Nona , ternyata anda Memang sangat Imut dan cantik
eh kenapa dengan aku sih ,mengibas ngibaskan tangannya dan berkata dalam hati . Ingat Bagas jangan melebihi batas dia adalah nona mudamu, apa aku jahilin dia saja ya agar dia bangun ,pasti lucu di saat dia bangun melihat wajah kebingungan nya, senyum sinis Bagas.
Gadis manja Bangun apa kamu tidak tau jam berapa ini , dengan menciprat cipratan air ke depan wajah Raina yang sedang terletak tapi Gadis itu belum bangun juga , sampai 15 menit mencoba Bagas sudah kehilangan cara, harus dengan cara apa lagi aku membangunkannya ya?
lama berfikir , ahaaaa seperti mendapat wangsit dengan ide gilanya , kamu pasti akan bangun dengan cara Ini nona..hahahhaaa
Bagas akhirnya mengambil kaos kaki di dalam kamarnya dan membawanya ke kamar Raina dan menempelkan kaos kakinya bergeser ke kiri dan kanan ke hidung Raina.
Hoek Hoek Hoek Bau apa ini ,Raina terperanjat bangun sambil kebingungan dan menggaruk garuk kepalanya. kesadarannya belum penuh juga setelah beberapa saat akhirnya kesadaran yang penuh sudah merasuki jiwanya.
Heeeiiii ngapain kamu disini di dalam kamarku? kamu mau macam macam sama aku ya awas kamu ya , Bagas masih terbahak bahak melihat Raina dan membawa kaos kakinya itu.
apa yang kamu bawa itu? apakah itu yang kamu tempelkan di hidungku? kamu sudah gila ya berlari kecil dan memukul mukul dada Bagas dengan keras..
Auwwwwww sakit nona tetap sambil tertwa terbahak bahak
^ Eveny ^
Please Like , comment dan jadikan favorit untuk melihat Updatenya ya.
__ADS_1