
Selepas beristirahat di kursi taman, dirasanya keringatnya sudah kering dan Bagas berdiri serta melangkahkan kakinya menuju kamarnya.sekali kali melirik jendela kamar nona mudanya tenyata tirai sudah tertutup, gumam di bibirnya sampai ketemu besok dan hari hari seterusnya nona muda beristirahatlah dengan baik.
Membuka handle pintu kamarnya , dan masuk ke kamarnya segera Bagas melepaskan pakaiannya dan menuju ke kamar mandi, shower sudah menyala tetesan air nya merasuk kedalam tubuh Bagas sekitar 15 menit Bagas mandi dan keluar dari kamar mandinya.
Melihat dari kejauhan bahwa Hapenya berkedip kedip tanda nya ada seseorang yang baru menelepon atau sekedar mengirim pesan, mengeringkan rambut dan tubuhnya dengan handuk lalu berjalan menuju tempat tidurnya.
Merebahkan Tubuhnya dan membuka layar hapenya , matanya terbelalak dan wajahnya memerah setelah tau siapa yang mengirim pesan itu.
" Selamat tidur tuan Ajudan , jangan terlambat besok untuk mengantarku ke sekolah ^_^ "
Bagas tersenyum tipis dan membiarkan pesan itu tanpa balasan darinya.Baiklah nona muda aku akan membangunkanmu besok, Memejamkan mata lalu nafasnya sudah tampak teratur akhirnya dia tertidur juga.
di kamar lainnya Raina menunggu nunggu jawaban pesan dari Bagas tapi nampaknya dia dia saja karena sudah lebih dari 30 menit pesan terbaca belum juga ada balasan.
" sombong sekali kau tuan ajudan bahkan berani beraninya kau tidak membalas pesanku, apa kau juga akan berani menolak perasaan ku dasar kau , untung saja kau tampan aku bisa memaafkankanmu, kau harus menanggung akibatnya karena berani beraninya mengacuhkan ku ,sambil melempar hape di sebelah nya. Ya baiklah tidurlah dengan baik malam ini karena setelah malam ini kau tidak akan tidur dengan baik tuan Ajudan, karena malam malam berikutnya otakmu hanya akan terngiang ngiang olehku dengan penuh percaya diri Raina berkata "
Akhirnya Raina mengambil hape yang di lemparkannya tadi sengaja dia akan menyetel alarm sebelum shubuh dan akan menganggu tidur lelap ajudannya, dia merebahkan diri lagi dan mengambil guling untuk di peluknya dan beranjak tidur.
__ADS_1
kring kring kring kring , Suara alarm hape Raina berbunyi Kembali dia mematikan dan memejamkan matanya, ini kan masih jam 04.00wib kenapa kau sudah berbunyi sih mengganggu tidurku saja , aku semalam tidur larut karena menunggu balasan dari seseorang sambil memeluk guling nya dan menarik selimutnya lagi sampai kepalanya tidak terlihat dan terbenam di atas selimut.
Aaaaaggggggghhhhhhhhhhh, teriak di dalam selimut bukannya aku sendiri ya yang memasang Alarm sepagi ini? bagaimana kamu bisa lupa Raina bukankah kamu memang berniat untuk Bagun sepagi ini untuk membangunkan Tuan ajudan ku yang paling tampan itu? gara gara kamu tuan aku yang masih SMA ini bisa bergejolak saat melihatmu, bisa tidak kalo ketampananmu itu di kurangi sedikit saja biar aku tidak gila dan menghalu tingkat tinggi gara gara memikirkan wajah Tampanmu itu.
Raina beranjak dari tempat tidur segera menuju keluar dari kamarnya dia menuruni tangga, masih padam semua lampu di penjuru rumah yang Menyala benderang adalah di bagian dapur, Raina berjalan menuju rumah belakang yang tentunya melewati dapur.
Pagi mbak , pagi semuanya sampai Raina
Ehmmm pagi nona muda , apa ada yang nona perlukan kenapa masih sepagi ini nona sudah ke dapur? apa nona mau sarapan?
Raina hanya melihat dan menyapu bersih pandangan nya di dapur bahkan belum ada makanan yang matang, dia hanya tersenyum kepada Mbak mbak di dapur, ehhm enggak kok mbak makan nya nanti saja sekalian aku berangkat ke sekolah , aku hanya lewat saja karena mau kerumah belakang untuk menemui Tuan ajudan.
Apaaaaaaaa? apaaaaaaaa mbak? sepagi ini dia sudah bangun? Haaahhhhhh gagal dong aku mau membangunkan dan menjahilinya, pikirku aku masih terlalu pagi Baiklah mbak aku akan menuju halaman depan untuk menyusulnya,Lanjutkan mbak memasaknya. Raina berlalu meninggalkan Mbak mbak yang ada di dapur untuk menyiapkan makan.
Baiklah sayang tunggu aku pulang bulan depan, aku bulan depan libur empat hari , tunggulah dengan tenang dan sampaikan dalamku kepada yah dan ibu.bagas menutup teleponnya.
Raina Hafal betul kalau itu adalah suara tuan ajudannya, ehh kok dia panggil panggil sayang sih? apalagi pakai salam dengan ayah ibu? siapa yang di panggilnya sayang? diakan belum menikah iya memang belum menikah kan, dalam hatinya meyakinkan kalau tuan ajudan memang belum menikah,lalu siapa yang di panggilnya sayang, baiklah aku akan bertanya langit kepadanya.
__ADS_1
Ehm ehm , masih pagi buta sudah sayang sayangan bukankah tugas kau pertama kali bangun tidur itu adalah membangunkan aku tuan ajudan? kenapa kau malah telepon dengan yang lain nya? pesanku saja belum kau jawab dari semalam tapi sepagi ini kau bisa telepon orang lain, berani berani nya kau mengacuhkan ku tetap mengomel tidak jelas.Raina masih kesal dengan kejadian semalam.
Selamat pagi nona muda maafkan saya tidak membangunkan nona muda terlebih dahulu, karena saya rasa ini masih pagi buta.
Tuan ajudan kau belum menjawab pertanyaanku, siapa yang kau panggil sayang itu?
Kenapa nona muda ingin sekali mengetahuinya? apakah saya mengganggu nona muda?
Jelas saja kau menggangguku kau tidak boleh memanggil orang lain sayang di dalam rumah ini selain aku dan tidak boleh juga keluar dari mulut kata sayang selain buat aku, mengerti kau ! sambil menunjuk jari. telunjuknya ke dada Bagas.
Bagas hanya mengernyitkan dahinya, sambil tersenyum tipis ya baiklah sayang nona muda saya akan memanggil anda sayang bukankah yang nona muda ucapkan adalah kata perintah buat saya? dengan wajah tanpa dosa Bagas pura pura tidak tau kalau nona mudanya itu sangat kesal padanya.
Baiklah mulai detik ini kau akan memanggilku sayang di manapun dan kapanpun itu menunjukkan lagi jarinya ke arah dada Bagas. yasudah cepat mandi aku juga akan mandi dan sarapan habis itu kau harus mengantarkan ku ke sekolah mengerti kau?bisa bisanya kau sepagi ini membuatku kesal apa kau tidak tau bahwa aku menyukaimu dan cemburu saat kau bilang sayang pada orang lain, kau pun juga tidak menjelaskan kepadaku siapa yang kau panggil sayang barusan dasar kau menjengkelkan sekali.
Apa nona? nona bilang apa? tolong katakan sekali lagi barangkali telinga saya yang salah dengar, Bagas menggoda nya dan ingin gadis itu mengatakannya sekali lagi.
kau tuli apa bagaimana jelas jelas aku bilang aku menyukaimu bahkan aku sangat cemburu ada orang lain yang kau panggil sayang , Raina berkata dengan wajah memerah dan menundukkan kepalanya karena malu melihat sepasang mata yang ada di hadapannya melihatnya sangat dalam.
__ADS_1
Haaahaaaa nonamuda jangan melebihi batas sambil melemparkan kain lap yang di pegang nya ke wajah Raina, kenapa kamu sangat lucu sekali nona muda apakah di sekolahmu tidak ada pria tampan? bahkan ini masih pagi buta kau sudah menyatakan perasaanmu padaku? bhahahaaaaaa Bagas terus berjalan meninggalkan Raina.
^ Eveny ^