MENIKAHI NONA MUDA

MENIKAHI NONA MUDA
HARI HARI DI TEMPAT BERBEDA


__ADS_3

Setelah acara bersih bersih kamar Edwin tidak jadi akhirnya mereka berdua , Bagas dan Edwin segera pergi ke kampus untuk melakukan Registrasi Bagas sebagai Mahasiswa Baru.


Mereka berdua telah tiba di Universitas ternama , universitas Terbaik dan terkenal di seluruh dunia yaitu universitas AAA , mereka akan masuk Kuliah satu Minggu sebanyak 4 kali saja dan 6 jam mata kuliah.


" Sob jangan bosan bosan ya kalau tiap hari kamu akan ketemu aku terus , Edwin "


" Sebenarnya bosan sih tapi disini aku hanya punya kamu sebagai teman ya mau gak mau lah , tapi apakah aku betah satu Apartement dengan kamu , jorok sekali bau busuk ampun deh "


" masih aja kamu sob bahas masalah kamar, hari ini sudah aku panggil orang yang akan bersihkan apartement jadi kamarku akan lebih rapi lagi dan tentunya harum, hahaha "


tiba tiba Bagas teringat sesuatu yang belum di jelaskan oleh Edwin siapa sebenarnya Pak Haris itu, Bagas pun akhirnya bertanya pada Edwin.


" Sob katamu akan cerita siapa sekretaris Haris itu ? sambil mengarahkan matanya ke arah Edwin "


" serius kamu sob ingin tau siapa sekretaris Haris? hahaha bahkan akupun sebenarnya tidak ingin menceritakan tentangnya , sambil menghela nafas panjang dan melepaskannya dengan hembusan yang kasar dari Hidung. Jadi Sekretaris Haris itu adalah Papaku Sob , Papaku bekerja dengan tuan besar dan aku dikirim kesini oleh tuan besar karena aku akan di tempatkan di perusahaan Tuan besar di Surabaya dan bila saatnya nanti aku akan menjadi sekretaris kepercayaan Tuan muda selanjutnya, Edwin menjelaskan tanpa bertele tele. sudah aku jawab pertanyaan mu apa ada yang kurang jelas lagi ? "


" maksudmu kamu akan menjadi sekretaris tuan muda? berarti anak dari tuan besar dong sob? "


" iyalah tentunya kalau bukan anak tuan besar siapa lagi ?"


" ehhm.. tapi anak tuan besar itu kan Perempuan ,artinya Nona muda bukan tuan muda kan ? apakah Tuan besar memiliki putera yang lainnya lagi ? "


" Kata papaku , suami dari nona muda nanti yang akan mengurus perusahaan itu dan tuan besar akan pensiun di masa tuanya, dan nona muda ini tidak mau mengurus perusahaan sebesar itu, papaku bilang nona muda akan mengejar cita citanya menjadi dokter ya begitulah, apa sudah cukup penjelasan ku? kamu paham dengan penjelasanku atau tidak ? Dari tadi hanya manggut-manggut saja sob "

__ADS_1


" Apa Sekretaris Haris pernah cerita Kalau tuan besar akan menikahkan putrinya dengan seseorang ? kenapa Hatiku terasa teriris begini sih saat tau tuan besar akan menikahkan seseorang dengan nona muda , berarti harapan untukku sudah tidak ada ungkap Bagas dalam hati "


" Dari yang aku cerna omongan papaku sih , Nona muda akan dinikahkan dengan anak dari sahabat tuan besar. eh tau gak sob kalau nona muda itu masih kelas satu SMA dan dia sangat cantik sekali , aku punya fotonya apa kamu mau lihat ? di sodorkan ponselnya ke arah Bagas "


Bagas hanya lemas bahkan tidak mau memandang foto yang di berikan oleh Edwin, Ya sob aku bahkan sangat mengenalnya dan aku juga sangat mencintai nya aku disini juga karena dia Bagas berbicara dalam hatinya yang perih.


``````


Sayang , ternyata kamu akan dijodohkan oleh orang lain dengan Ayahmu. Berarti pertemuan kita kemarin adalah pertemuan terakhir kita , bahkan aku belum mengungkapkan perasaanku ke kamu. Bagas


```````


Edwin yang sedari tadi berbicara ternyata tidak dihiraukan Bagas sama sekali , dan tersadar tidak ada yang keluar dari mulut Bagas akhirnya Edwin melirik ke arah Bagas ternyata dia sedang melamun ,dan wajahnya sedikit sedih.


Bagas hanya menggelengkan kepalanya , ayo kita pulang aku lelah dari tadi belum istirahat membelakangi Edwin dan mengusap sudut matanya karena ada cairan yang keluar tanpa di undang. Bagas merasa hatinya sakit padahal sebenarnya dia tidak tau kalau yang dijodohkan dengan nona muda itu adalah dirinya sendiri. Pak Reino sengaja memang Mengirim Edwin dan Bagas ke Newyork karena mereka berdua yang akan punya kekuasaan di generasi selanjutnya setelah Pak Reino dan Sekretaris Haris pensiun.


Sengaja mendekatkan mereka dari sekarang , karena mereka berdua sebenarnya adalah keluarga. Sekretaris Haris adalah adik Ipar dari Pak Tomy ( Ayah Bagas ) , suami dari Adik pak Tomy yang bernama Lisa. sekretaris Haris dan Lisa memiliki dua putera dan Puteri bernama Edwin dan Malika.


Hanya lima orang yang mengetahui Rahasia besar ini yaitu Tomy , Martha ,Haris, Lisa dan Reino. mereka menutupi karena mereka tidak ingin Pak Wiryawan ( ayah Tomy dan Lisa ) tau soal ini , karena jika pak Wiryawan tau maka tentu saja pak Wiryawan akan mengambil Bagas secara paksa dari Tomy dan Martha.


Akhirnya Edwin dan Bagas kembali ke apartement mereka berdua untuk istirahat karena besok kegiatan sangat padat dari Kuliah sampai harus mulai belajar di perusahaan Pak Reino.


~~~~~~~~~~~~~~`````

__ADS_1


di Tempat Berbeda


Raina dan Diaz mengobrol seperti biasanya , di dalam panti asuhan suasananya sangat hangat penuh kasih ibu Bagas juga sangat baik selalu mengingatkan Raina tentang almarhumah ibunya. Raina di perlakukan seperti anak sendiri .Diaz dan Raina tumbuh bersama sedari kecil, Ayah Raina adalah donatur tetap panti asuhan milik ibu Bagas, bahkan yang membiayai Bagas dan anak anak panti asuhan itu adalah Pak Reino ayah Raina. setelsh mereka lama mengobrol dan bermain dengan anak anak panti asuhan , Raina pamit pulang karena hari sudah semakin malam.


" Yaz aku pulang dulu ya , besok kita ketemu di sekolah "


Baiklah Rain kamu jangan sedih terus , tugasmu yang utama adalah sekolah bukankah kita akan sama sama menjadi dokter di masa depan? semangat Rain sambil mengepalkan tangan nya ke atas pundaknya pertanda Raina harus setrong tanpa Tuan ajudannya itu.


sopir pribadi Raina sudah tiba di depan panti asuhan dan akhirnya Raina berpamitan pada Diaz dan ibu Bagas . sampai ketemu lagi Tan dan mencium punggung tangan ibu Bagas.sopir membukakan pintu belakang mobil dan Raina masuk ke mobil.


mobil melaju dengan kecepatan sedang , di dalam mobil Raina hanya memandang arah keluar mobil dengan tatapan pias. dia mengambil ponselnya bahkan tidak ada tanda tanda dari Bagas,menghela nafasnya panjang, Ya aku tau kamu mungkin sedang sibuk kamu juga tidak akan melupakanku kan tuan ajudan? aku akan menunggumu dua tahun lagi kita akan bertemu.


akhirnya Setelah beberapa saat di dalam perjalanan Raina pun tiba di rumahnya, dia masuk rumah dan menaiki tangga menuju kamarnya .


dan tiba tiba dia di panggil oleh Kepala ART rumahnya


" nona muda baru sampai ? mau makan non ? "


" ehhmmm enggak usah Mbak aku sudah makan kok aku masuk ke kamar dulu mbak selamat malam mbak "


Raina masuk ke dalam kamar dan Kepala ART itu pun kembali ke dapur untuk mempersiapkan pekerjaan untuk besok.


**Hai Readers terzeyenk jangan lupa Like dan jadikan Favorit ya karya aku. akan banyak banget kejutan kejutan di tiap Episode nya. please masuk di Grup chat dan minta masukannya buat Novel ini ke depannya . kecup peluk cium dari author di Surabaya muuuaaachhhhh...

__ADS_1


^ Eveny** ^


__ADS_2