MENIKAHI NONA MUDA

MENIKAHI NONA MUDA
KEDATANGAN RAINA


__ADS_3

Raina yang masih berada di dalam pelukan Bagas membuat Bagas bingung kenapa gadis ini menangis saat bertemu dengan dirinya.


Raina menangis karena bahagia melihat Bagas yang selama ini dirindukannya.


Bagas mengangkat wajah Raina kenapa sayang? apa aku membuatmu sedih berada disini? tanya Bagas masih bingung.


Mas , mobilnya dimana ayo kita jalan tanpa bertanya kenapa Bagas ada disini , karena Raina ingin segera berada di dalam mobil dan ingin segera melepas rindu pada Bagas.


" Ayo mas tolong bawa koper itu dan dimana mobilnya? menarik tangan Bagas "


" Iya sayang kenapa buru buru sekali si? "


akhirnya Bagas menunjuk mobil yang berada di depannya , kita sudah sampai sayang aku masukkan dulu kopermu ke dalam bagasi. Raina segera masuk kedalam mobil. dan Bagas menyusulnya di belakang setir mobil. saat Bagas hendak menyalakan mobilnya Raina berpindah tempat berada di pangkuan Bagas .


Bagas sangat terkejut apa yang dilakukan Raina.


wow wow kenapa sayang ? apa kamu merindukanku sampai bertingkah seperti ini? menatap wajah Raina yang memerah itu.


Batin Raina aku tidak perduli mas apa yang kamu pikirkan , Raina menarik wajah Bagas di dekatnya dan mencium Bibir Bagas, menciumnya dengan sangat dalam , Bagas hanya bisa menutup matanya dan menikmati ciuman Raina itu, Raina melingkarkan tangannya ke leher Bagas. Mereka berciuman bertukar lidah hingga beberapa saat sampai nafas mereka tidak beraturan dan Bagas Akhirnya menarik tubuh Raina agar menjauh dari tubuhnya , kalau tidak bisa terkontrol akan terjadi hal yang benar benar di luar dugaan nanti.niat hati Bagas yang ingin memberi kejutan pada Raina, tetapi malah dirinyalah yang mendapat kejutan dari Raina


" Sayang kenapa kamu menyerangku seperti itu? Bagas menatap Raina dengan serius "


Raina yang kesadarannya sudah kembali merasa malu, tidak berani melihat wajah Bagas.Ya kenapa si aku tadi? kenapa tiba tiba aku menciumnya dengan ganas begitu? aaahhh Rain kamu nafsu sekali mencium laki laki ini batin Raina dalam hati.


" memangnya kenapa mas ? aku sangat merindukanmu wajar bila aku melakukannya jawab Raina tanpa melihat wajah Bagas "


" Kalau begitu lakukanlah lagi Bagas mendekatkan wajah nya ke wajah Raina "


" ogah , anggap gak pernah terjadi ya mas . Oia mas kamu kok bisa disini ? Raina mengalihkan pembicaraan "


" O ituuu aku disuruh oleh pak direktur untuk menjemput mu sayang. apa kamu senang melihat ku? Bagas memandang wajah Raina dengan tatapan harimau yang ingin menerkamnya. karena saat Raina melakukan adegan tadi tiba tiba si Joni berdiri tanpa konfirmasi terlebih dahulu. untung Bagas bisa menahannya "

__ADS_1


" Ehhhmmm gitu ya mas , yauda yuuukkk kita ketemu ayah aku sudah sangat rindu padanya "


akhirnya Bagas pun melajukan mobilnya menuju kantor calon ayah mertuanya yang sebenarnya itu adalah kantornya kini dan dia sudah menjadi direktur disini tapi dia masih merahasiakannya karena Bagas


ingin Reino sendiri yang mengatakan pada Raina.


setelah dua puluh menit akhirnya sampai juga mereka di perusahaan megah milik ayahnya di Newyork.


waaaahhhh bagus sekali mas Perusahaan ayah disini , kalau aku sudah lulus aku mau melanjutkan pendidikan disini aja deh ungkap Raina.


Kenapa sayang? apa kamu ingin bekerja disini?


iya dong aku ingin selalu Deket Deket dengan kamu mas , makanya aku ingin kuliah disini saja.


Bagas hanya tersenyum melihat ucapan Raina Akhirnya mereka berdua sudah di dalam.gedung mewah itu . semua pegawai menunduk kepada Bagas dan Raina.hari ini Bagas memakai Pakaian casual ke kantor.


Selamat pagi Tuan muda dan Nona muda , aku direktur sudah menunggu kalian di ruangannya . ucap sekretaris perempuan itu pada Bagas dan Raina.


Emang aku suamimu kan ? ucap Bagas pada Raina. Raina masih terkejut dengan apa yang diucapkan Bagas dan menghentikan langkah Bagas.


maksudmu apa mas ? apa kita akan menikah ? apa kita akan melakukan itu ? bagaimana kalau kita benar benar menikah ? waaahhh angan angan ku melakukan itu padamu pasti akan terkabulkan mas, ucap Raina polos pada Bagas.


Bagas langsung menjitak kepala Raina, Mesum nih bocah sana kalau mau nikah lulus sekolah dulu lalu kita akan melakukan itu 100 kali dalam sehari. bagaimana apa kamu sanggup? Bagas menggoda Raina.


ihhhhh mas bisa gak kalau tangan itu gak jitak kepalaku sakit tau.gerutu Raina dan Bagas pun sudah berlalu dari sebelah Raina dengan berjalan cepat agar gadis itu tidak bertanya aneh aneh padanya.


Raina memikirkan perkataan Bagas kalau mereka akan melakukan itu 100 kali dalam sehari , membayangkan itu Raina langsung lemas sendiri dan malu.


Raina berlari ke arah Bagas , mas kok ninggalin aku sih ?


habisnya kamu lama, sudah diem jangan ngoceh terus kali tidak kamu akan aku makan sekarang juga , goda bagas sambil menunjuk bibir Raina.

__ADS_1


Dan mereka sudah berada di depan ruangan Reino.


tok tok tok..


sekretaris Haris membuka pintu dan mempersilahkan Raina untuk masuk disana sudah ada orang tua Bagas , adik Bagas. orang tua Edwin , Edwin dan juga Adik Edwin serta Reino.


Raina tidak memperhatikan mereka semua dan langsung memeluk ayah nya karena hampir empat bulan belum bertemu dengan Reino.


Yaaaaaahhh akun kangen Raina langsung memeluk Reino dengan erat dan dengan manja, Reino pun membalas pelukan anak semata wayangnya dan menciumi Raina serta membelai rambut Raina. Ayah juga sangat rindu padamu sayang. lepasin dulu pelukannya ayah akan memperkenalkan kamu kepada semua orang.


" Sayang kenalin ini sahabat Ayah dan Bundamu sewaktu kami masih kuliah , ini Ayah Tomi ibu Marta dan ini adalah adek Emma mereka adalah orang tua Bagas dan adek Bagas sayang beri salam nak titah Bagas pada Raina "


Martha langsung berdiri sayang kamu sudah tumbuh sebesar ini , sini deh yah cantik bukan calon mantu kita? dia mirip sekali dengan Nindi sanagt cantik.


Raina hanya tersenyum mendengar kan Martha bicara dan masih bertanya kenapa mertua bilang bahwa dirinya adalah calon mantunya? belum mendapat jawaban Martha dan Tomi langsung memeluk Raina di ikuti Emma yang ikut memeluk Raina.


dan selanjutnya Tomi memperkenalkan Lisa , Edwin dan Malika.


akhirnya mereka sudah berkenalan satu sama lain , dan akhirnya Raina pun membuka mulutnya karena dari tadi dia hanya diam dan tersenyum karena masih bingung apa maksud dari semua Ini.


" Yah boleh Raina menanyakan Sesuatu ? Sebenarnya maksud nya apa yah kenapa semuanya berkumpul disini ? "


Reino melihat ke arah Bagas agar Bagas menjelaskan kepada Raina.


" Ehmmm sayang nanti aku jelasin ya siap siap nanti malam aku akan menjemputmu , aku ada sedikit pekerjaan yang harus aku selesaikan kamu disini saja dan istirahat lah di ruangan ini ada kamar kamu bisa tidur dulu sayang dan persiapkan dirimu nanti malam. ayah Reino , Ayah Tomi , ibu , Tante , om , Emma , Malika Bagas pamit dulu ya titipan Raina . dan Bagas pun meninggalkan ruangan itu dengan mengecup kening Raina "


Dukung novel aku ya Readers , jangan lupa like dan comment. gabung yuk di grup chat aku dan follow IG aku ya @Eveny _ Ramadhani.


terimakasih buat kalian semuanya , kecup peluk cium dari author di Surabaya muaaaaccchhhh.iloveu semua😍😍😍


^ Eveny ^

__ADS_1


__ADS_2