Menikahi Pria Dewasa

Menikahi Pria Dewasa
part 104


__ADS_3

Di perjalanan...


Keysha diam begitu juga dengan Agam , Keysha yang merasa tidak suka dengan tingkah Agam tadi . Dan Agam tidak suka Keysha berpakaian seksi diluar rumah,


hanya untuk dia saja jangan ada orang lain yang melihat.


Sekalipun itu perempuan,


apalagi dada mulus putih Istrinya sangat terlihat tadi ,dan Agam tidak suka itu.


Ingin rasanya dia membuat Keysha berpakaian seperti adiknya Aisyah,


ngomong-ngomong dengan adik Agam yang perempuan itu.


Akan segera aku hadirkan ya gaess....


” Mas....” Ucap Keysha yang merasa tidak nyaman dengan diamnya Agam


” Hemmm” Agam hanya menjawab singkat saja dan itu pun abstrak tidak jelas.


” Mas ngomong dong !! ” Protes Keysha.


Agam hanya melirik istrinya lalu tersenyum kecut , dan kembali fokus pada kemudi nya.


” Aku sedang marah sayang , kenapa kamu keluar dengan baju seperti itu tadi .


Itu membuatku benar-benar cemas ” Lirih Agam tanpa menoleh pada istrinya.


” Itu di teras rumah mas , masih pagi juga .


Gak ada orang ko disana ”


” Berhenti membantahku sayang , duduk yang manis dan kunci bibirmu” Ucap Agam dengan suara tegasnya.


Keysha akhirnya diam karena dia sadar Agam benar-benar marah.


Keysha pun merasa takut dan sedih ,


Keysha belum tahu saja .


Cara marahnya Agam marah padanya,


masih saja terlihat romantis. Author iri....


Kendaraan pun tiba di tempat Keysha menimba ilmu, Agam tidak masuk ke dalam universitas tersebut.


Hanya sampai gerbang saja , dan Keysha pun turun sambil menekuk wajahnya.


Agam sampai membuang nafas kasar melihatnya.


” Aku sudah bilang sayang ,jangan turun sebelum aku membukakan pintu” Ucap Agam sambil turun dari kendaraan nya.


Setelah itu dia melingkari mobil dan berdiri di hadapan istrinya. ” Maaf aku marah tadi , aku khawatir sama kamu sayang ” Ucap Agam lagi sambil meraih dagu istrinya agar gadisnya itu menatapnya tidak menunduk.


” Nanti pulang telfon ,aku akan menjemputmu nanti ok ” Kata Agam sambil tersenyum lebar.


Namun keysha tidak membalasnya.


” Senyum sayang , ini suamimu ” Ucap Agam menusuk-nusuk dahi istrinya dengan telunjuk.


” Sakit ” Ringis Keysha.


Agam yang merasa menekan dengan kelembutan terlihat bingung, tapi dia tetap meniup dahi istrinya.


” Ya udah mas sana pergi ,”


” Ngusir?”


” Bukan ngusir ,key mau masuk ” Keysha setengah berteriak.


” iya iya ,Salim. ” Agam menyodorkan tangannya dan langsung diterima Keysha.


” Belajar yang rajin , biar jadi orang yang bermanfaat ” Ucap Agam sambil mengusap kepada istrinya.


Doa sekaligus harapannya pada istri kecilnya.


Agam pun berbalik dan masuk ke dalam mobil, tangannya melambai Keysha pun membalasnya.


” Sayang sayang... Muaaahhhhh” Ucap Agam seperti anak remaja.


Dan menggerakan tangannya memberikan ciuman diudara atau kiss bye .


Keysha yang kaget dengan tingkah suami dewasa nya membalas kiss bye itu .

__ADS_1


” Dah ...” Lirih Keysha sambil terus melambai


dan Agam pun mulai menyalakan mesin mobilnya dengan tetap tersenyum menatap istrinya. ” Hati-hati” Teriak Keysha saat Agam melambai untuk yang terkahir dan pergi meninggalkan nya.


” Kenapa lebay begitu? abg sekarang juga sudah jarang melakukannya” Ucap Keysha menatap mobil suaminya semakin menjauh dari pandangannya.


Keysha merasa tidak sedih lagi, dia berbalik dan berjingkrak jingkrak masuk melewati gerbang kampus nya .


Keysha berbelok saat melihat teman-temannya ada disana Fani dan lintang.


” Hey hey hey” teriak Keysha membuat Fani dan lintang kaget. Keysha tersenyum lebar melihat kekagetan keduanya.


” Ngagetin aja lho!!” Ucap lintang.


” hehehehe” Keysha tersenyum lebar


Lintang dan Fani pun saling menatap heran dengan tingkah berbeda Keysha hari ini.


” Kesambet apaan kamu key dijalan ,seneng banget.


Kelihatan dari mukanya juga” Ucap lintang menyelidiki.


Keysha tersenyum tipis,ingin menjawab tapi ditahan Fani.


” Ok ok biar aku yang menebak , biasanya si keysha kalau kayak gini


tuh habis ketemu mas Agam ” Ucap Fani antusias.


” Key key mas Agam pulang?” Tanya lintang.


” Hemmm” Keysha manggut-manggut sambil tersenyum lebar.


” Hahaha aku pinter kan , eh key mas Wishnu juga pulang dong ?” Tanya Fani terlihat ragu.


” Ciyeeeee” goda lintang mencubit pipi Fani


” Ciye ciyee ciyee” Keysha ikut-ikutan.


Fani pun menunduk malu,


dia hanya ingin bertanya saja. Tidak lebih dari itu.


” Kenapa fan , kamu kangen sama Wishnu?


apa yang buat kamu kangen sama dia , Cowok tengil kayak gitu ” Ucap Keysha menggoda Fani dia ingin melihat reaksi temannya .


" Awas ya kamu fan kalau coba-coba nyembunyiin sesuatu dari kita.


Eh iya key mas Agam kapan pulang, wah kamu kayaknya semalam begadang ya hihi”


goda Fani mencubit hidung Keysha.


” Dih apaan, aku tidur nyenyak ko semalam gak begadang ” Kata Keysha sambil menahan senyumnya..


Dalam hatinya dia mengeluh memang Agam tidak melepaskan nya semalam.


Ketiganya pun berjalan sambil bergandengan masuk ke dalam gedung kampus.


Di tempat lain......


Agam berhenti disebuah rumah kecil , dia


turun dari mobilnya dan menunggu seseorang sambil menyender pada pintu mobil.


” mayor !” Sapa Steve keluar dari rumah tersebut.


Kecil tapi membuat siapa saja yang bertamu akan merasa nyaman, disekelilingnya ditanami bunga dengan pot pot bekas botol air mineral.


Yang dicat dan dibentuk dengan sedemikian rupa.


” Aku ingin berbicara dengan kamu Steve” Kata Agam dengan suara serak.


Steve pun mengangguk, dan setelah itu dia masuk lalu keluar lagi dan mengunci rapat pintu rumahnya.


Keduanya berjalan lambat , dan belum memulai pembicaraan.


Sampai di depan sebuah danau yang damai, terasa sejuk dengan berdiri dibawah pohon yang lebat.


” Steve, apa istriku bermain selama aku tidak ada ?


apapun yang kamu lihat , katakan padaku” Ucap Agam cemas dengan apa yang akan dijawab Steve.


” Kenapa mayor, apa kamu merasa istrimu itu tidak setia?

__ADS_1


selama aku mengikutinya dia hidup dengan baik , banyak pria yang mendekatinya tapi dia selalu menolak itu mayor.


Aku yakin dia hanya untuk mayor seorang” kata Steve menjelaskan


” Kamu tidak sedang membual kan , dan tidak menutupi apapun?” Tahu Agam lagi.


” Aku bersumpah mayor.” Terucap lah kata terakhir dari Steve agar Agam yakin


” hemmm baiklah, aku berterimakasih banyak karena kamu sudah melaksanakan


tugas dengan baik.


Aku mengundang mu makan siang bersama istriku juga ” ajak Agam dan Steve langsung menggeleng cepat.


” Aku tidak mau menganggu apa yang menjadi privasi anda mayor ”


” Anggap juga ini sebuah perintah, dan kamu harus melakukan nya ” ucap Agam mengancam.


Steve menatap Agam serius, dia pun membuang nafas kasar.


” Baiklah , aku akan datang mayor. Anda bisa menghubungi ku ” Steve pun memberi hormat dan Agam membalasnya.


Setelah itu Agam pun pamit dan pergi meninggalkan kediaman Steve menuju rumah orang tua nya ,


dia tersenyum tipis apa kah ayahnya Fatih akan marah saat melihat nya ?.


Mobil pun sampai di depan rumahnya, semua pekerja dan satpam begitu juga supir menyapa kedatangannya.


” Assalamualaikum” Ucap Agam saat membuka pintu rumah orang tuanya.


Terlihat sepi dan sangat hening, Agam pun berjalan ke arah ruang keluarga.


Disana hanya ada Arfan yang sedang tertidur pulas.


” Kenapa dia tidur disini?” Tanya Agam menatap adiknya .


Agam pun pergi mencari ibunya atau ayahnya, karena Arfan dia panggil² pun tidak merespon apalagi bangun.


” Ibu ” Lirih Agam saat melihat Fatima ibunya keluar dari kamar dengan menggunakan mukena, seperti nya dia sudah melaksanakan sholat Dhuha nya.


Fatimah yang mendengar suara anaknya pun menengok, air matanya tiba-tiba mengalir deras dan dia berlari langsung memeluk Agam.


” Agam !! kamu pulang?. Kamu terluka ya gam,yang mana ayo ibu lihat ” Fatimah panik.


” tidak tidak Bu, aku tidak terluka. Aku pulang dengan selamat saat ini ” Ucap Agam membuat Fatimah pun menatap nya.


Agam mengajak ibunya ke ruangan keluarga, dimana Arfan juga ada disana .


Hanya ayahnya yang tidak ada saat ini , dan Agam pun makin penasaran bagaimana nanti reaksi ayahnya.


” Kapan kamu pulang nak, kenapa tidak langsung pulang kesini.


Ya ampun,ibu sangat bahagia kamu pulang dalam keadaan baik seperti ini,


Alhamdulillah” ucap Fatima sambil mengelus-elus kepala anaknya, walaupun dia duduk dan anaknya duduk.


Tetap saja agak susah menggapai puncak kepala anaknya tersebut.


” istriku datang ke bandara Bu, jadi aku langsung pulang ke rumahku.


Bagaimana ibu sehat? ayah , Arfan ?.” Tanya Agam sambil melirik adiknya yang tidak bergerak diatas sofa.


” Alhamdulillah, ibu sehat ayah kamu juga sehat.


Kalau Arfan tidak usah ditanya , lihat saja dia tidur nyenyak sampai tidak sadar kita disini ” Ucap Fathimah menatap Arfan.


” Dia tidak kuliah ? bagaimana dia bisa memimpin perusahaan jika di malas seperti itu ?” cibir Agam sambil melempar bantal sofa ke wajah adiknya..Arfan yang merasa kaget menggeliat , namun sayang dia bergeser ke tepi sofa dan langsung tersungkur ke lantai dengan keras.


” Aggghhhh sakit ” Ringis Arfan memegang pantat nya dan punggung nya.


” Arfan kamu tidak apa-apa nak , bangun-bangun. ” Fatimah membantu Arfan bangun dan melirik Agam yang malah tertawa kecil melihat adiknya kesakitan.


” Jangan cengeng kamu itu cowok” Ucap Agam membuat Arfan menoleh padanya.


” Abang? abang kapan pulang. Astaga, abangggggg.. Abang ganteng ku ” Teriak Arfan yang langsung memeluk Agam.


” Lepas , kau gila memelukku seperti perempuan. Arfan...” Teriak Agam.


Namun Arfan tetap memeluk kakaknya, yang paling parah dia sampai menciumi pipi Agam .


” Wleeee.. Menjijikan” Ucap Agam yang mendorong tubuh Arfan.


” Abang ,,,, jahat sekali pulang tidak bilang-bilang. Kemari ” Ajak Arfan sambil menggerakkan tangannya.

__ADS_1


Agam. tidak mau , dan malah berpindah tempat ke tempat ibunya duduk. Dia peluk ibunya seperti seorang anak balita dengan wajah memelasnya.


Sangat menggemaskan....


__ADS_2