Menikahi Pria Dewasa

Menikahi Pria Dewasa
part 114


__ADS_3

Danish masih menunggu dokter yang memeriksa saudaranya keluar , kakinya gemetar ketakutan. Takut kehilangan keluarganya.


Hanya Damian yang menemaninya di muka bumi ini , bukan yang lain.


Dokter pun keluar bersama satu orang perawat, dua perawat lain masih bertugas didalam ruangan.


Danish mencengkram kuat kerah baju dokter tersebut, tapi di tepis kasar oleh sang Dokter.


” Mohon sabar ,jangan membuat keributan " kata dokter tersebut menatap Danish


” Saya hanya ingin tahu bagaimana keadaan saudara saya ” Teriak Danish tidak perduli dia dimana.


” Dia sudah membaik, kamu bisa masuk ke dalam ” Ucap dokter tersebut membuat Danish merasa lega.


Danish masuk ke dalam ruangan, Damian yang masih terkulai lemas merasakan pandangannya samar.


Tapi Damian tahu yang datang adalah adiknya ,siapa lagi.


” Kakak kamu kenapa,siapa yang melakukan ini ? ” tanya Danish dengan air mata yang sudah mengalir.


Damian hanya menggelengkan kepalanya, lalu matanya terpejam kembali.


Dia merasa tidak kuat untuk berbicara sekarang.


Tapi Danish tidak akan diam begitu saja, dia akan pergi ke rumah untuk mengecek Cctv.


_____


Sedangkan di rumah orang tua Agam....


Lintang dan Fani menengadah , rumah konglomerat itu benar-benar mewah dan nyaman.


” Steve, bawa semuanya ke taman saja ” Titah Agam kepada Steve karena dia melihat mobil ayah nya ada di parkiran Fatir ada di rumah.


” Baik mayor ,ayo kalian ikut aku ” Kata Steve dengan wajah bingung.


Dia juga baru pertama kali ke rumah Agam, sampai bingung harus lewat mana.


Fani dan lintang pun mengikuti langkah Steve, sementara Keysha ditahan oleh Agam saat hendak berjalan mengikuti semuanya.


” Mas mau ngapain?” tanya Keysha berusaha melepaskan tangan suaminya.


” Kamu belum selesai, ikut ayo. Kita temui ayah sama-sama” Ajak Agam langsung mengajak istrinya masuk ke dalam rumah.


Agam mengajak istrinya ke kamarnya,


untuk berganti pakaian.


” Mas key ga ada baju nih ” Keysha bingung nanti malam dia pakai baju apa ? karena semua pakaiannya dia bawa ke rumah nya sendiri dan Agam.


” Nanti pinjam punya Aisyah , tunggu disini. Aku ganti baju dulu lalu kita ke bawah nemuin ayah dan ibu” ucap Agam sambil mengecup kening istrinya sebelum Keysha memukul tangannya ..Agam sudah masuk ke kamar mandi.


” Mas kamu kebiasaan nyosor terus ” Protes Keysha sambil mengusap-usap dahinya .


Matanya melirik kanan kiri, ternyata kamar suaminya masih tetap sama. Walaupun dia dan Agam sudah pindah ke rumah lain ,semua nya masih sama tidak ada yang di pindahkan atau diganti.


Agam memang tidak suka isi kamarnya di ganggu , satu benda bergeser satu jengkal pun dari tempatnya. Agam akan mengetahuinya,jika seseorang masuk dan menyentuh barang-barang nya.


Keysha benar-benar tidak percaya, pria yang beberapa waktu lalu hanya pria asing yang menjadi suaminya itu . Kini berhasil membuat jiwa dan raganya di dapatkan oleh pria seperti Agam ,pria tampan dan sangat dewasa .


” Sayang ”


suara Agam membuyarkan lamunan Keysha.


Keysha pun lekas mendekat, Agam yang sedang berdiri didepan lemari memilih baju untuk kedua kalinya.


Keysha memeluk tubuh telanjang dada itu dari belakang,dia kecup punggung suaminya berkali-kali. Lalu menempelkan pipinya di punggung suaminya, benar-benar hangat dan wangi seperti biasanya.


Agam yang mendapatkan reaksi seperti dari istrinya. Tersenyum lebar dan berhenti memilih pakaian, dia usap kedua tangan yang bertautan itu diperutnya.


” Kamu kenapa?” tanya Agam yang merasa khawatir karena tiba-tiba isakan Keysha keluar begitu saja.


” Aku sayang sama kamu mas , key juga akan berusaha menerima pekerjaan mas walaupun itu susah.” Kata Keysha dengan isakan yang semakin kencang serta air mata yang membasahi punggung suaminya.


” Alhamdulillah, aku senang mendengarnya sayang. Berhenti menangis ” Agam pun memutar badannya sehingga berhadapan dengan Keysha.

__ADS_1


Dia usap air mata istrinya itu dengan Jemarinya. ” Berhenti menangis ayo kita bersiap untuk keluar”


” Iya mas ” Keysha mengangguk


Dan menunggu suaminya lagi berganti pakaian dij hadapannya,. setelah selesai keduanya keluar dari kamar dan berpapasan dengan seorang pekerja disana.


" Bi ” sapa Agam sambil tersenyum lebar.


” Ye tuan Agam kapan pulang?” tanya pelayan tersebut dengan semangat


” Baru beberapa hari ,eh iya bi ayah dan ibu dimana ya ?”


” Tuan dan nyonya lagi di meja makan , hari ini nyonya pengen masak sendiri katanya ”


” Oh iya terimakasih,saya pergi dulu ” Agam pun berlalu pergi sambil menggandeng istrinya tidak lupa.


Dan sesampainya di meja makan , Fatir mendelik saat melihat Agam anak sulungnya.


Agam hanya tersenyum menyikapi sambutan ayahnya tersebut.


” Assalamualaikum” Agam pun mencium punggung tangan ayahnya lalu berpindah kepada Fatimah. Di susul oleh Keysha.


” Waalaikumsalam " Jawab Fatimah dan suaminya kompak.


” Kebetulan kalian datang ,ibu masak sendiri nih nak ” ucap Fatimah semangat sambil menatap menantunya.


Kenapa Keysha terlihat gemukan pikir Fatimah, apa menantunya itu hamil.


Keysha yang sadar di perhatikan pun menundukkan kepalanya.


” Ada apa Bu kenapa liatin key sampe kayak gitu ?” tanya Agam yang tahu kalau istrinya tidak nyaman.



” Eh engga nak. Ibu heran aja kenapa menantu ibu ini makin cantik aja ya hehe” Fatimah tersenyum senang dan bangga kepada Agam yang berhasil membuat Keysha bergantung kepada anaknya itu.


Keysha pun menunduk malu-malu.


” Hey ibu jangan seperti itu, lihat istriku ini jadi malu-malu” goda Agam sambil mencubit pipi merah merona istrinya.


” Kenapa malu key ini ibu , eh kalian kapan mau ngasih ibu dan ayah cucu.


” Lagi proses ” jawab Agam sambil mengedipkan mata kirinya.


” Semoga aja kalian cepat-cepat dikasih rezeki anak ” Fatimah membuang nafas lemah.


” Aamiin ” Lirih Agam sambil melirik Keysha yang hanya diam saja.


Pandangannya lalu beralih kepada Ayahnya yang juga hanya diam.


” Ayah apa kabar ? ” Tanya Agam


” Aku baik bagiamana pekerjaan mu , akhirnya kamu pulang dengan selamat tapi itu luka apa ?” tanya Fatir merasa cemas dengan belakang kepala anaknya.


Agam pun menyentuh belakang kepalanya, dan Fatimah yang merasa kaget bergeming dari duduknya lalu mendekati Agam.


” Ini kenapa gam , ini luka baru masih basah ?” Fatimah meniup² luka anaknya berulang..


Agam pun hanya diam dia jadi teringat dengan masa kecilnya, jika dia jatuh ibunya akan bereaksi seperti itu.


” Dia pasti berkelahi ” timpal Fatir yang sudah berdiri dibelakang tubuh anaknya. Ikut memeriksa luka anaknya itu.


” Sudahlah kalian tidak usah berlebihan ini hanya luka kecil ” Agam meraih tangan ibunya yang berada di atas kepalanya. Dia cium tangan ibunya berulang..


Memang benar, mau anak sudah dewasa bahkan sudah menikah pun orang tua tidak akan pernah berhenti mengkhawatirkan anak-anak nya.


” Awas kamu gam kalau membuat masalah" ancam Fatir beranjak dari tempatnya namun Agam berdiri dan memeluknya dari belakang.


” Lepaskan anak nakal ”


” Kamu khawatir padaku ayah ,apa kamu lupa dengan kata-kata mu saat aku pergi waktu itu ?”


" Oh kamu mau membahasnya ” Fatir setengah berteriak.


” Tidak tidak aku menyayangimu ayah ” Lirih Agam menggerakan tangannya.

__ADS_1


Agar Fatimah mendekat, lalu ketiganya berpelukan erat .


Keysha yang melihat suasana haru itu berkaca-kaca, andai dulu dia dan orang tuanya seperti itu .


Pastinya sangat bahagia.


____


Setelah selesai meluapkan rasa rindu kepada ayah dan Ibunya.


Agam dan Keysha pun pergi untuk menemui semuanya.


Agam tersenyum samar ,saat melihat Steve tengah duduk bersama Fani dan berbincang hangat berdua.


Sementara lintang menjadi lalat di hadapan keduanya,


berbeda dengan rasa senang nya Agam Keysha malah merasa kesal .


Kenapa Fani dekat dengan Steve, lalu Wishnu mau dijadikan apa .


Wishnu yang selama ini mendekati Fani.


” Ekhemm” Deheman Keysha membuat ketiganya menoleh.


” Lama sekali " Protes lintang.


” Sory sory aku di ajak makan dulu sama ayah mertua dan ibu mertuaku Lin ” Keysha sambil berjalan mendekati lintang dan duduk di sebelah sahabat nya itu.


Di ikuti oleh Agam duduk di sebelah Keysha.


Fani dan Steve pun salah tingkah, dan duduk berjauhan .


” Mas Agam rumahnya besar sekali hebat ” Puji lintang semangat.


” Maaf ini bukan rumah saya ,tapi rumah orang tua saya ” Agam menjawab sambil melirik Steve.


Lalu Agam menelfon pelayan agar membawakan makanan ke taman sekarang juga.


Makanan pun tersaji dengan baik , dan semuanya menyantap dengan semangatnya.


Waktu semakin sore , semuanya pamit untuk pulang.


Agam meminta Steve mengantar kedua gadis itu ke rumah nya masing-masing.


Dan Steve melakukannya dengan baik.


____


Malam hari nya...


Setelah Agam dan Keysha melaksanakan sholat magrib berjamaah, keduanya berbaring diatas tempat tidur .


Saling menatap langit-langit kamar dengan seksama.


” Mas ?” panggil Keysha


” Hemmm !”


” Mas inget ga waktu kita menikah , sikap key kurang baik kan sama kamu mas.


Emm mas pernah ada rasa kesal atau sesal ga nikahin key waktu itu ? ” tanya Keysha panjang lebar.


Agam pun menoleh ke arah isteri kecilnya, dia mendekatkan tubuhnya rapat pada Keysha. Lalu mencium bibir mungil itu sekilas .


Lalu Agam memandang lekat wajah penuh harap itu ,menanti jawaban darinya.


” Jangan menyesali masa lalu sayang, biarkan itu menjadi sebuah kenangan kita bersama.


Aku juga sadar menikahi seorang gadis kecil dan baru di tinggalkan oleh ayahnya ,


aku juga tahu kamu sangat frustasi waktu itu ,dan aku memakluminya” jawab Agam panjang lebar juga.


Lalu dia peluk tubuh kecil istrinya sampai benar-benar merapat dengan tubuh besarnya.


” Kamu ga kesel gitu mas sama aku waktu itu ?” tanya keysha lagi.

__ADS_1


” Kesel sih sedikit hehe” Agam pun mencium kembali bibir mungil istrinya.


Sangat dalam, dan Keysha pun membalasnya.


__ADS_2