
Agam pamit kepada istrinya untuk ke perusahaan bertemu dengan ayahnya, namun ternyata Agam malah pergi ke rumah dimana Damian tinggal musuh nya sedari dulu.
Sampai membuat keluarga Steve juga ikut merasakan kebiadaban seorang Damian.
Agam di hadang para anak bawahan Damian saat berhasil masuk melewati para penjaga di pintu gerbang.
p
” Aku sedang tidak ingin bermain, katakan pada tuan mu. Aku ingin bertemu ” Agam dengan suara tegas dan menyeramkan nya.
para pengawal itu seolah tuli dan malah melangkah untuk menyeret Agam.
” Aku yakin kalian mempunyai anak dan istri” kata Agam sambil menyibak ujung bajunya .
dan menampilkan sebuah senjata api disana , semua pengawal itu menciut takut
" Ada keperluan apa anda kemari tuan , tuan kami sedang tidak ingin di ganggu” lirih satu orang diantara lima orang tersebut memberanikan diri, menahan Agam dengan kata-kata.
” Apa ini !! " Agam pun mulai merasa malas dan tertawa kecil dan menatap semua orang dihadapannya.
” Saya mohon tuan pergilah !!” seorang pengawal dengan berbadan besar dan menyeramkan berbicara dengan memohon.
” Ya ampun, jangan membuat ekspresi seperti itu .
Aku benar-benar tidak mau membuat seorang anak menjadi yatim , dah seorang istri menjadi janda.
Cepat pergilah , sampaikan padanya mayor ingin bertemu ”
Setelah mendengar perintah Agam yang kedua kalinya, kelima orang tersebut saling berbisik.
Dan akhirnya satu perwakilan dari mereka berjalan mundur, dan masuk ke dalam rumah.
Langkah pengawal tersebut tertatih-tatih, sampai di depan pintu kamar Damian dia ketuk dengan tangan bergetar.
” Jangan ada yang menganggu ku, awas saja kalian ”. Ancaman Damian saat masuk ke dalam kamarnya dengan raut wajah kemurkaan nya.
” Sialan !!” Teriak Damian dari dalam kamarnya , dia benar-benar kesal saat kesenangan nya diganggu dengan ketukan pintu berkali-kali.
Damian tengah bersenang-senang dengan seorang wanita pekerja **** komersial,
seorang psk yang memiliki perkejaan menjual diri kepada laki-laki hidung belang.
Dengan upah dan uang yang mereka hargakan
” Sialan ” Teriak Damian lagi membuat anak buahnya semakin menekuk wajahnya.
Damian membuka pintu kamarnya kasar , dia cengkram kerah baju anak buahnya kasar
” Kenapa mengangguku , aku sedang bersenang-senang mati kau !!” bentak Damian sambil mengarahkan ujung senjata apinya ke dahi anak buahnya tersebut.
” Ampun tuan , diluar ada tamu yang ingin bertemu” Suara bergetar hebat dari bibir anak buahnya tidak membuat Damian berhenti.
” Siapa ha ,siapa yang berani datang tanpa membuat janji terlebih dahulu.
Kurang ajar ,,,,, " teriaknya lagi dengan handuk yang hampir melorot di pinggang nya.
” Sayang ayo lanjutkan
kita belum selesai. ” Ucap ******* nakal itu diatas ranjang mewah milik Damian.
Dengan desahan pusakanya yang terus keluar membuat Damian menurunkan senjata nya.
pengawal itu pun merasa lega.
” Diam wanita sialan , pergilah aku akan membayar mu nanti ” Teriak Damian membuat wanita itu loncat dari atas ranjang.
Dia punggut satu-satu pakaian yang berserak dilantai, lalu berlari ke arah kamar mandi di kamar tersebut.
Damian pun kembali mencengkram kerah baju anak buahnya. ” Siapa yang datang, berani sekali dia bertamu ke istana ku ” bentak Damian.
” Ma-yor tuan ” pengawal itu pun menjawab dengan terbata.
Damian terganggu dengan jawaban anak buahnya, tapi dia belum merasa yakin.
” Mayor siapa ? katakan padaku ?” teriak Damian tepat di hadapan wajah anak buah nya.
__ADS_1
” Eeee- itu ,,, saya tidak tahu namanya tuan .
Tapi dia bertubuh tinggi , dan memiliki wajah blasteran. ” Jawab dengan terbata lagi.
Dia hempas cengkraman nya di kerah baju anak buahnya, Damian pun terlihat berpikir keras.
Mau apa seorang mayor ke rumahnya, dan dia pun bisa menebak seorang pengabdi negara yang selalu melawan nya hanya agam dan senior nya.
” Bawa dia ke ruangan kerjaku , lima menit lagi aku siap " perintah Damian.
" Baik tuan !!”
Setelah mendapatkan perintah, anak buah itu pun langsung berlari ke arah tangga dan kembali berlari keluar dari rumah.
Agam yang mendengar perkataan orang tersebut, tersenyum sinis.
” Bagus juga caranya menerima tamu ” ucap Agam lalu berjalan mengikuti dua anak buah Damian ke tempat yang di maksud.
___
Sedangkan di tempat lain..
Keysha tengah berada di toilet kampus, dia gelisah dan tidak fokus .
Keysha merasa gelisah,
dengan suaminya.
Berkali-kali dia lirik ponselnya namun Agam tidak mengirimkan pesan penyemangat, seperti biasa.
” Woy !!” Teriak Fani mengangetkan Kesyha.
” apa sih ?" ketus Keysha sambil mendelik.
” Biasa aja kali key , kamu kenapa sih ngelamun terus dari tadi” tanya Fani sambil menepuk bahu Keysha
” Aku sedang khawatir sama suamiku fan,.dia kemana ya kenapa ga ngirimin pesan.
Haduh aku benar-benar khawatir, dia kan bekerja sebagai abdi negara.
" Berat juga ya punya suami abdi negara, tapi kamu harus bangga keyhsa.
Kamu juga ikut bagian ,
wahai ibu Persit ” Fani sambil mencubit pipi Keysha gemas.
” Ibu Persit, aku tidak pernah membayangkan sekilas pun akan menjadi seorang istri mayor
. Perkejaan yang beresiko, Dan mas Agam juga bilang dia akan bertugas lagi” Lirih Keysha dengan suara berat ingin menangis.
" Ya ampun, sabar ya key. Aku yakin nanti juga kamu akan terbiasa menjadi seorang istri mayor ” Fani memenangkan sahabat nya dan memeluk Keysha juga.
” Aku tidak tahu" ucap Keysha tidak percaya diri.
Fani pun menghela nafas panjang dan mengeluarkan nya kasar ,dia ajak kembali Keysha karena tugas mereka belum selesai.
_______
Kembali ke rumah Damian....
Agam duduk di sebuah kursi plastik-, dia pun Mencibir Damian berkali-kali..Orang kaya kursinya dari plastik, makinya.
Terdengar suara handel pintu yang di putar lalu di tarik,
Agam pun menoleh ke pintu itu.
Sosok anak buah Damian terlihat, di susul sosok Damian yang menyebalkan bagi agam
mengikuti dari belakang.
” Keluar " Titah Damian kepada anak buahnya yang masuk tanpa di minta.
” Tidak usah bertele-tele,aku kemari ingin membuat perhitungan dengan kamu .
Berani sekali membentak istri ku kemarin ” Agam berbicara dengan nada tinggi.
__ADS_1
” Hahaha” Damian tertawa meremehkan. ” Itu adalah akibat dari perbuatan istri mu mayor ,berani sekali bersikap kurang ajar kepada Danish” Jawab Damian dengan suara tinggi juga.
” Dan kenapa kamu masih menginjakan kaki di negara ku Dam , pergilah sebelum aku bertindak .
Aku sabar, tapi setelah aku tahu kamu yang membuat istriku koma beberapa bulan lalu , aku berubah pikiran.
Ayo kita bertarung secara jantan, atau aku juga akan menyakiti adikmu itu” lalu agam menyunggingkan senyum nya.
” Berengsek kamu !!” Teriak Damian tidak terima Danish di libatkan.
Dia berdiri, dan menunjuk-nunjuk wajah Agam dengan jarinya.
Agam hanya tersenyum sinis, melihat kepanikan di wajah Damian . ” Aku sangat menyayangi istriku, kamu juga kan seperti itu kepada Danish?” Ucap Agam ikut berdiri menantang Damian
Damian pun sontak merogoh senjata api nya dari pinggang nya itu.
Dia arahkan senjatanya kepada Agam, Agam malah tertawa menampik reaksi Damian.
” Pengecutnya jagoan ini ” ledek Agam ikut memainkan senjata nya.
Dorrr... Dorrr ...
Suara tembakan menggelegar , agam mengarahkan tembakannya pada semua benda diruangan tersebut.
Mata Damian membulat , dan menembakan peluru nya ke langit-langit ruangan kerjanya,. agar Agam berhenti
” Hufffft... Segera pergi dari negara ku dan bawa adik berengsek mu Dam” Ancam agam setelah meniup ujung senjatanya dengan cool nya.
Agam pun meletakan kembali senjatanya ke pinggang,dia tersenyum meledek Damian.
Langkah kakinya pun sampai di hadapan pintu, selangkah lagi dia akan keluar dari ruangan tersebut.
” ******* ” Teriak Damian
Melemparkan senjatanya hingga menghantam bagian belakang kepala Agam, Agam pun meringis dan memegang kepalanya.
Basah , hantaman keras itu membuat kepalanya berdarah.
Agam yang sudah tidak tahan menahan amarahnya itu, berlari ke arah Damian.
Keduanya pun berkelahi tanpa mengunakan senjata, Agam benar-benar menumpahkan rasa kesalnya sekarang.
” Jangan menganggu keluargaku Sialan” ancam Agam setengah berteriak
” Aggghhhh, kau yang membuat pengantin wanitaku kabur.
Kau juga yang dulu membunuh ayah dan ibuku, mayor sialan” teriak Damian di tengah ringisanya.
” Masalah keluargamu itu adalah sebuah kecelakaan,
lalu siapa pengantin mu yang kabur karena aku ha?” teriak Agam mencengkram kerah kemeja yang di pakai Damian
” Hahha kau terganggu mayor ? ayo pukuli aku lagi.
Dan jika aku mati, lihat saja nasib Keysha nanti.
Itu akan lebih parah dari saat aku menabraknya ” Ancam Damian dengan bibir yang terus mengeluarkan darah segar.
Agam menghempaskan tubuh Damian yang dia angkat kasar ke ata lantai, dia gelap darah yang juga mengalir dari keningnya.
” Kamu mau kemana mayor ?
kau mencuri pengantin ku mayor,
Megan ku.
Prajurit sialan,
aku mengincar Keysha agar kamu juga merasakan bagaimana kehilangan wanita seperti ku ,,, uhuk uhuk” Setelah bebicara Damian terbatuk kembali dengan darah yang terus keluar dari mulutnya.
Agam yang mendengar perkataan Damian pun menggelengkan kepalanya berkali-kali,dan berjalan cepat meninggalkan Damian.
” Kenapa kamu menyebutkan namaku Megan, gara-gara kamu Keysha hampir tiada ”
lirih Agam di sepanjang nya keluar dari rumah Damian.
__ADS_1