
Keysha duduk sambil mengenakan baju gamis yang di pilihkan ini mertuanya. Dia terpaksa karena tidak mungkin melaksanakan acara ijab qobul dengan baju santainya seperti tadi.
Agam mendekat dengan membawa kantung kresek ditangannya.
" Jauhkan aku dari dia ,aku mohon " Jerit keysha dalam hatinya.
Agam mendekat , duduk disebelah istri kecilnya. Keysha yang tidak perduli hanya diam , tidak menoleh ke arah dimana Agam menatapnya.
" Kamu belum makan dan minum. Makan ini , secepatnya ini perintah pertama dari suami mu !" Ucapan Agam berhasil membuat keysha menoleh padanya walaupun sambil cemberut.
" Aku mohon ,jangan berlebihan. Kita hanya terpaksa menikah. Hemmm ,iya iya aku belum berterimakasih kepada mu karena bersedia menuruti keinginan ayah ku " keysha sambil masih cemberut.
Agam tersenyum tipis melihat nya. Ternyata dari jarak dekat seperti itu istri kecilnya, benar-benar cantik dan lucu.
" Makan dulu ,nanti di lanjut ngomel nya " menyodorkan roti yang sudah Agam buka . So sweet..
Begitu juga dengan air mineral , Keysha hanya tinggal menikmatinya.
" Kau harus membawa barang ² mu ke rumah ku , kita akan tinggal bersama mulai hari ini " Agam tanpa ragu sambik mengacak rambut keysha.
" Diam !!" Keysha tidak terima menepis tangan suaminya kasar.
Agam tidak perduli dengan hal itu . Sudah hak nya menyentuh istri nya kapan saja jika dia mau.
" Cepat selesaikan , barang² mu pasti banyak "
" Sangaaaaattt banyak,aku rasa tidak perlu tinggal dirumah mu. Aku akan tetap di rumah ku saja " Ketus keysha.
" Tidak bisa seperti itu ,kita suami istri dan kamu tanggung jawab ku mulai dari sekarang dan selamanya " Kalimat terakhir Agam garis bawahi. Agar pemikiran keysha untuk berpisah dengannya lenyap , Agam sangat tahu bagaimana pemikiran² gadis di posisi keysha seperti sekarang.
" Aku merasa sangat geli di kalimat terkahir, apa benar dia tidak akan mau berpisah setelah ayah sembuh? " Keysha menatap lekat Agam disebelahnya.
" Aku memang tampan ,tapi jangan seperti itu juga " Agam malu-malu.
" Kepedean banget kamu " Mendelik kesal dan langsung menatap hal lain .
__ADS_1
Agam tersenyum lebar . Dan diam tanpa berbicara kembali. Rasa²nya dia mulai menyukai istri kecilnya , walaupun baru beberapa jam menjalin ikatan suami istri.
" Non , nyonya sudah sadar " bibi datang membawa kabar gembira , Keysha langsung berlari ke arah ruangan ibunya di rawat.
" Serasi juga nona sama mas Agam " Ucap bibi memperhatikan keysha dan Agam yang melangkah bersama.
Angel menatap putri beserta Agam mendekati ranjang. Sedikit heran karena dia belum tahu apa-apa.
" Alhamdulillah ibu sudah sadar , bagian mana yang sakit bu ? Keysha obati" Keysha berkaca-kaca,antara haru dan rasa bahagia menyelimuti dirinya sekarang. " Keysha senang ibu siuman " Tambahnya mencium pipi angel lembut.
" Iya Alhamdulillah ,eh nak Agam . Terimakasih sudah nenggokin Tante "
" Tidak masalah IBU " Kata Agam terakhir membuat angel shok.
" Ibu? kenapa memanggilku ibu Agam?" Angel dengan suara parau tak bertenaga.
" Aku sudah menjadi suami dari anak mu. Dan kamu adalah ibu mertuaku " Ucap Agam meraih tangan angel dan mencium nya lembut.
Keysha mendelik kesal apa perlu disaat seperti ini ,sempat²nya memperkenalkan diri.
Agam tersenyum ke arah isteri kecilnya yang menatapnya penuh kekesalan.
Keysha hanya diam dan tersenyum tipis. " Ayah belum sadar maksimal bu ,ayo kita lihat sama-sama " Ajak keysha.
" Maafkan ibu nak ,ibu masih lemas bukannya tidak khawatir kepada ayah mu "
" Oh ya sudah ,ibu istirahat saja lagi ya . Keysha mau pulang dulu " Matanya melirik Agam.
" Iya , pulang lah nak . Kamu harus segera mengikuti dimana suamimu tinggal " Nasih dari Angel.
Agam dan keysha keluar dari ruangan. Setelah pamit dan keysha meminta bibi menjaga ibunya sampai dia kembali lagi.
Di perjalanan menuju luar rumah sakit. Agam dan keysha saling diam ,mendiami dalam pikiran mereka masing-masing.
" Malam ini akan menjadi malam pertama . Aku mohon selamat kan Keysha ya Allah ,
__ADS_1
keysha tidak mau melayani pria yang tidak Keysha sukai " Tangis keysha dalam hatinya.
Agam membuka pintu mobil , mempersilahkan istrinya masuk diselingi senyum dari bibirnya. Keysha sampai terbelalak melihat tingkah Agam seperti suami siaga untuk nya .
Mobil melaju dengan kecepatan sedang, keysha memilih membuang muka menatap keluar kaca mobil .
Agam meliriknya berkali-kali ,menanti pembicaraan dari bibir mungil istri nya.
" Kamu tidak apa-apa?" Tanya Agam
" Tidak usah bertanya , kita hanya suami isteri paksaan. Kamu bisa menganggap ku tidak ada saat ini " Keysha dengan tetap tidak berpaling ke arah Agam suaminya.
" Jangan jutek kalo sama suami. Dosa !" Delik Agam tidak suka dengan tingkah tidak sopan keysha padanya.
" Dosa ? dosa hanya berlaku untuk pasangan suami istri beneran. Sedangkan kita?" Ketus Keysha berpaling dari posisinya dan menatap lekat Agam yang tengah mengemudi.
" Dan , berapa umur mu tuan Agam pranata?" Tanya Keysha penasaran.
" 30 tahun. " Agam tegas .
" Ayah kamu menikahkan ku dengan pria tua ..Hiksss " Keysha menangis.
Agam yang mendengar rutukan keysha karena menikah dengannya merasa sedih.
Setuan itukah aku ?
" Aku baru berusia belasan tahun . Apa kamu tidak menolak saat ayahku meminta mu menjadi suami anaknya?"
" Kenapa menolak? kamu cantik siapa saja mau jika menikah dengan mu ?" Goda Agam dengan senyuman aneh dari bibir nya.
" Berhenti membuat ekspresi mesum !!" Keysha setengah berteriak.
" Mesum ? aku memuji mu nona!!" ucap Agam sambil melirik Keysha.
___
__ADS_1
Like komen dan Vote ya .
Dukung author dengan komentar yang bikin mood author baik.