Menikahi Pria Dewasa

Menikahi Pria Dewasa
part 53


__ADS_3

di perjalanan menuju rumah sakit ,Agam dan Keysha saling diam²an.


Agam yang bingung harus menyampaikan seperti apa tentang almarhum Bram.


Sedangkan keysha bingung , kenapa Agam menjemputnya mendadak.


” kakak !” lirih Keysha.


” Apa sayang , sepertinya kamu ingin berbicara. Ayo katakan” Agam menepikan mobilnya.


Dan mengelus² kepala Keysha berulang.


” Kenapa kamu menjeputku tiba-tiba , ini jalan ke rumah sakit.


Apa terjadi sesuatu pada ayah kak ?” tanya Keysha membuat Agam menghentikan tangannnya.


keysha menatap tangan itu yang berhenti, jelas Agam terusik. ” ngomong kak ,jangan sampe kamu nyembunyiin sesuatu dariku ” Ancam Keysha.


Agam terdiam , menatap lurus ke depan.


Tidak mau menatap Keysha.


Keysha menarik pipi Agam dengan telapak tangan nya, membuat Agam dan dirinya saling menatap lekat.


” Aku akan memberi tahumu sayang, tapi ak mohon jangan lupa agar tetap membuat kesadaraumu terjaga ”


” tentu saja, Memangnya aku kenapa ?” jawab Keysha sambil cemberut.


” Dengar..” Agam memegang kedua bahu Keysha , menatap mata cantik itu yang sangat penasaran. ” Ayah Bram sudah meninggal”


ucapan Agam ditanggapi oleh Keysa dengan air mata.


” Kamu bohong hiks !” Dengan isakan tangisnya keysha berbicara


” Aku tidak berbohong sayang , ayah Bram sudah meninggalkan kita semua ” membernarkan perkataannya sebelumnya.


Keysha menatap suaminya, tidak ada keraguan di wajah suaminya itu.


Tidak mungkin juga agam berbohong soal kematian , Keysha merasa perih di sudut matanya.


Air mata kehilangan itu jatuh sangat deeas.


Dan merasakan sakit dikepala nya ,


matanya terpejam lembat. Wajah agak mulai memudar .


Keysha pingsan tidak sadar diri.


” Sayang buka matamu”agam menepuk pipi Keysha kanan kiri, dan berusaha menggoyankan tubuh mungil Keysha juga.


Agam langsung mengubah posisi kursi mobil ,agar dia bisa membaringkan tubuh istrinya.


setelah itu Agam menancap gas pol, menuju rumah sakit.


__

__ADS_1


Sesampainya di rumah saki ,Agam menggendong istrinya keluar dari mobil.


Menggendong Keysha berlari kedalam rumah sakit.


” Agam kenapa dia ” Tanya Megan yang memang seorang Dokter.


” tolong dia ,dia pigsan. Dia istriku”


ucapan Agam seperti sebuah angin kencang yang memporak-porandakan isi hati Megan.


Dia menatap gadis yang sudah agam baringkan di ranjang.


” Jelas Agam sangat menyukainya, sangat muda dan cantik.


Sedangkan aku , aku yang sudah berumur ini ”


Megan bergumam.


” Megan kau sedang apa disana, cepat tolong lah istriku” suara Agam sangat tinggi.


Sampai membuyarkan lamunan Megan.


”Sorry , ok akan memeriksa nya .


Tolong kau keluar dulu !”


Agam langsung dari ruangan , membiarkan Megan memeriksa Keysha.


Ponselnya berdering.


Agam langsung mengangkat telfon dari adiknya Arfan


" Aku sudan dirumah sakit ,temui aku diruangan UGD ” Panggilan terputus.


Agam mengusap wajahnya kasar.


Dan duduk dikursi besi RS , menunggu sampai Megan keluar.


Dari kejauhan, terlihat Arfan yang berjalan santai mengarah ke Agam yang masih duduk.


” kamu kenapa disini, ayah menunggu mu ” Arfan berdiri didepan Agam.


Agam mendongak menatap adiknya yang terlihat serius.


” Aku disini ,bukan tanpa alasan.


istriku tidak sadarkan dir ,dia pingsan”


" Apa ?". ekspresi kaget Arfan.


Dia ikut duduk bersama kakaknya yang terlihat menyedihkan tersebut.


Setelah menunggu akhirnya Megan keluar.


Dan Agam yang ingin mendengar kondisi istrinya langsung berdiri menghampiri Megan, di susul oleh Arfan yang ikut berdiri.

__ADS_1


” Megan , bagaimana keadaan Istriku.


Apa dia baik-baik saja ?” tanya Agam cemas.


” Iya dia baik-baik saja , dan juga sudah sadar. Dia sangat shok ,aku harap kamu berhati-hati saat berbicara dengannya" nasehat Megan sebagai seorang dokter.


” Baiklah!” Agam langsung masuk ke dalam ruangan dimana Keysha berada.


Dan Arfan menunggu diluar, Megan memperhatikan wanita dewasa dihadapanya.


" kamu Arfan kan?" tanya Megan dengan senyuman manisnya.


” Iya saya Arfan ” jawab Arga menjabat tangan Megan.


” Wah makin tampan aja nih ,mau nyaingin agak ya ?" goda Megan


” hahaha , aku tidak akan mampu menyainginya. Apa kamu mengenal kakakku?” tanya Arfan ragu-ragu


" hemmm,iya aku mengenalnya. Dia teman sekolah ku !” Jawab Megan.


” Oh pantas saja kalian terlihat akrab”


” iya , eh dulu Agam sering ngomongin kamu lo fan ” Megan mengubah topik pembicaraan.


" Benarkah? ” Arfan tersenyum antusias.


” Iya,dia sering menceritakan tentang keluarganya kepada teman²nya dulu !!"


” memang abangku sangat menyayangi kami, "


" tentu saja , apalagi kamu adiknya yang sangat ganteng ini ” Megan menepuk bahu Arfan. ”


” ha-ha aku tidak setampan dirinya ,emmm apa kita bisa minum teh bersama jika kamu tidak sibuk ” jiwa playboy nya keluar.


" Tentu , oh ini. Ini kartu namaku.


kamu bisa menghubungi ku kapan saja " Megan menyodorkan kartu namanya.


Arfan menerimanya tanpa ragu.


___


Agam menatap keysha khawatir,dan berjalan mendekati ranjang itu.


keysha menoleh,melihat suimunya agam mendekatinya.


” kakak ,hikss " Keysha kembali menangis.


Agam menenggelamkan wajh Keysha di perutnya , memeluk sekaligus menenangkan Keysha yang terguncang.


" Kamu harus ikhlas sayang, jika kamu ingin ayah juga ikhlas meninggalkan mu ” ucap Agam menunduk, mencium kepala istrinya.


” Aku ingin kesana kakak , aku ingin melihat ayah untuk terkahir kali." Pinta Keysha.


Agam menyanggupi permintaan istrinya,

__ADS_1


asal Keysha mau tenang dan menerima kenyataan tersebut.


Bersambung...


__ADS_2