
Waktu berjalan cepat, Keysha,Agam dan yang lain mulai menyantap makanan dihadapan mereka .
Sangat enak dan lezat, Agam pun mendongak saat melihat Arfan berjalan ke arahnya dengan Steve.
Ternyata keduanya bertemu diparkiran , walupun Arfan belum mempercayai Steve.
” Bang emang dia teman kamu ,?” Tanya Arfan yang langsung ke inti. Itulah yang ingin dia tanyakan.
Semua orang yang tengah menyantap makanan pun melirik ke arah Arfan, raut wajah berbinar lintang dan Fani terlihat jelas.
Dan itu membuat Keysha was-was.
” Kak Arfan bukan sih ini ? wah kebetulan kita ketemu lagi ” Ucap lintang sambil berdiri .
” Kak Arfan apa kabar?” Tanya Fani membuat Keysha semakin frustasi.
Agam pun memperhatikan teman-teman istrinya itu.
Mereka mengenal adiknya ternyata.
Dan beralih menatap Keysha di sampingnya, sampai Keysha berkeringat dingin sekarang.
” Jangan sampai kamu ngomong aneh-aneh ya Lin....” Gumam Keysha.
” Aku baik ” Jawab Arfan dengan pertanyaan Fani tadi.
” Kak Arfan ini idola kita yan key , kamu apalagi yang sering ngirimin hadiah buat kak Arfan dulu .
Hadiah yang aneh-aneh sampai kamu kelelahan sendiri,
emmm kak Arfan makin ganteng” Ucap lintang dengan riangnya.
Fani dan Keysha pun saling berkedip-kedip susah .
Glek..
Keysha menekan ludahnya kasar , dan merutuki lintang dalam hatinya.
” Aku bersumpah demi langit dan bumi ingin rasanya menenggelamkan kamu
lintang g g.....” Teriak Keysha bergumam.
Agam pun yang merasa benar-benar kecewa ,dia merasa saingannya bukan hanya anak-anak seumuran istrinya tapi Arfan juga sekarang.
Dia kepal sendol dan garpu ditangannya sekuat tenaga, sampai kedua alat tempur makan tersebut bengkok!.
” Ya ampun ” Teriak lintang merasa bodoh dengan kata-katanya tadi.
” Awas kamu Lin...” Berbisik Keysha sambil menatap lintang.
Suasana hening tercipta , Steve yang merasa tidak harus ikut campur pun duduk begitu saja disebelah Fani.
Fani sampai gugup melihat idola kampus itu duduk didekat nya ,rasa yang belum pernah dia rasakan sebelumnya .
__ADS_1
Ada perasaan gugup sekaligus senang.
Agam pun berdiri menarik tangan istrinya, agar Keysha juga ikut berdiri.
Dia pasang wajah mengecewakan sekaligus sedih.
” Silahkan makan semuanya , saya dan Keysha pamit dulu.
Habiskan baik-baik ok ,saya sangat tidak menyukai makanan terbuang begitu saja” Agam sambil tersenyum paksa..
” Tentu mayor !!” Jawab Steve.
” Baik mas Agam ” Di susul Fani.
Agam pun menarik-narik tangan Keysha agar mengikuti langkahnya, namun Keysha terus menoleh entah berbisik apa dia tapi yang pasti Keysha meminta pertolongan.
Agam benar-benar terlihat sangat marah.
Fani dan yang lainnya mengenyit, saat melihat Steve makan tanpa rasa bersalah dengan situasi di sekeliling nya.
” Idola kenapa kamu tidak kuliah hari ini?”
tanya Fani tiba-tiba.
” Aku seorang tentara, kenapa harus kuliah ?” jawab Steve dengan nada datar .
Lalu menikmati makanan nya kembali.
Di ikuti oleh Arfan.
Sementara dilantai dua restoran tersebut , Agam mengajak Keysha ke teras .
Terasa udara yang menyengat kulit, sangat panas.
Apalagi Agam yang merasa seluruh inci tubuhnya terbakar api cemburu.
Keysha yang melihat Agam membelakanginya merasa sedih, dan juga bingung.
Sekarang dia harus apa ? mengatakan apa yang akan membuat suaminya mengerti.
Bahwa semua itu hanya kisah masa lalunya, cinta monyet nya yang tidak akan pernah sebanding dengan kisah cintanya kini bersama Agam.
” katakan sayang ?" Ucap Agam tanpa menoleh untuk melihat istrinya.
” Katakan apa mas ?kamu udah tahu kan semuanya dari ucapan lintang tadi ?” Lirih Keysha berjalan mendekati suaminya.
” Bukan itu sayang , katakan padaku apa kamu masih memiliki perasaan kepada Arfan?
lalu semuanya yang kita lalu bersama itu apa?” Bentak Agam dengan nada tinggi membuat Keysha berhenti melangkah karena takut.
” Ma-s...” Keysha terbata ingin menjelaskan namun air matanya mendahului nya.
Dia menangis tersedu-sedu, karena bingung dan takut Agam akan membencinya
__ADS_1
Agam yang mendengar istrinya menangis berbalik karena merasa cemas.
” Ya ampun , anak ini ” Ucap Agam sambil mendekap tubuh mungil Keysha didadanya.
Dia peluk erat istri kecilnya karena terlihat jelas kalau Keysha ketakutan. ” Apa aku terlalu berteriak sama kamu tadi sayang ?
maafkan aku ” Tambah Agam mencium Kepala istrinya.
Keysha mengenyit, kenapa suaminya yang meminta maaf harusnya dia kan .
karena dia tidak menceritakan secata detail perihal masa lalunya.
” Key yang harusnya minta maaf,
maafin Keysha mas. Tapi sungguh itu cuma masa lalu , key cuma kagum sama dia.
Rasa cinta dan sayang ini cuma untuk kamu mas hiks,,,,,” Keysha menangis dan membalas pelukan suaminya.
” Tidak apa-apa sayang ,aku percaya.
Kalau kamu tulus menjadi istriku selama ini ,maafkan aku yang membentak mu tadi ”
Lirih Agam sambil tersenyum secerah matahari siang itu, dan keysha pun melepaskan pelukannya.
Dia tatap suaminya yang ramah tidak seperti tadi , penuh dengan aura kecemburuan.
” Tapi aku akan bertanya dengan detail kepada Arfan, ” Gumam Agam.
” Teman-teman kamu pasti nungguin, kita turun atau menghabiskan waktu siang yang sangat Hot ini ?" Goda Agam sambil tersenyum mesum.
” Mas nakal !” Uvap Keysha dengan nada imutnya lalu mencubit pipi suaminya lembut.
” Jangan membuat ekspresi seperti itu sayang , aku tidak kuat ” Ucap Agam dengan suara serak menginginkan suatu malam yang panjang seperti biasanya.
Keysha pun lari terbirit-birit meninggalkan Agam yang sepertinya akan menciumnya.
Agam menggelengkan kepalanya dan tertawa renyah , melihat kepanikan Keysha.
Kedatangan Agam dan Keysha dari lantai dua resto megah tersebut, membuat lintang dan Fani kompak berdiri .
Di ikuti Arfan yang merasa hari ini Agam akan habis-habisan menginterogasi nya.
” Apa kalian sudah selesai menghabiskan makanannya?” Tanya Agam sambil menatap tajam Arfan.
" Sudah mayor!” Steve seorang yang menjawab pertanyaan Agam rupanya.
Yang lainnya diam membisu.
” Baik, aku dan istriku akan pulang.
Arfan kamu antar lintang dan kamu Steve antarkan Fani , kami duluan ”
Agam pun menggandeng istrinya pergi meninggalkan semuanya.
__ADS_1