
Setelah Agam berhasil mengantarkan Sera ke rumah kakek dan neneknya. Agam pulang dengan wajah ditekuk, karena dia dimarahi oleh kakeknya.
Sera memang pintar mengambil hati kakek Agam, sampai Agam sendiri merasa kewalahan tidak bisa membantah kakek nya.
" mas kamu dari mana ,ini udah malam loh.Kamu loyo banget sih ” Keysha membuat Agam mendongak dan tersenyum padanya.
" aku merindukan kamu sayang" Agam langsung memeluk Keysha, padahal keduanya sedang berada di lantai bawah.
" Mas lepasin, ini bukan rumah kita mas. Di rumah kamu boleh memelukku kapan pun,tapi ini dirumah orang tua kamu" Keysha berbisik lalu melapaskan pelukan suaminya.
" Ya sudah ayo kita pulang saja , jam berapa ini ” Agam melirik jam tangannya
" ini udah jam 10 malam mas ,ga mau ah pulang jam segini.
Takut ” Keysha bergidik ngeri dia sering mendengar jika larut malam dipergunakan untuk keluar, banyak orang-orang jahat berkeliaran di malam hari.
” Ya sudah kita nginep aja lah ,sayang aku mau teh hangat. Aku mau mandi dulu ya ” Agam pun melangkah ke arah tangga setelah mengusap kepala istrinya.
Keysha pun pergi ke dapur untuk membuatkan teh, Keysha sudah bisa membuat teh untuk dirinya sendiri dan Agam. yang kedua , Keysha juga sudah bisa memasak mie instan dan kopi sesuai takaran dengan benar. Untuk suaminya.
” dimana ya ?" Keysha bingung karena dia tidak bisa menemukan gula pasir didapur.
Semua laci dan lemari dia buka ,namun tidak ketemu juga.
” cari apa ?" tanya Aisyah dengan wajah polos tanpa cadarnya. Hanya kerudung hitam yang dia pakai sekarang.
” Siapa ya ?" Keysha bingung.
Aisyah sampai tertawa melihat wajah polos sedang kebingungan itu .
” Aku Ais keysha" saking gemasnya Aisyah mencubit kedua pipi Keysa dengan dua tangan.
" Aduh ,aku pikir siapa . Mba ais cantik hehe" Keysha memuji dan mengusap-usap pipinya yang terasa sakit.
” Heeheh maaf ya bikin kaget, tadi kamu lagi cari mba Keysha?” tanya Aisyah santai.
" hah?" Keysha kaget dengan sebutan Aisyah padanya. ” Key aja mba ais , jangan pake mba segala , tadi key nyari gula pasir. Dimana ya mba ?"
” kan kamu istri mas Agam ,aku harus sopan sama kamu mba key.
Gula ada dihadapan kamu mba key ”
Keysha langsung melirik meja dihadapanya. Dan dia pun merasa malu.
” Hehehehe aku ga lihat tadi mba ," Keysha pun meraih toples kaca berisikan gula yang dia cari.
__ADS_1
” Mas Agam pasti pengen teh ya mba key ?" tanya Aisyah sambil melihat keysha mulai memasak air panas.
" Hahahaha aku mohon mba ais ,jangan manggil key kayak gitu” Keysha malu.
” Iya ga apa-apa dong!"
” ah jangan mba key mohon ” Keysha benar-benar malu.
" ya udah kamu kamu juga jangan manggil aku Mba ya ” Aisyah ikut-ikutan.
" ih ko gitu sih , kan mba ais lebih tua dari key" timpal Keysha sambil menuangkan satu sendok gula pasir ke dalam gelas.
” tapi kamu juga kan istri nya mas aku , mas Agam suami kamu Keysha"
" iya iya deh.Gini aja key manggil mba ais ,mba ais manggil aku adek” lebih aneh.
” Itu lebih tidak masuk akal Keysha" protes Aisyah.
" Ya biarin. Key jujur ya , key suka ngarepin punya kakak perempuan kayak mba ais.
udah cantik baik lagi , mau nolongin aku waktu di mall tadi ” Keysha tersenyun lebar.
" kamu kan kakak ipar aku masa manggilnya adek ,
Aisyah tertawa kecil diikuti oleh Keysha, keduanya tertawa-tawa gembira .
Sampai membuat kegaduhan didalam dapur.
Sedangkan didalam kamar,Agam sedang mengeringkan rambutnya. Karena dia baru selesai mandi, walaupun sudah malam.
Tapi tetap mandi jika tubuhnya terasa lengket, ditambah tidak mau Keysha mencium aroma kecut dari tubuhnya.
Suara ponsel pun tiba-tiba menghentikan aktivitas Agam. Agam mencari suara yang berasal dari ponsel istrinya, nada dering yang tidak pernah Keysha ganti kecuali ringtone untuk no ponselnya.
Agam melotot saat melihat siapa yang menelfon Istrinya malam-malam.
Karena penasaran Agam pun mengangkat panggilan tersebut walaupun dalam hatinya tidak kuasa.
" Halo assalamualaikum key , kamu masih melek ?
key aku mau tanya apa pak Vino macam-macam sama kamu.
Aku ga percaya kalau caley saudaraku menelfon pak Vino,dan memberitahukan bahwa mas Agam lagi ga ada.
kamu baik-baik aja key?" suara farel dengan nafas yang tidak beraturan. " halo Keysha, kenapa kamu diam?” tanya farel lagi.
__ADS_1
Farel bingung karena dia tidak mendengar suara Keysha,hanya hembusan nafas yang kasar yang farel dengar. " Key apa kamu mengangkat telfon sambil tidur?” terus bertanya.
” Ekhemmmmmmm" demenan keras dari Agam membuat farel menjatuhkan ponselnya tiba-tiba. Dia benar-benar kaget , yang mengangkat telfonnya adalah Agam.
Farel pun dengan susah payah mengambil ponselnya dilantai.
Tuttt farel tidak sengaja mematikan panggilannya, sampai dia takut sendiri
” ****** ******!" histeris farel sambil loncat-loncat menatap layar ponselnya.
Sedangkan Agam kesal dan tidak sengaja membanting ponsel Keysha, sampai dia kaget sendiri.
" Sial , kebablasan” gerutu Agam kepada diri sendiri. Lalu dia usap layar ponsel istrinya setelah dua ambil tadi.
Agam berpikir keras,apa maksud dari perkataan Farel. Dan vino ,apa yang dibuat Vino sampai terdengar sangat khawatir.
Sementara itu Keysha sudah siap untuk ke kamar , dengan nampan yang berisi teh hangat dan juga cemilan. Takut-takut jika suaminya juga lapar.
Sesampainya didepan pintu Keysha kesusahan membukakan pintu, sehingga dia menendang pintu kasar hingga terbuka dengan bantingan yang sangat keras.
Sampai agam dibuatnya kaget.
" astagfirullah,aku sudah tua sayang. Jika aku serangan jantung gimana!" Agam cemberut.
" maaf mas " Keysha tersenyun dan melangkah mendekati suaminya.
Suaminya yang tidak memakai baju, hanya handuk berwarna putih yang melingkar di pinggang nya.
” Ini mas teh nya ,key juga bawain cemilan. Barangkali suamiku ini lapar" Keysha berbicara dengan kedua mata berbinar, pamer jika dia bisa melayani suaminya walaupun sedikit. Sekaligus ingin dipuji.
” Ok terimakasih ” Singkat Agam masih memikirkan Farel dan Vino,di tambah Caley juga yang disebutkan Farel.
” Hanya itu ? menyebalkan” berbisik Keysha sambil cemberut dan masuk ke dalam kamar mandi. Untuk bersiap tidur.
Setelah Keysha selesai mencuci tangan dan kakinya,tidak lupa dengan menggosok gigi juga. Dia keluar dengan baju yang memperlihatkan paha dan dadanya.
Tapi Agam cuek bebek hanya melirik dan kembali dengan ponselnya.
Keysha benar-benar kesal ,dia jatuhkan tubuhnya kasar ke atas ranjang. Wanita mana yang tidak kesal , sudah bersiap dan memakai baku seksi. Tapi suami masih tidak peduli juga.
Keysha pun tertidur pulas , melupakan keinginannya.
Agam yang sudah tidak tahan menahan tawanya, menutup rapat mulutnya dan tertawa-tawa . Dia tahu Keysha kenapa tadi , sampai menggodanya.
namun Agam tidak bisa melakukan malam yang panjang malam ini ,dia harus keluar untuk menemui Steve.
__ADS_1