
Agam tengah berada di sebuah cafe bersama Eugene, mendengarkan cerita Eugene.
Menceritakan bagaimana Sera menyakiti Keysha, dan Keysha hanya menangis seperti biasanya.
" Aku bingung kenapa Keysha lemah sekali" Ucap Agam setelah selesai mendengarkan Eugene.
" Namanya juga cewek , kalo Keysha sekuat kamu kan ga lucu mas. Unyu-unyu nya hilang nanti" Eugene sambil menyeruput secangkir kopi nya.
" Tidak perlu sekuat aku , maksud ku itu. Apa dia setidaknya bisa melawan walaupun dengan kata-kata, tidak perlu dengan kekerasan.
Jika kamu ga ada entah apa yang terjadi dengan anak itu " Agam cemas.
" " Anak-anak” anak itu istri kamu mas bro!” Eugene mendelik sebal.
” aku juga ingat,sangat ingat malahan” timpal Agam kesal.
____
Di supermarket...
Wishnu benar-benar membayar belanjaan wanita tersebut.
” Baik makasih mas " Ucap kasir yang cari perhatian Wishnu.
" Lain kali simpan dompet mu dengan benar" Wishnu pun mendorong tubuh gadis itu karena menghalanginya.
Gadis itu hanya diam dengan menenteng belanjaan nya ditangan kiri , lalu pergi karena semua mata tertuju padanya dan Wishnu.
Setelah wanita itu pergi , Wishnu menatap kepergian gadis tersebut.
Yang terlihat sangat malu sampai lupa berterima kasih kepadanya.
Wishnu pun membayar semua belanjaannya,dan pergi meninggalkan kerumunan.
Saat dia keluar dari supermarket, tangannya ditarik kuat-kuat.
" Apasih ini !!" Protes Wishnu dan menepis tanyan yang menariknya.
" Aku minta alamat kamu ,semua yang kamu keluarkan untuk membayar berlanjaanku akan aku ganti. Nomor ponsel mu ?" Wanita tersebut sudah siap menyimpan no ponsel Wishnu dengan ponselnya
__ADS_1
" Tidak perlu , aku sudah lupa !" Sombongnya Wishnu berkata.
” Sombong ,aku benar-benar akan menggantinya . Perkenalkan aku Raya ” Raya menyodorkan tangannya tapi Wishnu acuh tidak peduli.
” Aku harus pergi ” ucap Wishnu melangkah pergi.
Tapi Raya menghadangnya, sekaligus merentangkan kedua tangannya agar Wishnu tidak pergi .
” Awas!" teriak Wishnu.
Raya sampai kaget mendengar Wishnu berteriak.
” Astaga,aku hanya ingin meminta no ponsel kamu " Ucap Raya terus menatap Wishnu. Begitu juga sebaliknya.
” Aku sudah bilang tidak perlu di ganti' teriak Wishnu lagi.
Keduanya pun bertengkar dan sama-sama bersikukuh. Raya yang ingin membayar semua yang dibayar oleh Wishnu, sedangkan Wishnu tidak mau lebih lanjut berdebat dengan Raya.
" Aku mohon aku akan membayar nya ,aku tidak mau berhutang kepadamu. Aku mohon jangan menolak" Di genggam erat tangan Wishnu yang besar itu.
" Bawel sekali kamu , iya terserahlah . Mau kamu ganti mau engga terserah ” Wishnu pergi dengan berlari dan Raya tidak kuat mengejarnya.
Wishnu masuk ke dalam mobilnya dan pergi meninggalkan mall ,
Raya menatap kepergian mobil Wishnu.
Dan akan tetap berusaha mencari Wishnu kemana pun.
” Aku akan menemukan kamu " Lirih Raya .
____
Kembali kepada Agam yang dalam perjalanan menuju tempat Sera berada , sebelum dia berangkat. Ayu memberitahukan nya jika Sera sudah menyewa sebuah rumah di kota yang ditempati Agam dan Keysha.
Agam pun sudah mampu menebak , masalah akan selalu ada jika Sera ada didekatnya. Apalagi berusaha menemuinya.
Agam sampai di sebuah rumah sewa yang cukup besar ,dan mobil Sera terparkir diluar gerbang.
Bel berkali-kali Agam tekan namun tidak ada seorang pun yang keluar.
__ADS_1
" Mas mas " Seorang bapak-bapak menyapa Agam.
Agam pun menoleh dan mendekatinya.
" Maaf pak ,apa rumah ini benar disewa seorang gadis ?” Tanya Agam penasaran.
" Iya benar, jangan-jangan kamu teman dia ya.
Sejak gadis itu menyewa rumah ini ,setiap malam warga disini jadi resah mah. Tolonglah " Bapak itu pun memohon. Agar Sera dan teman-temannya berhenti membuat keributan.
" Saya kakaknya pak justru saya kesini mencarinya karena dia membuat masalah, untuk masalah itu saya tidak tahu ” Agam menjelaskan.
” Oh jadi kamu bukan bagian dari mereka?” bapak itu pun memperhatikan Agam yang memang terlihat orang baik-baik. ,” Kalau kamiu benar saudaranya tolong bawa adik kamu pulang mas , baru seminggu disini udah buat heboh aja " Tambahnya
" Memang apa yang dia lakukan ya pak ?" Agam khawatir sekaligus kesal
" Dia itu sering bawa-bawa teman-temannya,mending kalo perempuan. Ini laki-laki mas, sampe pagi mereka membuat kegaduhan ” bapak-bapak itu membuang nafas kasar .
" Saya minta maaf ,saya akan segera mengurusnya pak !" Agam memelas.
" Tolong ya mas ,segera bawa saudaranya dari sini ”
” Iya pak itu urusan saya " Agam
Bapak-bapak itu pun pergi meninggalkan Agam yang masih memperhatikan rumah tersebut , Agam pun tanpa berpikir lagi langsung masuk kedalam gerbang rumah tersebut.
Semua nya dia perhatikan ,tidak terkecuali sebuah album besar yang menempel di dinding. Sosok orang tua Sera.
" Kakak !" lirih Sera dibelakang tubuh Agam.Agam pun menoleh , dan menatap Sera penuh kekesalan.
” kemasi barang-barang kamu sana , pulanglah kembali ke kota mu " titah Agam serius.
" aku ingin disini ,apa ada larangan aku tidak boleh tinggal di kota ini ” Teriak Sera.
” Pelankan suaramu ” Agam melotot
” Aku tidak mau kemana-mana,aku ingin tinggal disini. kecuali pindahnya ke rumah om fatir” syarat dari Sera membuat Agam geram
”. Jangan meminta yang aneh-aneh” Agam mendorong Sera agar masuk ke dalam rumah dan segera membereskan barang-barang nya.
__ADS_1
hanya pakaian yang agam maksud,untuk barang-barang yang lainnya di urus nanti.