Menikahi Pria Dewasa

Menikahi Pria Dewasa
122


__ADS_3

Agam tengah berada di sebuah cafe bersama Eugene, mendengarkan cerita Eugene.


Menceritakan bagaimana Sera menyakiti Keysha, dan Keysha hanya menangis seperti biasanya.


" Aku bingung kenapa Keysha lemah sekali" Ucap Agam setelah selesai mendengarkan Eugene.


" Namanya juga cewek , kalo Keysha sekuat kamu kan ga lucu mas. Unyu-unyu nya hilang nanti" Eugene sambil menyeruput secangkir kopi nya.


" Tidak perlu sekuat aku , maksud ku itu. Apa dia setidaknya bisa melawan walaupun dengan kata-kata, tidak perlu dengan kekerasan.


Jika kamu ga ada entah apa yang terjadi dengan anak itu " Agam cemas.


" " Anak-anak” anak itu istri kamu mas bro!” Eugene mendelik sebal.


” aku juga ingat,sangat ingat malahan” timpal Agam kesal.


____


Di supermarket...


Wishnu benar-benar membayar belanjaan wanita tersebut.


” Baik makasih mas " Ucap kasir yang cari perhatian Wishnu.


" Lain kali simpan dompet mu dengan benar" Wishnu pun mendorong tubuh gadis itu karena menghalanginya.


Gadis itu hanya diam dengan menenteng belanjaan nya ditangan kiri , lalu pergi karena semua mata tertuju padanya dan Wishnu.


Setelah wanita itu pergi , Wishnu menatap kepergian gadis tersebut.


Yang terlihat sangat malu sampai lupa berterima kasih kepadanya.


Wishnu pun membayar semua belanjaannya,dan pergi meninggalkan kerumunan.


Saat dia keluar dari supermarket, tangannya ditarik kuat-kuat.


" Apasih ini !!" Protes Wishnu dan menepis tanyan yang menariknya.


" Aku minta alamat kamu ,semua yang kamu keluarkan untuk membayar berlanjaanku akan aku ganti. Nomor ponsel mu ?" Wanita tersebut sudah siap menyimpan no ponsel Wishnu dengan ponselnya

__ADS_1


" Tidak perlu , aku sudah lupa !" Sombongnya Wishnu berkata.


” Sombong ,aku benar-benar akan menggantinya . Perkenalkan aku Raya ” Raya menyodorkan tangannya tapi Wishnu acuh tidak peduli.


” Aku harus pergi ” ucap Wishnu melangkah pergi.


Tapi Raya menghadangnya, sekaligus merentangkan kedua tangannya agar Wishnu tidak pergi .


” Awas!" teriak Wishnu.


Raya sampai kaget mendengar Wishnu berteriak.


” Astaga,aku hanya ingin meminta no ponsel kamu " Ucap Raya terus menatap Wishnu. Begitu juga sebaliknya.


” Aku sudah bilang tidak perlu di ganti' teriak Wishnu lagi.


Keduanya pun bertengkar dan sama-sama bersikukuh. Raya yang ingin membayar semua yang dibayar oleh Wishnu, sedangkan Wishnu tidak mau lebih lanjut berdebat dengan Raya.


" Aku mohon aku akan membayar nya ,aku tidak mau berhutang kepadamu. Aku mohon jangan menolak" Di genggam erat tangan Wishnu yang besar itu.


" Bawel sekali kamu , iya terserahlah . Mau kamu ganti mau engga terserah ” Wishnu pergi dengan berlari dan Raya tidak kuat mengejarnya.


Wishnu masuk ke dalam mobilnya dan pergi meninggalkan mall ,


Raya menatap kepergian mobil Wishnu.


Dan akan tetap berusaha mencari Wishnu kemana pun.


” Aku akan menemukan kamu " Lirih Raya .


____


Kembali kepada Agam yang dalam perjalanan menuju tempat Sera berada , sebelum dia berangkat. Ayu memberitahukan nya jika Sera sudah menyewa sebuah rumah di kota yang ditempati Agam dan Keysha.


Agam pun sudah mampu menebak , masalah akan selalu ada jika Sera ada didekatnya. Apalagi berusaha menemuinya.


Agam sampai di sebuah rumah sewa yang cukup besar ,dan mobil Sera terparkir diluar gerbang.


Bel berkali-kali Agam tekan namun tidak ada seorang pun yang keluar.

__ADS_1


" Mas mas " Seorang bapak-bapak menyapa Agam.


Agam pun menoleh dan mendekatinya.


" Maaf pak ,apa rumah ini benar disewa seorang gadis ?” Tanya Agam penasaran.


" Iya benar, jangan-jangan kamu teman dia ya.


Sejak gadis itu menyewa rumah ini ,setiap malam warga disini jadi resah mah. Tolonglah " Bapak itu pun memohon. Agar Sera dan teman-temannya berhenti membuat keributan.


" Saya kakaknya pak justru saya kesini mencarinya karena dia membuat masalah, untuk masalah itu saya tidak tahu ” Agam menjelaskan.


” Oh jadi kamu bukan bagian dari mereka?” bapak itu pun memperhatikan Agam yang memang terlihat orang baik-baik. ,” Kalau kamiu benar saudaranya tolong bawa adik kamu pulang mas , baru seminggu disini udah buat heboh aja " Tambahnya


" Memang apa yang dia lakukan ya pak ?" Agam khawatir sekaligus kesal


" Dia itu sering bawa-bawa teman-temannya,mending kalo perempuan. Ini laki-laki mas, sampe pagi mereka membuat kegaduhan ” bapak-bapak itu membuang nafas kasar .


" Saya minta maaf ,saya akan segera mengurusnya pak !" Agam memelas.


" Tolong ya mas ,segera bawa saudaranya dari sini ”


” Iya pak itu urusan saya " Agam


Bapak-bapak itu pun pergi meninggalkan Agam yang masih memperhatikan rumah tersebut , Agam pun tanpa berpikir lagi langsung masuk kedalam gerbang rumah tersebut.


Semua nya dia perhatikan ,tidak terkecuali sebuah album besar yang menempel di dinding. Sosok orang tua Sera.


" Kakak !" lirih Sera dibelakang tubuh Agam.Agam pun menoleh , dan menatap Sera penuh kekesalan.


” kemasi barang-barang kamu sana , pulanglah kembali ke kota mu " titah Agam serius.


" aku ingin disini ,apa ada larangan aku tidak boleh tinggal di kota ini ” Teriak Sera.


” Pelankan suaramu ” Agam melotot


” Aku tidak mau kemana-mana,aku ingin tinggal disini. kecuali pindahnya ke rumah om fatir” syarat dari Sera membuat Agam geram


”. Jangan meminta yang aneh-aneh” Agam mendorong Sera agar masuk ke dalam rumah dan segera membereskan barang-barang nya.

__ADS_1


hanya pakaian yang agam maksud,untuk barang-barang yang lainnya di urus nanti.


__ADS_2