Menikahi Pria Dewasa

Menikahi Pria Dewasa
part 112


__ADS_3

Setelah perkelahian nya bersama Damian , Agam pun pergi meninggalkan kediaman Damian dengan rasa kesalnya kepada Megan.


Tangan kanannya menyetir, sedangkan tangan kirinya mengelap darah dari belakang kepala dan dahinya.


” Sialaan” umpat agam sambil mengganti tisu yang sudah basah karena darah itu dengan tisu baru.


Dia elap kembali belakang kepalanya, Agam rasa dia harus ke rumah sakit.


Luka di belakang kepalanya cukup parah, dan membuat kepalanya berdenyut.


Agam pun menepikan mobilnya ditepi jalan,tidak sanggup lagi dia untuk menyetir .


Agam pun akhirnya menelfon Steve, agar menyusul nya .


” Halo assalamualaikum, Steve datang lah ke jalan ,,,,,, aku perlu bantuan” ucap Agam langsung.


” Aku akan kesana mayor, anda kenapa mayor?” tanya Steve di tempatnya tinggal


, Steve pun bergegas menuju tempat yang di sebutkan Agam.


Steve pun membuang nafas kasar, saat Agam tidak menjawab pertanyaan nya dan malah mematikan panggilan secara sepihak.


Agam menyenderkan kepalanya di kursi nya, dia pejamkan matanya berkali-kali. Bukan karena rasa sakit di bagian lukanya, tapi kepalanya sangat pusing sekarang.


Dia harus tetap sadar, sampai Steve datang dan membawanya ke rumah sakit segera.


Tiga puluh menit kemudian, Steve datang dengan menggunakan ojek online ke tempat yang di sebutkan mayor.

__ADS_1


Dia lihat mobil Agam terparkir ditepi jalan , setelah membayar ongkos tumpangan nya.


Steven pun langsung berlari ke arah pintu mobil.


” Mayor !!”


Brakkkk... Brakkk...


Steve menggebrak kaca mobil itu berkali-kali, karena Agam sudah pingsan tidak sadarkan diri disana.


Pintu mobil pun terbuka, Agam yang setengah sadar meracau tidak jelas kepada Steve.


” Tenanglah mayor ,aku akan membawa mu ke rumah sakit ” Steve pun menggeser tubuh Agam ke kursi sebelahnya.


Dan dia mulai menyalakan mesin mobil dan melajukan mobil tersebut dengan kecepatan tinggi.


Di tempat lain, Keysha menunggu suaminya menjemput.


Tapi Agam tidak kunjung muncul untuk menjemputnya,


Keysha pun menunggu, ditemani lintang dan Fani.


” Aku yakin terjadi sesuatu kepada nya , ” lirih Keysha dengan suara berat ingin menangis.


” Ga key, mungkin mas Agam lagi banyak kerjaan sampai dia lupa buat jemput kamu ” lintang pun membantah ucapan Keysha.


” Kamu tidak akan mengerti Lin , dia sering bilang kalau aku ini yang utama.

__ADS_1


Dia selalu meningglkan semuanya ,saat aku membutuhkannya.” Keysha histeris lalu pergi meninggalkan keduanya.


Namum Fani dan lintang yang merasa cemas , mengikuti langkah Keysha .


Sampai di gerbang universitas ,mobil Agam menepi tepat dihadapan keyhsa.


Keysha pun merasa senang, dan berlari ke arah mobil suaminya itu dengan penuh semangat.


Steve membuka kaca mobil , dan tindakannya itu membuat Keysha berhenti berlari.


” Kenapa kamu yang kemari ,dimana suamiku” Tanya Keysha panik.


” Masuklah nona , aku akan menceritakan semuanya pada mu” ucap Steve masih didalam mobil mayor.


” Aku tidak mau ” teriak Keysha membuat kedua sahabatnya dari belakang panik


” Keysha kamu kenapa , senior Steve apa yang kamu lakukan kepada Keysha. ?” tanya Fani sambil menatap kesal Steve.


” Aku tidak melakukan apa-apa” Jawab Steve mulai menyalakan mesin mobilnya.


Keysha yang merasa belum mendapatkan jawaban,


langsung menarik pintu mobil dan masuk lalu duduk di sebelah Steve.


Fani dan lintang ikut masuk karena khawatir, kendaraan pun melaju kencang. Semuanya yang ada didalam kendaraan itu ,diam tidak membuat suara.


Hanya isakan pelan dari Keysha yang terdengar.

__ADS_1


Kendaraan pun sampai di sebuah rumah sakit besar di kota tersebut, Keysha turun setelah Steve memintanya.


__ADS_2