
Keysha tengah tertidur setelah sholat subuh, sedangkan Agam sudah bersiap untuk bekerja.
” Sayang bangun , emangnya kamu tidak sekolah hari ini ?” tanya Agam dari hadapan cermin sedang menyisir rambutnya.
” Anak itu benar-benar ya ” gemas Agam berjalan menghampiri ke arah ranjang.
Agam naik ke atas ranjang, lalu masuk ke dalam selimut sampai menempel dengan keysha.
Kesyha menggeliat , dan menoleh karena Agam memeluknya dari belakang.
Di kucek nya pelan kedua matanya.
” Kakak awas aku masih ngantuk,tidak ada kegiatan hari ini” Keysa berbohong dia hanya malas ke sekolah jika tidak ada kegiatan yang penting.
” Tetap saja, walaupun kamu tidak sekolah harus sarapan , mandi dan berganti pakaian” titah Agam sambil menciumi bahu istrinya, walaupun itu tertutup dengan baju.
" Aku ngantuk ,emang kakak gak ngantuk?
kita main tiga ronde loh semalam”
Perkataanya membuat Agam tertawa renyah.
” Hahaha, tidak begitu juga kali. Kita hanya bermain satu ronde” terselip senyum dibibirnya saat berbicara.
” Dasar pendusta !” cibir keysha sambil memejamkan matanya kembali.
Agam malah semakin tertawa-tawa mendengar jawaban istrinya.
Agam menyerah,dan memilih bangkit dari berbaring nya.
Ponselnya berdering di meja yang tidak jauh darinya.
”Sayang,,sayang ” panggil Agam mengenyit heran, dan menggoyankan tubuh istrinya
” Apalagi?" suara keysha terdengar kesal.
” Kamu kan sayang,yang memainkan ponsel ku semalam ?" tanya agam
membuat keysha tersenyum lebar,dan bangun dari tidurnya.
” Kulkas menelfon ku siapa ini , no siapa ini?”
” Itu......" Keysha mau berbicara tapi bibirnya terus tersenyum. Tubuhnya kembali berbaring dan menarik selimut.
__ADS_1
” Itu adikmu” jawab keysha secepat kilat menutupi wajahnya dengan selimut,dia takut Agam marah.
” Ha, Arfan” lirih Agam sambil mengangkat telfonnya. ” Halo Assalamualaikum, ada apa sepagi ini menelfon ku ”.
” .......” Arfan.
” Iya ok aku kesana nanti ” jawab Agam , Arfan langsung mematikan panggilan nya.
” Sayang duduk !” perintah Agam saat Keysha bersembunyi dibawah selimut.
Tapi tubuhnya bergetar, terdengar cekikikan Keysha dari dalam sana.
” Aaa kakak !” keysha cemberut karena selimut nya di buka paksa oleh Agam.
" Kenapa tidak sopan, bagaimana pun juga dia lebih tua darimu” Agam mulai ceramah.
” Dia sangat menyebalkan, Arfan juga pernah memarahiku . Sangat dingin dan menyeramkan, untung key nikahnya sama abangnya bukan sama adiknya " ucap Keysha penuh syukur.
Agam tersenyum bahagia ,karena Keysha benar-benar menerimanya.
Mata lentik itu tulus terlihat mencintainya, tidak seperti pandangan keysha awal² menikah.
Mata yang beberapa waktu lalu menyedihkan itu , terlihat berbinar terbaca sekarang.
Dia anak yang baik tapi gampang emosi”
jelas Agam sambil menjentikkan jarinya di dahi keysha
Keysha tersenyum senang.
*****
Setelah kepergian Agam , keysha tertinggal sendiri dirumah.
Nonton acara gosip, Drakor , kartun sudah dia saksikan.
Tapi tetap saja dia merasa bosan, akhirnya Kesyha keluar dari rumah.
berdiri diam menyapu sekeliling dihalaman rumah nya,udara yang sejuk mulai memanjakannya.
Keysha menunduk,menatap rumahnya yang berada diatas bukit.
__ADS_1
” Hisss, tinggi sekali ” ucapnya sambil memegang pagar pembatas, menatapi semua orang yang sedang bekerja dengan pekerjaan masing-masing disana.
” Wishnu” teriak keysha melihat Wishnu didepan rumahnya.
” Apa ?" balas teriak Wishnu dari bawah.
” Kamu lagi ngapain?” teriak keysha lagi bertanya.
Wishnu mendongak , terlihat keningnya berkerut. " Buta kali ya itu anak , jelas-jelas lagi belah kayu " umpat Wishnu.
” Hushhhhh jangan begitu, Agam marah lho nanti” timpal ibunya.
” Lagi mancing ,ayo gabung sini ” teriak Wishnu menjawab.
Menjawab dengan jawaban asal membuat keysha disana tertawa-tawa.
terlihat gadis itu mundur,dan kembali kedalam rumah. Tidak lama kemudian dia keluar lagi dengan menggunakan jaket tebal
.
” Pantas kakak tidak memasang pendingin ruangan, belum pake aja dinginnya udah kayak gini banget.” Ucap Keysha keluar dari area rumahnya, turun diatas jalan menurun itu.
Beberapa kali keysha kehilangan keseimbangan,tapi beberapa orang disana membantunya.
” Terimakasih” ucap keysha sekaligus berdecak kagum.
Untuk pertama kalinya dia melihat sekeliling rumahnya disiang hari, terlihat sangat sejuk dipandang.
Dan embun mulai memudar saat matahari semakin meninggi
” Pukul 8 kaya gini di kota, panasnya udah bikin gak tahan ” Berbisik keysha.
” Eh nona key , udah makan apa belum?” tanya Ningsih dengan senyuman hangatnya.
” Udah bi, tadi kak Agam bikin nasi goreng”
jawab keysha membalas senyumannya.
” Wish ,mana pancingan ku . " Keysha menyodorkan telapak tangannya.
" hahaha aku bercanda” Wishnu tertawa garing.
Dan kembali melanjutkan pekerjaannya.
__ADS_1
Bersambung