
Mobil tiba di sebuah lahan kosong, disana Lukman sudah menunggu kedatangan Agam.
Keysha turun dari kendaraan, setelah suaminya membukakan pintu.
Keduanya berjalan, Agam ingin menggandeng tapi Keysha malu.
” Hey ” Teriak Eugene yang baru datang dengan mengendarai mobil dari rumah Angel.
” Mau apa dia sayang ?” tanya Agam setelah menoleh, melihat Eugene.
” Tidak tahu , apa perlu aku mengusirnya kak ?” tanya Keysha
” Kakak ?” kesal Agam.
" Hehe maaf lupa !” Keysha sambil tersenyum lebar.
” Tidak perlu mengusirnya, biarkan dia ikut. Lumayan buat bantuin beres-beres rumah ” Agam tersenyum sinis.
” Hey , kau pikir aku apa ?” teriak Eugene tidak terima.
" Sssssttt ! jangan berisik !” tegur Keysha.
Agam berjabat tangan dengan lukman, seperti sudah lama tidak bertemu.
Begitu juga dengan Sinta.
Untuk Fatih ,dia menggendongnya.
Sampai anak itu menjerit-jerit minta di turunkan.
” Mas lepasin dia , kasihan ” ucap Keysha saat melihat Fatih menatap nya.
Akhirnya Agam berhenti,dan menurun kan Fatih.
” Aku bukan anak kecil lagi paman” ucap Fatih sambil cemberut..
” Ya ampun kamu lucu sekali ,siapa nama kamu sayang ?” tanya Keysha sambil mencubit pipi Fatih gemas.
Dia bahkan menyebutnya sayang, membuat Agam merasa iri.
__ADS_1
” Fatih !" jawab Fatih sambil menepis tangan Keysha lemah lembut, dia merasakan ngilu pada kedua pipinya.
" Keysha cukup , salam kepada keduanya ” pinta Agam dan Keysha langsung menurut.
” Ini istri kamu gam , dia yang pernah ke rumah kita kan ?” tanya Sinta sambil memegang bahu Keysha.
Bibirnya tersenyum manis , terlihat ramah dan membuat Keysha nyaman.
” Ya !” jawab Agam singkat. ” Sebaiknya kita buru² pergi” ajak Agam kepada semuanya.
” Bawa semua nya ke bagasi !” Perintah Agam kepada Eugene. ” Itu juga kalau kamu mau ikut dengan kami ” tambahnya Agam sambil menggandeng Keysha.
” Tidak usah , aku bisa membawa nya sendiri”
tolak Sinta mempertahankan koper dan tas nya.
" Berikan saja padaku ! tidak apa-apa .
Aku tidak akan mencuri barang-barang mu Nyonya” ledek Eugene merebut tas nya.
” Ok !" jawab Sinta sambil menarik tangan anaknya,dan berjalan ke arah mobil Agam.
Setelah semuanya baik , kedua kendaraan tersebut berjalan.
Sedangkan Lukman bersama Eugene.
" Ada gunanya juga bocah itu !” ucap Agam melirik ke arah belakang, melihat mobil yang di kendarai Eugene.
” Mas jangan kayak gitu, gimana pun dia . Dia saudaraku ” timpal Keysha merasa segan dengan Eugene.
” Dia saudara mu key ?” tanya Sinta dari belakang.
Keysha menoleh, dan mengangguk mengiyakan.
Matanya melihat Fatih yang seperti nya tidak mau pindah dari rumahnya.
” Anak kecil kamu kenapa ?" tanya Keysha mengharapkan Fatin menoleh ,tapi itu tidak terjadi.
” Maafkan anakku ya key, dia emang susah bersosialisasi. " Ucap sinta mengusap kepala anaknya, terdengar suaranya berat karena kesedihan.
__ADS_1
" Aku rasa dia bukan tidak bisa bersosialisasi dengan benar mba , tapi dia malu.
Aku juga malu-malu kalau di ketemu orang asing ” Keysha membela Fatih,anak itu menoleh padanya.
Dan Keysha tersenyum penuh kemenangan.
” Malu-malu? kamu malu-malu dari mananya sayang.
Kamu ingat saat kita bertemu di klub, kamu memelukku. Itu namanya malu-malu?”
tanya Agam mengejek.
Terdengar suara cekikikan Sinta dari belakang, Keysha sampai mengerucutkan bibirnya.
" Itu darurat !” Keysha membela diri.
" Darurat? iya iya terserah kamu sayang ”.
Jawab Agam sambil mencubit hidung keysha.
Keysha yang kesal , memilih diam di tempatnya.
Tidak mau berbicara.
” gam maafkan kami ya gam ,jadi ngerepotin kalian kayak gini " ucap Sinta merasa bersalah.
” Tidak masalah sin, aku dan key menerima kalian dengan suka rela.
Auwh .. " Agam tiba-tiba meringis
Karena pahanya di cubit Keysha. " Ada apa ?
tanya Agam.
” Panggil mba Sinta dengan sopan,dia isteri om Lukman !” titah Keysha.
” Hahaha , aku tidak pernah menyebut Sinta dengan sebutan lain.
Dia teman ku !” jawab Agam membuat Keysha kaget.
__ADS_1
" Apa ? mba Sinta nikah sama temennya mas Agam . Benarkah itu ?” tanya Keysha.
" Benar !" jawab Sinta.