
Setelah masuk ke dalam rumah, Agam mengajak istrinya kekamar.
Keysha sudah tahu menjurus ke arah mana ajakan Agam, karena Agam juga terus mengangkat ngangkat ujung bajunya.
Setelah sampai dikamar ,benar saja .
Agam langsung merangkul pinggang nya , menjatuhkan tubuhnya diatas sofa.
" Hey kenapa diatas sofa, ini sempit.
Susah berguling-guling nanti " Gumam Keysha.
Agam langsung menindih nya , kakinya ditahan kaki panjang Agam.
Dan malam panjang pun terjadi kembali.
__
Hari yang berbeda..
hari ini Agam tidak masuk kekantor, dia malah mengajak istrinya ke sebuah pusat perbelanjaan.
Baju ,tas , semuanya Agam pilih kan untuk keyhsa.
" Kakak habis ini kita makan eskrim yuk " Ajak Keysha disambut anggukan lemah oleh suaminya,dengan senyum menggemaskan juga.
" Halo gam " Seorang wanita menyapa agam , hanya Agam saja tidak dengan Keysha.
Wanita itu siapa lagi kalau bukan Megan.
Bersyukur dia bertemu Agam secara kebetulan,ada istrinya juga lagi.
" Halo dokter , apa kabar mu " Keysha menyodorkan tangannya, setahunya.
Megan adalah seorang dokter yang sempat menolong nya.
" Aku baik , bagaimana keadaan mu Keysha.
Aku senang kita bisa bertemu kembali " Ucap Megan menjabat tangan Keysha.
" Apa dokter mengenal suamiku? " Tanya Keysha karena Megan menyapa suaminya akrab.
" Oh jadi Agam belum cerita ya ,kami teman sekolah dulu" jawab Megan sambil menatap ke arah Agam , dia melihat nya.
Kepanikan Agam.
" Kami sedang berbelanja ,dan sangat sibuk.
Kamu bisa pergi" Pinta Agam mengusir Megan secara halus.
" Kenapa dia panik, jangan-jangan dokter cantik ini mantannya lagi.
Ngaca kamu Keysha, dia cantik dan seksi.
Sedangkan kamu hanya bubuk rengginang ini.” Keyhsa bersedih dalam hatinya.
" Hahaha aku tahu dan mengerti,kalian sedang menikmati waktu bersama.
__ADS_1
Ya sudah aku pamit ,tapi gam aku harap kita bisa berbicara serius mengenai Arfan." Katanya membuat Keysha semakin bertanya-tanya.
" Pergilah" Usir Agam.
Megan pergi ,dan Keysha masih menatapnya.
Menatap punggung Megan yang mulai menjauh dari pandangannya.
Secepat kilat, keysha menatap suaminya.
" Akrab sekali ya kamu sama dia ,
dia mantan kamu ?” tanya Keysha dengan raut wajah penuh kekesalan.
" Dia hanya temanku , kenapa berbicara seperti itu sayang. Ayo kita pergi , hari ini aku ingin mengajak mu ke rumah orang tuaku"
Ucapan Agam disangkal Keysha dengan gelengan kepala nya.
"Apa Keysha marah , karena aku tidak menceritakan masa laluku?" gumam Agam.
" Kamu sangat tertutup ya kakak ,kenapa aku lupa kamu juga pasti mempunyai mantan " Gumam keysha.
Keysha diam , dan berjalan sambil menyedot minumannya. Di gigit nya sampai gepeng sedotannya.
Agam melihatnya, melihat keysha marah.
Megan ingin bertemu dengannya karena Arfan, bocah tengik penyebabnya, kesal Agam.
Keduanya berjalan tanpa bergandengan seperti tadi. Agam ingin memeluk Keysha sekarang.
Setelah Agam menyimpan semua belanjaan dibagasi ,dia masuk ke kursi kemudi.
" Kakak lepas ,kamu lupa ini dimana " Teriak Keysha berusaha menggerakan tubuhnya agar terlepas dari pelukan Agam.
" Kenapa kamu marah ? bukannya aku sudah bilang. Dia temanku,apa kamu berpikir dia mantan ku sayang ?” Tanya Agam menciumi leher Keysha.
" Kakak aku mohon , tidak-tidak aku tidak berpikir seperti itu sumpah ” Keysha berbohong agar Agam melepaskannya.
" Tapi aku mohon jangan menyembunyikan apapun dariku kakak " Tambahnya lagi terisak-isak.
" Kenapa kamu menangis sayang , aku sudah mengatakan yang sebenarnya. Dia teman ku dulu,itu juga dulu " Agam berusaha menjelaskan.
" Lalu kenapa di rumah sakit sampai saat ini kamu tidak bilang,kalau dokter itu teman kamu. Apa namanya , kalau dia mantan dan kamu berusaha menyembunyikannya " Teriak
Keysha langsung disumpal bibir suaminya.
Lama juga Agam mencium bibir keysha,agar gadis itu diam .
Keysha sampai tersudut , Agam berusaha mendobrak perlawanannya.
Keysha tidak mampu bertahan, Agam mengigit bibir bawahnya sampai reflek terbuka.
Habis sudah keysha dibungkam Agam dengan ciuman mautnya.
Sekian lamanya Agam akhirnya berhenti bermain , melepaskan ciumannya.
Mengusap bibir mungil bengkak itu dengan jemarinya.
__ADS_1
Karena ulahnya .
" Berhenti ,dan duduk yang manis. Kita akam ke rumah ayah " Ucap Agam sedikit bernada tinggi.
" Kakak jahat hiks " Keysha benar-benar menangis sekarang.
" Keysha berhentilah, apa kata orang tuaku nanti jika melihat mu menangis seperti ini "
Agam berusaha menenangkan Keysha.
Telapak tangannya ingin Mengacak-acak rambut terurai itu , tapi Keysha menepisnya.
Dia benar-benar kesal dengan cara Agam menciumnya, sangat dalam dan membuatnya kesulitan bernafas.
Agam merasa bersalah , dan hanya fokus dengan kemudinya sekarang.
Sesampainya di rumah orangtuanya, Keysha masih menangis tersedu-sedu.
Agam benar-benar bingung.
" Jangan pegang-pegang ," Tolak keysha saat Agam berusaha meraih dagunya.
" Ayo turun, terserah nanti . Jika ibu marah karena melihat kamu menangis, aku akan menyiksa mu semalaman ya " goda Agam
masih sempat-sempat nya
Keysha yang merasa takut, ancaman Agam soal itu selalu serius. Dan keysha langsung merogoh lipstik dan make up-nya.
Merapihkan maskara nya yang hancur karena air mata , dua poles lagi pipi yang basah karena tangisnya.
Untuk lipstik,Agam yang mengambil peran.
" Menghadap kesini dan diam " Ucap Agam menekan tengkuk Istrinya , mengoleskan lipstik itu sedikit. " Sudah cantik , ayo masuk "
ajak Agam mengenggam tangan nya , mencium punggung tangan Keysha berulang.
" Aku minta maaf ,karena tidak menceritakan ini. Aku pikir tidak penting jadi tidak memberitahu mu. Mulai sekarang ,aku akan mengabsen satu persatu teman dan mantan ku ok ” Itulah keputusan yang di pikirkan Agam sepanjang perjalanan, semuanya harus di ketahui oleh Keysha.
” Mengabsen mantan ? memang kakak punya mantan puluhan? atau mungkin ratusan ?" Keysha bertanya sambil mengikuti langkah suaminya.
Agam tidak menjawab, dia memilih diam dan tersenyum mendengarkan ocehan keysha.
Bersambung..
Bonus foto Agam sama Wishnu nih , terimakasih sudah like dan setia nungguin up author
Bonus juga foto ketiganya, 😉
Like yang banyak ya...
Komen, vote nya juga jangan lupa 💗
_
__ADS_1
_