
Satu Minggu kemudian .....
Keysha tengah diperiksa oleh Ricky,gadis itu baru sadar tadi malam.
Saat Keysha tersadar semua orang masuk ,tapi dia hanya menanyakan tentang keberadaan suaminya Agam dimana ?
kenapa suaminya tidak ada ?
” Tidak ada masalah ,kamu sudah baikan sekarang ” Kata Ricky yang memasukkan kembali stateskop nya ke dalam saku jas dokternya .
” Aku tidak bertanya tentang itu dokter , aku bertanya dimana suamiku ?” Tanya keyhsa lagi untuk kesekian kalinya dengan ekspresi marah.
” Maaf saya permisi !” Jawab Ricky meningglkan Keysha sendirian diruangan perawatan.
Pagi tadi Keysha sudah dipindahkan keruangan perawatan dari ruangan ICU.
Keysha bengong memikirkan dimana suaminya, apa yang selalu dia impikan itu benar-benar terjadi ?
Agam meningglkan nya untuk bertugas , apakah mimpinya itu adalah sebuah kenyataan.
Keysha menganggap ijin yang di minta Agam adalah sebuah mimpi , dia tidak tahu kalau Agam benar-benar pergi.
Farel , lintang dan Fani masuk setelah dokter mengijinkan mereka masuk ke dalam ruangan untuk melihat keadaan Keysha.
Ketiganya bersitegang dengan Eugene dan Arfan dan keluarga lainnya.
Tapi karena Fatir melerai semuanya mengalah kepada ketiga orang itu.
Mengingat Farel, lintang dan Fani seminggu ini bolak-balik ke rumah sakit menjenguk Keysha.
” Keysha aku merindukan mu , akhirnya kami bangun Kekey hikssss,,,, hikssss,,,”
Teriak lintang yang langsung memeluk Keysha, di susul Fani ikut memeluk Keysha dari sisi lain.
Terlihat kebingungan Keysha saat melihat sahabatnya histeris seperti itu
” Aku tidur berapa lama ?” tanya Keysha kepada Fani dan lintang.
” Kamu koma selama satu minggu key ,kami semua mencemaskan kamu ” Ucap lintang memeluk Keysha lagi .
” Lin jika kamu memeluk Keysha seperti itu dia akan koma lagi ” Ucap Fani saat melihat lintang tidak sengaja menindih kaki Keysha ,karena dia malah ikut naik ke atas ranjang.
” Auwh Auwh Auwh” Ringis Keysha berkali-kali.
” Hahaha sory sory key aku saking bahagianya ngeliat kamu sadar lagi ” Lintang antusias sambil tertawa.
” Key bagaimana tubuh kamu ,mana yang sakit?” Tanya Farel membuat Keysha menoleh ke arahnya.
” Aku baik-baik saja rel , terimakasih sudah nenggokin aku ya ” Kata Keysha menjawab pertanyaan Farel
Setelah itu ketiganya keluar lagi meninggalkan keysha,karena keluarga lain juga ingin masuk ke dalam ruangan untuk melihat Keysha.
” Ibu ” Lirih Keysha saat melihat Angel dan Fatimah masuk.
Di susul Eugene , Arfan dan juga Fatir.
Sementara lukman , Sinta dan anak mereka menunggu diluar ruangan.
” Bagaimana keadaan Keysha ?” Tanya Sinta saat melihat ketiga teman Keysha keluar.
” Dia sudah sehat Aunty” Jawab Fani.
__ADS_1
Lukman dan Sinta merasa lega mendengarnya. Dan juga ingin masuk untuk melihat Keysha.
Di dalam ruangan Fatima dan Angel memeluk Keysha. Memeluk anak dan menantu mereka erat , dan kebingungan jika Keysha menanyakan Agam bagaimana?
” Ibu dimana mas Agam ?” Tanya Keysha kepada ibu dan ibu mertuanya.
Angel dan Fatimah saling menatap bingung bagaimana cara mereka menyampaikan prihal Agam yang sudah pergi .
” Kenapa kalian diam tidak menjawab pertanyaan ku ?” Keysha mulai terisak sepertinya mimpinya benar-benar kenyataan sekarang.
” Dengar sayang ” Kata angel membelai kepala putrinya.
” Jangan mengatakan nya Bu ,aku tidak mau mendengar ” Teriak Keysha berbaring lalu menyelimuti dirinya dengan selimut tipis rumah sakit.
Bibirnya mengeluarkan isakan kencang ,dia sadar perkataan Agam meminta restu padanya bukanlah mimpi.
Tapi itu adalah sebuah kenyataan yang harus dia terima.
” Key dengarkan ibu nak ” Teriak angel panik ikut menangis.
” Sayang sayang dengarkan kami dulu ” Timpal Fatimah.
Tapi Keysha semakin histeris menangis, Eugene dan Arfan akhirnya keluar dari ruangan karena tidak kuat melihat keadaan Keysha.
Di susul Fatir .
Sementara itu Angel dan Fatimah masih tetap didalam ruangan menemani Keysha , takut-takut jika anak itu berbuat aneh-aneh karena saking shok nya.
_____
Hari ke sembilan.......
Steve yang selama ini mengawasi keluarga Keysha diluar ruangan Keysha dirawat ,dan juga dia mengawasi keadaan Keysha dengan menanyakan pada Ricky.
Steve yang melihat Keysha kabur dari rumah sakit , dia menjadi kesal seketika.
” Mau kemana dia ?”
Katanya pada diri sendiri ,
lalu Steve menutupi kepalanya dengan hoode dari jaket nya.
Dia malas jika harus berbicara dengan orang yang mengenalinya nanti.
Steve juga menggunakan masker ,agar dia benar-benar tidak ketahuan oleh orang-orang yang mengenalinya.
Keysha semakin jauh dari kawasan rumah sakit , Steve mengenyit saat gadis itu berkali-kali meringis memegang kakinya.
” Kenapa dia memaksakan diri seperti itu ?”
tanya Steve sambil terus mengikuti Keysha.
Semua orang yang dilewati Keysha menatap Keysha heran ,mau kemana seorang gadis sambil menagis sekaligus meringis itu?
” Kenapa kamu ninggalin aku mas ?” Lirih Keysha terus berjalan. Dengan terpincang-pincang.
” Kita baru saja memulai semuanya mas ,kenapa kamu pergi disaat aku sudah benar-benar tergila-gila kepada mu.
Kenapa kamu tidak pergi di saat kemarin² aku yang membencimu mas.
Mungkin aku tidak sekecewa seperti sekarang
__ADS_1
Hikss,,,, hiks,,,, hikssss !!”
Keysha menangis sejadi-jadinya dan terus mengusap air matanya , mengibaskan rambut panjangnya juga yang terburai kemana-mana.
” Kamu jahat mas ,aku benci banget sama kamu ” Maki Keysha kepada suaminya.
Agam diseberang sana , dia yang sedang berada disebuah kota P merasakan sesuatu.
Tugasnya di pedalaman sana , didalam hutan paling dalam.
Hari ini semua prajurit yang terdiri dari dua belas orang dalam satu grup .
Mereka semua pergi ke kota untuk membeli kebutuhan yang sudah mulai menipis,
bensin , korek api, dan sedikit makanan instan.
Tidak lupa juga dengan obat-obatan yang paling penting.
Agam memegang dadanya seketika.
Terasa sakit ,lebih sakit dari sebuah peluru yang sering menembus kulitnya.
” Apa ini ?” Tanya Agam menunduk matanya berkeliling memikirkan sesuatu.
Dia tekan bagian hatinya yang sakit, terasa sakit tidak tertahan .
” Apa dia sudah sadar ?” Lirihnya menjauhkan tangannya dari dadanya.
Agam merogoh ponsel nya dari saku , mudah-mudahan sinyal sedikit menunjukkan kehadiran nya! agar Agam bisa menghubungi Eugene dan Steve,
walaupun itu hanya sebuah pesan singkat yang dia kirimkan.
” Assalamualaikum Steve , bagaimana kabar mu ? aku harap baik-baik saja . Tugasmu masih panjang.
Bagaimana istriku Keysha, apa dia sudah sadar hari ini?.
Jam berapa dia sadar agar aku bisa mengabadikan nya.
Jaga Keysha seperti kamu menjaga seorang adik Steve.
Apa dia benar-benar sudah bangun dari tidur panjangnya ?
aku merasa dia sudah bangun saat ini, jika itu benar pasti dia sedang mengobrak-abrik isi bumi .
Karena aku pergi meninggalkan nya.
Aku berterimakasih kepada mu dengan sungguh-sungguh. Terimakasih kapten 🤝”
Pesan tersebut berkali-kali gagal terkirim tapiAgam tetap memaksanya.
Dia benar-benar frustasi , ingin rasanya membanting ponselnya yang tidak berguna di situasi mendesak . Padahal salah sinyal.
” Akhirnya...” Ucap Agam saat melihat pesannya terkirim, sukses .
Bibirnya tersenyum lebar, lalu kembali memasukan ponselnya.
Agam sengaja tidak mengubungi Keysha , percuma.
Pasti istri kecilnya akan murka saat mendapatkan pesan darinya.
bersambung.....
__ADS_1