
Rumah Angel....
Keysha masuk dengan bergandengan tangan dengan suaminya, Agam hanya melihat tangan istrinya yang sangat erat menggandeng tangan nya.
Semua pekerja disana sampai ikut terharu sekaligus senang, melihat aura kebahagiaan jelas terpancar dari raut wajah cantik Keysha anak almarhum Bram itu.
” Selamat datang non” Kata bi rumi pekerja yang paling dekat dengan Keysha.
” Iya bi, eh gimana bibi sehat ?” Tanya Keysha dengan so imutnya.
” Non key kan baru pergi kemarin , tentu bibi baik-baik saja. Non ini kayak udah lama ga ketemu aja si hehehe” Bibi tersenyum melirik Agam yang terlihat semakin cool dan tampan.
Bibi juga mau menantu kayak Agam buat anaknya , baik ganteng sangat sempurna.
” Eh iya hahaha” Ketawa garing.
” Dimana ibu angel ya bi , kayaknya saya tidak bisa berlama-lama. Masih banyak kerjaan” Agam sambil menatap jam ditangannya.
” Oh , nyonya sedang di ruangan kerjanya. Hari ini dia memang malas kemana-mana katanya mas !” Jawab bibi.
” Oh ya sudah kami permisi bi ” Agam merangkul pinggang istrinya hangat.
” eh mas Agam sama non key mau minum apa ,bibi buatin sekarang?”
” Es teh manis ” Jawab Agam dan Keysha kompak lalu keduanya saling menatap bingung.
” Ya ampun non key sama suaminya serasi banget, bibi jadi senang lihatnya” Berkata dengan riangnya sekaligus mata berkaca-kaca
” Sudah bi key malu nih , ayo ayo bibi ke dapur aja ” Keysha pun menarik tangan suaminya agar segera pergi.
Semakin lama pasti bi Rumi akan mengoceh kemana-mana.
_ _ _
Di tempat lain , Fani dan Steve pulang bersama. Fani gugup saat dibonceng Steve menuju pulang.
Angin meniup² rambut pirangnya hingga berantakan, karena Fani sama sekali tidak memakai helm.
Fani pun menyimpulkan kalau pria yang sedang berkendara dihadapannya adalah seorang jomblo.
Karena hanya memiliki satu helm.
Steve yang melihat Fani kesusahan dengan rambutnya langsung menepikan motornya , dia meminta Fani untuk turun dan gadis itu pun turun.
” Idola Steve kamu mau apa ,kamu memang tampan ya tapi jangan berbuat macam-macam kepada ku ya !” Ancam Fani mengacungkan telunjuknya ke arah Steve.
Steve pun melepas helm yang di pakainya dan di berikan kepada Fani, gadis itu menerimanya walaupun ragu-ragu.
” Hoekkk aku mual idola Steve, ini helm sudah berapa tahun tidak di cuci” Maki Fani saat iseng mencium ke dalam helm tersebut.
” Jangan banyak bertanya”. di raihnya helm ditangan Fani, dan Steve memakaikan helm itu kepada Fani.
__ADS_1
Kedua tatapannya bertemu, Fani terlihat serius dan menghayati namun tidak dengan Steve.
Pria itu fokus memakaikan helm kepada gadis teman istri mayor , orang yang dia hormati.
Fani pun naik ke atas motor gede Steve , dan motor pun melaju cepat .
Fani sampai terpaksa memeluk perut Steve karena takut terjatuh.
” Jangan coba-coba mencari kesempatan, lepas !!” bentak Steve membuat Fani malah mempererat pelukannya. ” Gadis gila lepaskan aku !” Teriak Steve dan Fani pun akhirnya mendengar
” Maaf idola , aku pikir tadi kamu memintaku lebih kencang memeluknya. Aku benar-benar minta maaf ” Teriak Fani agar Steve mendengarnya.
” Tidak usah teriak !! aku juga mendengar nya dengan jelas ” bentak Steve lagi membuat Fani mengunci bibirnya.
Dia tiba-tiba merindukan Wishnu, yang selalu memperlakukannya lembut dan halus walaupun baru beberapa kali bertemu saja.
” Aku kangen sama kamu mas wish !” Lirih Fani membuat Steve mengenyit bingung.
_ _ _
Kembali ke rumah Angel...
Keysha masuk ke dalam ruangan kerja ibunya , setelah dia mengetuk pintu.
Di susul Agam dari belakang.
Angel melepaskan kaca matanya dengan terburu-buru, karena melihat menantunya benar-benar sudah pulang.
” Waalaikumsalam, Agam kamu benar-benar sudah pulang.
Bagaimana kabar kamu ?” Tanya Angel sambil menepuk-nepuk bahu menantunya.
” Alhamdulillah aku baik ” Jawab Agam sambil tersenyum.
” Terus saja tanya menantumu Bu ,anak mu ini tidak di sapa sama sekali” Ucap Keysha dengan suara kesal.
” Ya ampun syirik aja kamu keysha, kamu baru pergi kemarin . Sedangkan Agam sudah lama , jelas aku penasaran bagaimana keadaannya” Angel menjelaskan.
” Iya terserah ibu !” Keysha cemberut.
Angel pun mengalah dan memilih mengajak Keysha dan Agam duduk di sofa ruangan tersebut, sangat nyaman dan empuk.
Agam baru pertama kalinya masuk ke dalam ruangan kerja orang tua istrinya, dia takjub dengan barang-barang antik dan lukisan kuno didalam ruangan itu.
Ketiganya pun berbincang hangat, namun waktu sholat Dzuhur harus membuat ketiganya menyudahi perbincangan itu.
Dan segera bubar untuk melaksanakan sholat , Agam dan Keysha ke arah kamar Keysha dan angel kekamar nya juga.
” Sayang kamu ambil wudhu duluan sana ,aku harus mengangkat telfon dulu !” Agam sambil mengarahkan layar ponselnya ke arah Keysha.
” Ya !” Ketus Keysha dan masuk ke dalam kamar mandi.
__ADS_1
” Waalaikumsalam” Jawab Agam saat Arfan diseberang sana mengucapakan salam .
” Bang kamu dimana ? aku akan ke rumah sakit menengok Eugene.
Mau bareng ga ?” Tanya Arfan sekaligus ingin bertemu dan menjelaskan perihal Keysha yang menggilai nya dulu agar Agam tidak salah paham.
” Setelah dari rumah mertuaku aku juga akan kesana , tidak perlu ngajak barengan.
Masing-masing saja ,aku juga mau berdua bersama istriku. Berdua saja .
Tidak mau ada pria lain ,aku posesif fan” mempertegas kata-katanya - Berdua saja -
perkataan Agam membuat Arfan disana ingin muntah, cemburu boleh. Tapi sampai mengakui keposesifan diri sendiri apa tidak aneh.
" Iya posesif aku mengerti” Tuttt... Arfan memutus panggilan sepihak.
” Kamu pikir aku akan membiarkan Keysha dekat dengan kamu fan , setelah aku mengetahui semuanya?” Agam sambil menyunggingkan senyumnya.
Setelah itu Agam membuka paksa pintu kamar mandi karena Keysha menguncinya dari dalam.
Keysha pun kaget karena Agam masuk tidak mengetuk pintu terlebih dahulu
Setelah melaksanakan sholat, keduanya keluar dari kamar .
” Mas , kapan mau ke rumah sakit. Kasihan Eugene sendirian disana” Rengek Keysha .
” Kalau kamu tidak merasa cape ayo kita kesana, tapi ijin dulu sama ibu. Bilang, kalau kita tidak bisa lama-lama disni”
” Ok ok ” Keysha mengacungkan jempol nya.
” Menggemaskan sekali kamu, muahhh muahhh” Agam memborbardir Keysha dengan ciuman di pipi Keyhsa.
Gadis itu hanya merem melek merasakan geli karena kumis tipis Agam menusuk kulitnya.
Sampai dilantai bawah , Angel tengah duduk di sofa sambil bermain ponsel.
Dia menoleh saat bayangan Agam dan Keysha mendekatinya, dan membuatnya langsung berdiri.
” Kalian mau pulang? ayo makan dulu saja !” Ajak Angel sambil mengarahkan tangannya ke meja makan.
” Kami sudah makan Bu. Makan bersama-sama, dan itu sangat berkesan bagi kami berdua.
Haaah rasanya kami tidak akan lapar sampai malam hari” Agam melirik Keysha yang mulai terganggu dengan sindirannya.
” Pasti sangat menyenangkan , sampai membuat kamu terlihat kekenyangan seperti itu gam” Angel tertawa kecil.
Keysha melotot pada suaminya, keysha jadi merasa benar-benar bersalah karena ucapan Agam.
” Berkesan apanya mas , oh iya sangat Berkesan sampai membuat kamu cemburu kayak gini.
Menyindir lagi , ya ampun” Gumam Keysha.
__ADS_1