Menikahi Pria Dewasa

Menikahi Pria Dewasa
120


__ADS_3

Keysha keluar dengan memakai pakaian yang di pinjamkan Aisyah,


Aisyah dan lintang terperangah melihat Kesyha yang terlihat sangat anggun.


" Kalau dia pakai hijab apalagi,tapi aku tidak akan memaksa" Gumam Aisyah.


" Terimakasih ,mba kalo boleh saya tahu nama mba siapa ya ?" Tanya Keysha penasaran.


" Saya Aisyah panggil saja Ais !" Jawab Aisyah sambil tersenyum .


” Ais ?" Keysha berpikir keras dan memperhatikan Aisyah dihadapannya.


Keysha pun menggeleng, dia tahu nama Seperti itu bukan hanya di miliki adik suaminya.


" Terimakasih mba aish " Kata Keysha


" Sama-sama" Jawab Aisyah.


" Iya mba aish makasih banyak udah bantuin Keysha,kalo ga ada mba ais entah apa yang terjadi. Pastinya teman saya ini akan sangat malu " Ucap lintang sambil bernafas lega


Ketiganya pun keluar dari toilet , Aisyah yang penasaran kenapa kakak iparnya sampai basah kuyup berjalan ke arah segerombolan orang-orang yang sedang menonton adegan adu argumen .


” Sera!" Teriak Aisyah membuat Sera menoleh ke arahnya.


Sera terlihat kebingungan,tapi dia sangat tahu suara itu adalah suara Aisyah adiknya agam


” Mati aku " Gumam Sera merasa malu dan salah tingkah.


Dia takut Aisyah mengadukan kejadian itu kepada Agam.


” Sera apa yang kamu lakukan ,apa kamu yang membuat gadis ini seperti ini ?" Tanya Aisyah dengan suara lantang.


” Ka aish kapan pulang?" Tanya Sera mendekati Aisyah dan memeluknya.


Aisyah hanya diam tidak membalas pelukan Sera,


Keysha yang melihat semuanya semakin merasa yakin. Jika itu adalah adiknya suaminya.


" Iya wanita ini sudah membuat saudara saya terluka" Jawab Eugene sambil mendekati Keysha.


Aisyah pun menatap Keysha dan Eugene. Yang sama sekali tidak ada kemiripan,jika benar keduanya itu bersaudara


" Ais kamu kemana saja , kita nyariin kamu ?" seorang wanita seumuran dengan Aisyah menanyai Aisyah.


" Iya aish ,katanya kamu mau ke toilet. Tapi lama sekali kami jadi khawatir” timpal teman Aisyah yang lain.


" Maafin aku ya ,tadi ada urusan . Kalian bisa pulang duluan kebetulan aku bertemu dengan keluargaku disini ” Ucap Aisyah melirik Keysha.


" Keluarga kamu ,yang mana ?” Tanya teman Aisyah semangat.


Aisyah pun melepaskan tangan Sera yang mengenggam tangannya. Dan berjalan ke arah Keysha berdiri.


" Ini kakak iparku, perkenalkan. Aku juga mau pulang sama dia maaf ya " Aisyah menggandeng tangan Keysha hangat. Keysha tersenyum karena tebakannya benar.


" Oh ini keluarga kamu ya aish, iya gapapa ko.

__ADS_1


Kami pergi dulu ya jangan lupa nanti kita atur pertemuan kedua " Ucap teman aish dan cipika cipiki kepada Aisyah.


Lalu teman-teman Aisyah pergi .


" Kalian bubar ,masih saja merekam " Teriak Eugene histeris mengusir semua orang disana ...


Semua orang pun bubar , sementara itu Keysha masih digandeng oleh Aisyah.


" Mba ini benar-benar adiknya mas Agam kah ?" Tanya lintang penasaran.


" Iya , emm maaf saya rasa kakak ipar saya ini harus segera pulang. " Aisyah memperhatikan Keysha sedang dalam keadaan yang tidak baik. Ditambah aroma yang menganggu dari tubuh Keysha.


”. Kak Ais aku ikut " Sera seolah tidak melakukan apa-apa.


" Kamu pulang saja sendiri, urusan kita belum selesai Sera. Dan kamu siap-siap saja di marahin mas Agam ” Ancam Aisyah dengan suara tegasnya.


" Kak ..." Sera merasa kesal perkataannya terpotong karena Aisyah pergi tidak mendengarkannya


" Mangkanya kamu kalau jadi orang tuh jangan jahat , lihat adiknya mas Agam aja kesal sama kamu " Maki lintang lalu kabur karena Sera akan menjambak rambut nya.


" Cih " Eugene berdesis sambil menatap Sera dengan tatapan meremehkan.


Lalu Eugene pergi mengikuti semuanya.


Sampai di luar mall, Keysha terdiam mengingat kejadian yang dia alami tadi. Sangat membuatnya malu.


” key jangan di ingat-ingat lagi ya , ayo kita pulang saja.Aku janji dia akan aku balas dengan balasan yang setimpal" Eugene mengusap-usap kepala Keysha yang basah dengan air kotor itu.


" Ga perlu Eugene ga perlu kamu membalas perlakuan Sera , dan aku bisa pulang sendiri naik taksi. Aku benar-benar ingin sendirian sekarang, kamu anterin saja lintang" Saran Keysha di tolak gelengan kepala cepat oleh Eugene.


" Engga bisa, kamu lagi kayak gini key " Eugene mengarahkan tangannya ke tubuh Keysha.


" Kenapa kalian harus bingung, saya akan mengantar Keysha pulang. Kamu antar saja gadis ini pulang , Keysha menjadi tanggung jawab saya " Aisyah ingin menemani Keysha dan mengantar kakak iparnya pulang untuk yang pertama kali


" Kamu benar-benar adiknya mas bro?" Tanya Eugene tidak percaya.


" Mas bro?" Aisyah bingung.


" Dia memang adiknya mas Agam ,ya sudah aku pulang sama mba ais saja " Keysha pun mengalah .


" Ya sudah aku percaya sama kamu ” Eugene pun menarik tangan lintang dan meningglkan keysha dan Aisyah.


Aisyah meminta Keysha menunggu,karena dia harus mengambil mobilnya terlebih dahulu di parkiran.


Tidak lama kemudian Aisyah datang dengan mengendarai sebuah mobil mewah yang pernah di lihat keysha di rumah orang tua suaminya, lebih mewah mobil Aisyah ketimbang mobil Agam


" Ayo kita pulang" Aisyah membukakan pintu mobil untuk Keysha.


Keysha pun masuk dengan ragu-ragu ,


sepanjang perjalanan keduanya diam-diaman.


Aisyah bingung harus berbicara apa , sedangkan Keysha tidak berniat membuka percakapan dia benar-benar merasa lelah.


Tiba-tiba ponsel Keysha berdering, Keysha pun lekas mengangkatnya karena itu panggilan dari Agam.

__ADS_1


" Assalamualaikum mas " Salam Keysha sambil mengatur suaranya agar tidak terdengar menyedihkan.


" waalaikumsalam kamu dimana sayang ,mau aku jemput?" Tanya Agam di rumah orangtuanya .


” Ga perlu mas key mau pulang ko!” Keysha melirik Aisyah yang juga melirik nya.


” Pulang sama siapa kamu ? turun . Biar aku yang jemput sekarang” Agam takut Keysha diantar Danish.


" Aku pulang sama mba ais ,ga usah khawatir mas. Mas lagi dimana , key pulang ke rumah ibu angel ya ?" Keysha tersenyun sambil mengusap air matanya.


” Aisyah? Aisyah adikku bukan ?" Tanya Agam semangat.


" Iya mas mba Aisyah adik mas Agam " Jawab Keysha membuat Aisyah tersenyum.


” Aku bahkan belum bertemu dengannya sayang,jangan jangan kerumah ibu angel ke rumah ibu Fatimah saja sini. !”


" Iya key juga kaget ketemu sama mba ais mendadak di mall tadi ,oh iya .


Kalau gitu key tutup telfonnya ya mas ?”


" Cium dulu " Timpal Agam


”. Dih dasar udah ah , Assalamualaikum" panggilan pun terputus.


” Apa katanya Keysha? kamu mau kemana sekarang aku antar " Kata Aisyah sambil terus mengemudi.


" Kata mas Agam dia lagi di rumah ayah Fatir , "


" Bagus sekali kita akan sama-sama kesana, pulang" Aisyah pun mengemudi dengan kecepatan sedang dengan semangat.


Sesampainya di rumah orang tua Agam , Keysha dan Aisyah masuk ke dalam rumah.


Disana Agam sedang berkumpul dengan semua keluarga hanya Fatir yang tidak ada , semuanya merasa kaget melihat keadaan Keysha.


Rambut yang kotor tidak seperti biasanya, dan kulit Keysha juga terlihat kotor .


” Assalamualaikum" Salam Aisyah langsung menghampiri Agam dan memeluk kakak sulung nya tersebut


” Sayang ..." Namun Agam tidak membalas pelukan adiknya. dia malah pergi menghampiri Keysha. " Kamu kenapa sayang , katakan" Tanya Agam lagi.


Sekuat apapun Keysha bersikap baik-baik saja , namun binar matanya menujukkan hal lain.


” Agam bawa dulu Keysha kekamar" Titah Aisyah yang ikut merasa cemas.


" Kenapa dengan Keysha, bagaimana bisa kalian pulang bersama?" Tanya Arfan kepada adiknya Aisyah.


" Yang jelas ini semua gara-gara Sera Bu , Kak Arfan harus segera ngomong sama nenek kayaknya. Kelakuan Sera semakin tidak terkontrol" Aisyah menjelaskan sambil duduk disebelah ibunya.


”Sera ? kenapa lagi anak itu. Cari gara² terus ,jika ayah kalian tahu habis anak itu nanti kena marah " Fatimah menimpali. Lalu dia membuka ponselnya dan menghubungi seseorang.


" Ibu mau nelpon siapa ?" Tanya Arfan bingung.


" Tante kalian harus tahu tentang kelakuan Sera" Jawab Fatimah masih menunggu ayu menjawab panggilan nya.


" percuma Bu , dia tidak akan membela Keysha dan memarahi Sera. Tante ayu sama si Sera gila itu sebelas dua belas sama-sama tidak waras" Maki Arfan benar-benar mencurahkan isi hatinya. Aisyah sontak memukul paha saudaranya kuat.

__ADS_1


" Hati-hati kamu kak , ngomong kasar kayak gitu" Tutur Aisyah.


" Benar fan ,kamu ga boleh kayak gitu. Aduh ayu kemana lagi ga ngangkat telfon” Fatimah kesal.


__ADS_2