Menjadi Nyonya Muda Pertama

Menjadi Nyonya Muda Pertama
Awal Muncul Masalah


__ADS_3

Earphone ditelinga Mung Xia berbunyi, entah apa yang diberitahukan orang di sana, tubuh Ming Xia menegang seketika, mata itu sedikit meredup dan menatap Arlo Gu kosong. Nyaris tidak kehidupan dan takut menjadi satu.


"Apa? Tidak mungkin, aku berani jamin kalau dia keluar dua tahun lagi. Kenapa bisa keluar sekarang?" dari suara Ming Xia, Gu Zhi merasakan ada yang tidak beres, suara kegelisahan dan ketakutan!


"Apanya yang keluar?" Gu Li mencoba menarik perhatian Ming Xia, insting nya mengatakan kalau Ming Xia sedang ketakutan


Awalnya Ming Xia hanya menggerakan bahunya, lalu Nyonya Keluarga Gu datang menghampiri mereka, Nyonya Feng berjalan mendekat disertai Nyonya keluarga Gu lainya.


"Kalian di sini? Kita mencari cari dari sudut ke sudut tidak menemukan kalian, sampai sampai Nyonya Lu menyerah berjalan" Nyonya Feng mendekat ke arah Arlo Gu, mengaitkan tangan nya ke lengan sangat suami yang dibalas senyuman tipis.


"Terlalu berlebihan" Nyonya mengelak dengan muka memerah.


Mereka seolah olah melupakan seorang wanita yang tengah berdiri sedikit gemetar, terlihat dari bahunya yang sedikit gemetar sambil memegang earphone di telinganya.


Hingga, Nyonya Liang menoleh ke arah Ming Xia "Kamu Ming Xia bukan?"


Ming Xia tidak menjawab, tatapan nya kosong berakhirlah Gu Zhi yang menjawab "Benar"


Namun naluri seorang ibu tidak bisa di bohongi, Nyonya Lu mendekat ke arah Ming Xia, sedikit mengguncang bahu Ming Xia agar tersadar "Apa yang kamu pikirkan, kenapa pandangan mu terlihat kosong?"


Lagu dan lagi Ming Xia tidak menjawab, air mata di kelopak mata itu terlihat turun sedikit seakan akan tidak bisa memendung nya lagi. Merasa aneh Gu Zhi mendekat dan menepuk pelan pipi sang kakak.


"Dengar, apapun yang kamu dengarkan katakan padaku, kita keluarga sekarang" Gu Zhi tau kalau Ming Xia menyembunyikan sesuatu.


"Aku tidak tau-" akhirnya Ming Xia menjawab, menatap ke arah Gu Zhi yang menatap khawatir "Seharusnya seperti ini, aku tau mereka tidak akan menyerah sampai tujuan mereka tercapai"


Nyonya Lu menyerngit aneh, di tatapnya Gu Li sang suami seolah olah sedang mempertanyakan hal apa yang sebelumnya terjadi. Sang suami hanya menggeleng pelan, Gu Li bahkan tidak tau apa yang terjadi barusan.


"Paling lama lima tahun, sedangkan dia saja masih empat tahun mendekam di penjara, kamu tau kalau keluarga nya juga memiliki pangkat tinggi sebagai polisi bukan?" makin lama pembicaraan Ming Xia semakin jauh dari naluri keluarga Gu, ada apa sebenarnya?


'Masih ada beberapa jam lagi bukan?' pandangan Ming Xia melihat ke arah pergelangan tangan Gu Zhi, jam tangan hitam itu menampilkan jam tujuh lebih dua belas menit.

__ADS_1


"Aku ke sana, kalau hidupku tidak tenang tidak akan kubiarkan hidup mereka tenang" padangan Ming Xia mengarahkan pada Gu Zhi yang masih memegang kedua bahunya "Aku tidak apa, ijinkan aku untuk pergi, tidak akan lama"


Belum sempat keluarga Gu berbicara, Ming Xia langsung meninggalkan kerumunan sedikit berlari, menggunakan high heels tidak akan menganggu Ming Xia berlari.


"Apa yang terjadi?"


...****************...


Saat ini Mei Lin tengah di sibukkan oleh banyak pekerjaan, banyak pesanan baju dari pelanggan butik dan pekerjaan di kantor!


Hampir beberapa menit ia bersantai sebuah pesan membuat Mei Lin berujar keras sambil menggerutu "Sial, apalagi ini. Kapan hidupku bisa tenang?!!"


Penyuka Mie Xia [ Kita harus ke kantor polisi, si tua bangka Qin telah keluar!! Aku mencurigai sesuatu yang salah, kita akan menghancurkan siapa saja yang berbuat curang! ]


[ Kenapa harus aku? Kenapa tidak Koa Yu saja? ] Anda


Penyuka Mie Xia [ Tidak, aku takut rencana kita akan terbongkar kalau mengajak nya. Ayolah aku akan mentraktir mu nanti ]


[ Kau berbohong kepadaku ] Anda


[ Aku akan bersiap siap, tunggu aku ] Anda


Perbincangan singkat telah selesai, Mei Lin langsung bergegas mengambil setelan jas formal berwarna biru laut dan memakainya.


"Anak itu selalu saja membuat ku kesusahan, tapi jika itu menyangkut uang dan gratis pasti akan aku lakukan"


Mei Lin menggerutu sambil berlari mendekat ke arah mobil sport hitam kesayangan nya, memasuki mobil secara tergesa gesa lalu menyalakan nya dan melesat cepat.


Suara berisik dari ponsel menyita perhatian Mei Lin, mengambil ponsel dan menekan tombol hijau laku menekan tombol speaker.


"Kamu dari mana saja? Kenapa lama sekali?"

__ADS_1


"Sabar bodoh, aku baru saja keluar dari rumah ku"


"Ya, aku akan menunggu. Sebelum itu aku akan ke Davian untuk membantu memasukkan mereka ke penjara tanpa bisa bebas sedikit pun"


Mei Lin tertegun seketika 'Sejahat jahatnya Ming Xia, tidak mungkin membiarkan mereka hidup dengan bebas walaupun di penjara kan?'


"Aku tau, Aku akan cepat"


Tidak mau berlama lama lagi, Mei Lin langsung mematikan ponselnya dan fokus ke arah jalanan. Hari ini Mei Lin tau kalau Ming Qiao dan Gu Yi menikah, tapi Mei Lin tidak bisa menghadiri acaranya, karena Mei Lin sibuk.


Berakhir lah Mei Lin yang menitipkan hadiah untuk mereka berdua lewat Ming Xia, entah itu diterima atau malah di buang apa peduli?


...****************...


"Kau yakin kita tidak ketauan?"


"Tidak, intinya juta harus membebaskan Tuan Qin dengan embel embel kalau Tuan Qin selama masa di penjara melakukan perilaku baik"


Dua anggota polisi telah dilanda panik saat mengetahui kalau perilaku nya tidak baik, tapi kenapa masih di lakukan bodoh?


"Kalian harus ingat, jangan membocorkan masalah ini kepada siapa pun" Kapten mereka yang tidak lain adalah Nevan Qin, adik dari Frengky yang menjabat sebagai Kapten Investigasi Kriminal itu mengancam para bawahan nya.


"Aku ingat Kapten" dua anggotanya tersebut menjawab sambil menggerakan tangan memberi tanda hormat.


Belum sempat mereka terdiam, seorang polisi masuk disertai bawahan yang berjumlah setidaknya lima orang dan langsung meringkus mereka bertiga.


"Kalian di tangkap, penyalahgunaan jangan dan melakukan kecurangan" Hideki yang tidak lain adalah bawahan Ming Xia di kepolisian langsung meringkus saat Ming Xia memberikan barang bukti di pribadi chat berupa video.


"Apa ini? Kamu jangan memfitnah ku, aku bisa saja memasukkan mu ke penjara" Nevan berteriak marah tidak terima sambil berusaha melepaskan cekalan dari lengan.


"Apanya yang fitnah, lihat ini" Hideki menunjukan video Nevan saat Nevan membebaskan Frengky tanpa persetujuan direktur Ming!

__ADS_1


Bola mata Nevan melotot 'Bagaimana Hideki bisa mendapatkan video itu, sial bisa tamat riwayat ku'


Dia polisi bawahan Nevan sudah berkeringat dingin dibuatnya 'Ternyata menurut apa kata Kapten Nevan malah membuat kita semakin cekala'


__ADS_2