Menjadi Nyonya Muda Pertama

Menjadi Nyonya Muda Pertama
Pertikaian Antara Ming Xia dan Keluarga Qin


__ADS_3

"Acara ini telah selesai, para hadirin bisa membubarkan diri secara teratur" tidak terasa waktu telah menunjukan pukul tengah malam, mau tidak mau acara pernikahan ini harus selesai.


para hadirin telah membubarkan diri dari kerumunan, melangkah kan kaki mereka keluar menuju ke arah parkiran, yang tersisa hanya keluarga besar Gu dan keluarga Ming yang berada di sana.


Mereka tengah bercengkrama sedikit tentang apa yang entah kemana, hanya mereka yang mengetahui nya.


"Hati hati ya, kalau ada apa apa kabari kita" Nyonya Cheng dari pihak keluarga Ming tersenyum manis ke arah Ming Qiao, dan dibalas senyuman hangat.


"Ming Xia, kamu tidak ikut dengan mereka?" Nyonya Ju bertanya ke arah keponakan nya, melihat Ming Xia yang sibuk dengan ponsel nya lalu melihat ke arah mereka semua dengan senyum canggung.


"Emm, aku masih ada pekerjaan bibi. Kamu tau kan?" Ming Xia sengaja tidak memanjangkan apa kata kata itu.


"Kenapa tidak besok saja?" Tuan Bai berbicara, mengingat keponakannya yang keras kepala.


"Besok? Aku tidak memikirkan besok, aku yakin hari ini tidak akan sesuai ekspetasi ku" helaan nafas Ming Xia dapat di dengar di seluruh ruangan.


"Apanya yang tidak?" Arlo Gu kini mewakili keluarga Gu di sana.


"Siring berjalan nya waktu, aku tau pasti ada yang terjadi. Tunggu saja" senyum manis Ming Xia menandakan ada yang membuat masalah.


"Kamu yakin?"


"Aku yakin, mereka tidak akan menyerah begitu saja kan? Sebelum mengambil apa tujuan mereka yang sebenarnya, bahkan sampai penghambisan darah sekalipun"


Kriek!


Pintu masuk di ruangan pernikahan seketika terbuka lebar, menampilkan dia wanita dan beberapa anggota laki laki memakai baju hitam seperti bodyguard mereka. Sangat familiar, mereka adalah Nyonya Qin dan Nona Qin!


Perkataan Ming Xia memang benar, belum sempat mereka mencerna apa kata itu, hal itu langsung terjadi.


Ming Xia tersenyum sinis, mereka menyadarinya, menyembunyikan ponsel di balik jas formal berwarna hitam dan semuanya di lihat oleh orang di belakang nya.


'Apa yang dia lakukan?'

__ADS_1


"Oh lihat, ada yang baru saja resmi menjadi sepasang suami istri" Nyonya Qin melangkah mendekat pada keluarga Gu, bukan keluarga Ming.


"Selamat ya Tuan Gu dan Nyonya Ming, semoga hubungan kalian tidak bisa bertahan lama" kali ini Qin Suiyin yang berbicara, sedikit tertawa.


"Lancang!!" Nyonya Cheng ini tipikal orang pemberani, apapun jika menyangkut Ming Qiao ia akan maju paling depan!


"Memang benar kan? Kalian itu tidak selaras" tatapan hina di tunjukan Qin Suiyin.


Gu Yi mempererat pelukan pada pinggang Ming Qiao untuk menenangkan, kali ini Gu Yi ingin tau apa masalah yang sebenarnya.


Gu Yi melirik ke arah keluarga besar Gu yang tengah memperhatikan pertikaian memberi isyarat lewat mulut "Jangan ikut campur, kita harus tau permasalahan dari awal"


"Seharusnya Nyonya Qin cocok dengan Tuan Gu Yi bukan Nyonya Ming" Qin Suiyin semakin memanas manasi mereka semua.


"Lalu mengambil dokumen milik Tuan Arlo dan diberikan kepada Tuan Qin" Ming Xia berucap tenang sambil memainkan ponsel, seolah olah mengabaikan perkataan yang mungkin terlihat buruk?


Sejak kapan ponsel itu di ambil lagi? Sejak Nyonya Qin dan Qin Suiyin mendekat, Ming Xia ingin membuat drama seru!!


"Lalu apa bedanya denganmu?" cukup, keinginan Nyonya Qin untuk membuat Ming Qiao merasa terhina kini tentang untuk menghabisi wanita itu!


"Jangan ikut campur!!" Qin Suiyin tidak Terima, melangkah dengan penuh benci tapi di tahan Nyonya Qin.


"Kamu punya masalah dengan ku?"


"Banyak" Ming Xia menaruh ponsel di atas meja, melangkah ke arah kedua wanita Qin tenang.


Mengabaikan tatapan aneh di seluruh ruangan, hanya satu sekarang, habisi mereka dan pulang.


Merasa ada yang tidak beres, Nyonya Qin bergerak mundur sambil menarik tangan Qin Suiyin. Aura tidak mengenakkan di tunjukkan oleh Ming Xia, seolah olah ingin membunuh mereka semua.


"Apa yang kalian lihat, bereskan dia!" Nyonya Qin memberi perintah pada bawahan dibelakang, ternyata ini alasan mereka berdua membawa orang orang aneh itu.


Gu Yi ingin maju tapi di tahan Ming Qiao "Semua baik baik, lihat dan pelajari"

__ADS_1


Sekitar lima pria berpakaian formal baju menghadang Ming Xia, Ming Xia tertawa sinis melihat pemandangan tidak senonoh ini "Oh kalian dibayar berapa? Atau jangan jangan mereka berdua membayar kalian dengan cara melayani?"


Qin Suiyin dibuat geram oleh perkataan Ming Xia, memang tidak pantas tapi apa peduli nyatanya memang begitu kan?


"Lancang, habisi dia!! Cepat!!" telunjuk di angkat mengarah ke arah Ming Xia.


Lima orang tadi langsung menyerang Ming Xia, Ming Xia menghindar begitu cepat, menangkis dan menahan serangan yang diterima tapa terdapat sedikitpun. Rambut yang di kuncir kini tergerai indah, berwarna hitam dan beberapa poni berwarna ungu bertebaran, dihiasi kacamata emas.


Walapun menggunakan high heels dan dress tidak menutup kemungkinan Ming Xia tidak bisa melawan, gerakan terlihat sangat anggun, bergerak ke kanan dan ke kiri sangat lihai.


"Aku baru tau kalau dia bisa melakukan gerakan seperti itu" Gu Kael bergumam, melihat gerakan Ming Xia yang terampil dan anggun membuat nya sangat ini terus terusan melihat.


"Dia saja dulunya atlet Taekwondo, juara internasional" Gu Peng menangguk membenarkan perkataan Gu Kael, secara tidak sadar Gu Kael merasa takut akan Ming Xia.


Tidak terasa hanya butuh tiga menit, lima orang pria sudah tergeletak kesakitan di lantai marmer dingin.


"Hanya segini? Kamu membayar mereka untuk ini? Menjijikkan" Ming Xia memberikan gerakan menghapus noda di jas, seolah olah mereka adalah debu.


"Apa apaan kalian, membunuh anak itu saja tidak becus" Nyonya berteriak marah, dari sana tidak ada rasa malu di tunjukkan.


"Lebih baik kalian berdandan dan mengadu pada Frengky Qin untuk membunuh ku, aku lupa Nevan Qin juga tapi sayang dia tertangkap" tangan Ming Xia di tunjukan ke depan lalu membuat gerakan menangkap nyamuk, sambil tertawa mengejek.


Siapapun yang melihat Ming Xia sekarang akan mengira Ming Xia tokoh jahat, tapi Ming Xia malah senang kalau Ming Xia di sebut tokoh jahat, karena orang jahat akan kamar mendekati ajal.


"Bagaimana kamu tau?" Qin Suiyin memandang penuh heran.


"Frengky Qin keluar penjara?" kerecobohan Egan ternyata masih ada, Egan langsung mendapat sebuah pukulan di kepala "Aduh"


"Kalau tidak keluar, bagaimana bisa mereka berdua bisa menghadapi ku?" sombong sekali.


"Kamu yang membuat Nevan masuk penjara kan?!!"


"Sebenarnya kamu ini bekerja sebagai apa? Atau jangan jangan kamu memiliki sugar daddy di luaran sana?"

__ADS_1


__ADS_2