
"Aku benar benar tidak habis fikir, kenapa jalan pikiran mu sesempit itu?" Mei Lin meneguk kaleng soda yang ada di kulkas apartemen nya, duduk dengan kaki yang ditekuk di depan sambil melotot kecil ke arah Ming Xia.
"Apalah dayaku ini, aku hanya anak yang kurang kasih sayang dari seorang ayah" gelengan pasrah dari Ming Xia membuat Mei Lin melempar sebuah bantal sofa berwarna abu abu.
Ming Xia yang mendapatkan serangan secara tidak sengaja hanya bisa diam, mengambil bantal sofa abu abu lalu menempelkan wajahnya secara cepat.
BUGGHH
"Apa yang kamu laku-" pandangan Mei Lin teralihkan "Oh astaga Xia"
Tidak ada pergerakan dari Ming Xia, kepalanya tertunduk lesu di bantal sofa berwarna abu abu, rasa pusing di kepalanya semakin terasa sangat sakit.
"Kamu belum makan?" secara perlahan Mei Lin melangkah ke arah Ming Xia, di dudukan nya tubuh nya di samping tubuh Ming Xia.
"Aku tidak selera, sungguh. Aku hanya berpikir bagaimana caranya agar aku bisa kabur tanpa diketahui identitas ku atau masa lalu ku"
"Mana mungkin bisa, mereka seperti agen khusus. Semua rahasia bisa diretas kapan saja" elusan lembut dari tangan Mei Lin membuat Ming Xia nyaman.
"Maka dari itu, bantulah aku"
"Akan aku usahakan, tapi aku juga tidak ingin menanggung resiko besar"
Hening, ruang tamu pada apartemen Mei Lin terasa sangat dingin, kemungkinan faktor ini terjadi akibat udara malam.
Malam ini mereka habiskan sambil bercerita, topik topik tidak jauh beda dengan topik di mobil tadi, apalagi Mei Lin bercerita jika Mei Lin mempunyai seseorang yang disukainya.
Mereka akhirnya tertidur di ruang tamu apartemen Mei Lin.
...****************...
"Tuan Gu, seseorang ingin bertemu dengan anda"
__ADS_1
Atensi Gu Yi tidak teralihkan sama sekali, pagi ini Gu Yi memiliki meeting penting dengan klien yang bekerja sama dengan perusahan miliknya. Pagi sekitar pukul 07.15, Gu Yi telah tiba di perusahaan.
"Siapa?" suara bariton milik Gu Yi selalu membuat orang orang takut saat berada di sekitarnya, seakan akan Gu Yi akan membunuh mereka.
"Nyonya Ming"
Tindakan yang dilakukan Gu Yi terhenti kala mendengar kata 'Ming', pikiran tertuju pada seseorang wanita yang akan menjadi istrinya.
"Suruh dia masuk" tidak mau ambil pusing, Gu Yi menyuruh seseorang itu masuk.
Seorang wanita muda langsung memasuki ruangan kantor milik Gu Yi, parfum langsung tercium di hidung Gu Yi, merasa ada yang salah Gu Yi lantas menoleh.
Ternyata benar, seseorang wanita itu bukan Ming Qiao, melainkan seorang wanita dengan marga yang sama yaitu Ming "Siapa?"
Langkah kaki dengan sepatu high heels hitam terdengar merdu, wanita itu terus melangkah hingga langkah kaki nya terhenti saat tepat di depan Gu Yi.
"Tuan Gu, aku tidak banyak bicara. Jika kamu ingin menikahi Ming Qiao hanya karena rasa kasiahan, atau rasa penasaran karena dia memiliki jawaban 4 tahun lalu, lebih baik kamu batalkan saja" kata penekanan pada setiap kalimatan dapat dirasakan oleh Gu Yi, aura intimidasi juga terlihat.
Wanita itu lantas tertawa sarkas "Tidak usah berpura pura bodoh Tuan Gu, aku tau apa yang ingin kamu tau"
"Kamu siapa?" punggung kaki Gu Yi bersandar pada kursi duduk kantornya.
"Ming Xia" jawaban singkat diberikan Ming Xia kepada Gu Yi, awalannya Gu Yi hanya berpikir kalau Ming Xia ini terlalu protektif kepada Ming Qiao, ibunya.
Namun saat Gu Yi melihat ke arah poni Ming Xia, Gu Yi mengingat salah satu seseorang yang dicarinya memiliki poni yang sama dengan Ming Xia. Ming Xia sendiri tau arah kemana mata Gu Yi tertuju, namun Ming Xia hanya diam melihat ekspresi Gu Yi yang tidak bisa dijelaskan.
Kali ini Ming Xia nekat menuju gedung perusahaan Gu Yi, karena Ming Xia tau yang dicarinya bukan Ming Qiao melainkan Ming Xia sendiri, tampilan Ming Xia kali ini tidak terlalu beda hanya setelan jas formal lengkap.
Gu Yi lantas terkejut, keterkejutan itu dapat dilihat oleh Ming Xia.
"Berpikirlah sebelum bertindak Tuan Gu" senyum ejekan Ming Xia terlihat kembali, Ming Xia senang melihat seseorang dari ekspresi terkejut.
__ADS_1
"Flashdisk mu ada pada diriku, jika kamu mau, kamu harus memenuhi syarat ku"
Beberapa waktu berlalu, Ming Xia akhirnya melangkah keluar disaat Ming Xia tidak menemukan jawaban apapun. Flashdisk yang dicari keluarga Gu masih ada di tangan Ming Xia, sedangkan flashdisk Ming Xia masih ada di tangan keluarga Gu.
...****************...
Setelah pertemuan singkat Gu Yi dengan Ming Xia, sekarang Gu Yi telah berada di mansion utama keluarga Gu, dalam waktu singkat Gu Yi dapat mengumpulkan tetua Gu.
"Ada apa? Kenapa mukamu terlihat panik Gu Yi?" Gu Lin bertanya aneh.
"Dia menemui ku?" wajah Gu Yi terlihat sedikit sedih.
"Bagus, kamu bisa memulai hubungan dengan baik bukan?" Arlo Gu sedikit senang mendengarnya.
"Masalahnya, anak itu yang membawa flashdisk kita" Gu Yi menatap Gu Chen yang sedari tadi terdiam menyimak, tatapan nya seakan tidak menyangka.
"Flashdisk kita yang hilang 4 tahun lalu?" Gu Chen akhirnya bertanya, memang benar Gu Chen yang membawa flashdisk seorang wanita dulu.
Gu Yi memberikan anggukan singkat, setelahnya mereka hanya bisa menerka nerka isi flashdisk yang mereka bawa.
Gu Chen dan Arlo Gu saling berpandangan, entah apa yang ada dalam pikiran mereka berdua, namun melihat mata Gu Chen yang mengarah ke arah Gu Yi membuat Arlo Gu tau sesuatu.
Arlo Gu berdeham singkat "Gu Yi bagaimana kalau Ming Qiao kamu ajak makan malam besok? Di sini sekalian pendekatan untuk keluarga besar kita"
Ucapan Arlo Gu benar, kurang beberapa hari lagi Gu Yi dan Ming Qiao akan menikah, Arlo Gu tau kalau anak Ming Qiao adalah perempuan, tapi Arlo Gu tidak memikirkan hal tersebut. Bertambahnya silsilah keluarga pasti akan menambah keberuntungan, apalagi Ming Qiao memiliki anak perempuan, Arlo sangat menanti nantikan nya.
Masalahnya ada di identitas anak Ming Qiao yang sangat tersembunyi, waktu itu Gu Lin mencari cari identitas anak itu tapi tidak ada, tidak bisa ditemukan.
"Akan ku coba" helaan nafas Gu Yi kembali terdengar, punggung tenggang Gu Yi kembali disandarkan pada sofa ruangan.
Pada ruangan yang ditempati Gu Yi berserta tetua lainya adalah ruangan terlarang, tidak ada yang bisa masuk kecuali tetua Gu saja, jika ada yang melanggar konsekuensinya adalah di keluarkan dari silsilah keluarga Gu.
__ADS_1
Karena ruangan ini menyimpan banyak rahasia keluarga Gu, rahasia negara.