Menuju Bahagia

Menuju Bahagia
Ada apa ini???


__ADS_3

“ Syukurlah tidak terjadi apa- apa dengan Cucuku Nadia ya Tuhan! Walaupun aku belum mendengarkan langsung kabar dari dirinya, namun hatiku sudah tenang mendengar kabar bahwa cucuku Nadia aman dan tidak terjadi apapun” seru Kevin dalam hatinya sambil mulai memberikan pupuk kompos pada pohon/ pohon jeruknya itu.


*


Dibeda Lokasi James nampak sekilas pada adik kesayangannya itu untuk mendengarkan penjelasan dari Shandy.


“ kenapa dek, apa ada masalah? Ujar James


“ Nadia bang, dicariin sama kakeknya karena Nadia belum ngasih kabar pada kakeknya kalau dia udah nyampe disini” sahut Shandy sambil menghela napasnya.


“ kok bisa, Memang temanmu itu ada masalah? Sampai membuat orang tua kuatir! Ucap James sambil menatap Shandy menuntut penjelasan.


“ itu bang Nadia kangen dengan orangtuanya sehingga dia dateng ke Jakarta tanpa pamit pada kakeknya bang” ucap Shandy.


“ ya sudah nanti sepulang sekolah langsung bilang sama teman adek supaya langsung telp kakeknya itu, kasihan kakeknya kuatir dengan cucuku yang tidak mendapatkan kabar. Nanti Abang akan telp mama, agar mama nasehati teman kamu itu. Adek nggak boleh kayak teman adek ya? Itu contoh yang tidak baik membiarkan orangtua kuatir, sangat tidak sopan seperti itu” ucap James.


“ iya bang, adek tidak akan pernah seperti itu, adek juga akan bilang pada Nadia setelah adek pulang sekolah untuk segera berikan kabar pada kakek Nadia bang” ucap Shandy.


“ bagus, itu baru adek Abang yang manis” ucap James pada Shandy. Walaupun Shandy tidak pernah melakukan hal seperti itu James akan selalu memberikan arahan, bila James melihat adeknya itu melihat atau mendengarkan sesuatu yang menurutnya sebagai contoh yang tidak baik atau sesuatu hal yang tidak perlu di ikuti maupun ditiru.


“ jika teman Adek kangen dengan mediang orangtuanya kenapa adek sama teman adek Mau ke mall? Tanya James agar shandy berikan jawaban yang membuatnya penasaran itu.

__ADS_1


“ adek kangen maen bareng sama Nadia bang, Soalnya adek Udah lama banget nggak ketemu Nadia, apalagi Nadia disini hanya 1 minggu saja bang” ucap Nadia sambil memelas agar James tidak terlalu berpikiran Nurul pada Nadia. Karena Shandy sendiri juga belum sepenuhnya tahu kenapa Nadia tidak bilang dulu padanya, jika dia dateng ke Jakarta tanpa pamit pada kakeknya.


“ baiklah, bila memang seperti itu dan jangan terlalu lama maennya di mall kasihan mama di rumah sendirian Soalnya Papa sama abang lagi sibuk dikantor akhir-akhir ini” sahut James.


“ okay bang, adek tidak akan lama maennya” sahut Shandy pada James.


Setelah beberapa menit mobil James tiba di sekolah Shandy.


Shandy yang melihat keluar sudah tiba di sekolahnya pun segera paint dan turun dari mobil James. Setelah James melihat Shandy sudah masuk ke gedung sekolah adeknya itupun segera melajukan mobilnya ke kantor untuk bekerja seperti rutinitasnya 1 tahun belakangan ini.


*


Jarum Jam dinding menunjukkan pada angka 10:30 WIB, akhirnya Gadis yang tertidur di Kasur empuk itu mulai bergerak-gerak dan mulai mengumpulkan nyawanya. Setelah beberapa menit Nadia melihat jam dinding, dilihatnya jam itu sudah menandakan siang akhirnya diapun segera bangkit dari tempat tidur dan memutuskan mandi dan langsung berjalan menuju kamar mandi setelah mengambil pakaiannya dari kopernya.


“ Tante, Tante apa kabar” ucap Nadia pada Cindy.


Cindy yang mendengarkan suara ada yang memanggilnya pun segera melihat kearah Nadia serta menampilkan senyum manisnya dan sambil meletakkan majalahnya diatas meja.


“ kamu sudah bangun Nad? Ayo duduk disini Sahut Cindy sambil menepuk-nepuk sofa disampingnya.


“ kabar kamu bagaimana Nad? Kok tidak bilang tante jika kamu dateng ke Jakarta? Ucap Cindy.

__ADS_1


“ kabar Nadia baik Tante, maafkan Nadia yang tidak berikan kabar sebelumnya” sahut Nadia sambil menundukkan kepalanya.


“ Lain kali bila mau maen dateng kesini kasih kabar ya Nak, bila terjadi sesuatu yang tidak diingikan bagaimana? Keluarga kamu kan tidak ada di Jakarta! Ucap Cindy.


“ Iya tante, Lain kali Nadia akan kasih kabar tante, Maafin Nadia ya Tante” ucap Nadia


“ tante akan maafin kamu tapi Jangan di ulang lagi ya! Ya sudah kamu sarapan dulu, Soalnya ini sudah siang nanti kamu sakit lagi” ucap Cindy. Nadia pun pamit untuk mengisi perutnya yang lapar, dan bangkit berdiri menuju ruang makan.


Cindy yang melihat Nadia pergi untuk sarapan pun, akhirnya melanjutkan membaca majalah Fashion yang sempat tertunda Karena Nadia.


namun saat Cindy mulai membuka lembar majalah fashionnya itu terdengar suara ponselnya berbunyi yang berada di atas meja. Cindy pun akhirnya mengambil ponselnya dan agak terkejut melihat nama anaknya di ponselnya.


“ ada apa ini, tumben sekali James menelepon jam segini” batin Cindy sambil meletakkan majalahnya dan mengangkat telp dari James.


“ halo Nak, ada apa dan tumben sekali kamu kamu nelpon di jam segini apa ada sesuatu Nak? Ucap Cindy


“ Iya Mah, ada sesuatu yang pengen James omongin dan minta bantuan mama” ucap James terdengar di ponsel Cindy.


“ ada hal apa Nak? Pasti sesuatu hal yang penting ini sampai kamu telp mama sekarang! Ucap Cindy.


🌟🌟🌟🌟🌟

__ADS_1


^^^Bersambung….. ^^^


__ADS_2