Menuju Bahagia

Menuju Bahagia
Perubahan hidup


__ADS_3

Bulan telah berganti tahun Nadia semakin tidak dapat diarahkan Kevin sang kakek. Nadia semakin tidak dapat lagi menerima musim hidup yang dia lalui. Bahkan sang adik Cia kerap di ancam agar cia tidak memberikan informasi pada kakek mereka bahwa sang kakak sering membohongi sang kakek.


bahkan Nadia tidak segan sering membentak Cia.


“ Mba Nad kenapa sekarang sering tidak menyukai Cia ? Apa Cia berbuat salah sama mba?”Kata Cia. “ Kamu itu selalu selalu membuat masalah bagiku tahu tidak?


semenjak kamu lahir, hidupku menjadi kacau balau, bahkan mama meninggal gara-gara kamu, Dan aku harus tinggal dipelosok ini Karena kamu” kata Nadia.


mendengarkan perkataan Nadia membuat Cia terkejut, Karena selama ini Cia tidak pernah mengetahui kepergian Sang mama meninggal Karena apa. “ kenapa mba bilang Karena Cia mama meninggal? Kata cia”. Nadia melirik adiknya dengan dengan malas. Serta dengan tanpa perasaan dan nada bicara yang begit Cetus Nadia menjawab pertanyaan sang adik. “ Mama meninggal Karena melahirkan kamu, seandainya kamu tidak lahir aku tidak akan menjadi seperti ini” kata Nadia sambil pergi ke kamarnya meninggalkan Cia yang terbegong setelah menjawab pertanyaan Cia.


Cia yang sungguh tidak tahu mengenai hal ini sangat syok sekali mendengarkan jawaban sang Kakak. Mulai perlahan Cia mulai lemas bahkan sampai terduduk serta bola mata Cia pun mulai berkaca-kaca, dan air mata Cia pun mengalir dengan deras. Karena tidak sanggup menahan sesaknya di dada Cia pun mulai menangis sampai terisak mengingat perkataan Nadia. Tak Terasa tiga jam berlalu Cia tidak pergi dari tempatnya berdebat, bahkan sampai tertidur di lantai ruang tamu.


sampai Kevin pulang dari kebun Cia tidak mendengar kakek masuk ke rumah. Kevin pun kaget melihat Cia tergeletak dilantai, Dan spontan kakek lari menuju Cia dan teriak memanggil Cia. “ Cia…… Cia…. Cia teriak sang kakek”. Mendengar suara kencang sang Kakek membuat Cia membuka matanya yang sudah memerah dan bengkak akibat menangis. Sambil menangis Cia Memeluk Kevin dengan suara lemas Cia memanggil kakek. Melihat Cia yang lemas serta menangis dipelukannya, Kevin pun mengelus punggung Cia serta menanyakan kenapa Cia bersedih.

__ADS_1


“ Cia… kamu kenapa menangis Nak” ujar Kevin dengan suara lembut. Namun cia tidak mampu menjawab Kevin, Cia pun semakin terisak dipelukan sang kakek.


melihat sang cucu tidak menjawab pertanyaan nya, membuat Kevin terdiam dan berpikir ada apa dengan cucunya, Karena selama ini Cia merupakan anak periang dan sangat jarang sekali Cia bersedih selama ini.


setelah Cia mulai tenang, Kevin pun menyuruh Cia untuk istirahat di kamarnya. Setelah Cia masuk kamar, Kevin pun bergegas membersihkan diri dan memasak untuk makan malam Karena Kevin tidak melihat adanya hidangan makanan di meja makan. Karena biasanya Nadia yang memasak apabila Nadia tidak ikut pergi ke kebun.


setelah Kevin selesai memasak dan makanan sudah tersedia di meja makan, Kevin pun berjalan menuju kamar cucu-cucunya. Kevin tiba didepan pintu kamar Nadia, Kevin pertama menuju kamar Nadia Karena setelah Kevin pulang dari kebun, Kevin belum melihat Nadia sama sekali.


“ Nad… Nadia kakek masuk ya… Nad” kata Kevin sambil membuka pintu, setelah pintu terbuka Kevin pun masuk dan melihat Nadia tertidur ditempat tidurnya. Sambil berjalan Kevin memanggil sang cucu.


“ Nad… Nadia bangun nak, ayo makan dulu baru lanjut lagi tidurnya” kata Kevin.


namun Nadia masih belum bangun juga, Nadia hanya bergerak mengubah posisi Karena tidurnya terganggu dengan suara Kevin.

__ADS_1


Melihat hal itu Kevin pun geleng- geleng kepala melihat Nadia, dan kembali memanggil Nadia agar bangun. “ Nad… bangun Nak ayo makan dulu setelah makan lanjut lagi tidurnya Nak supaya tidak sakit” kata Kevin. Namun Cia tidak kunjung bangun juga, dengan posisi yang sama dengan mata masih terpejam Nadia menjawab sang kakek.


“ Nadia lagi tidak Mau makan Kek, Nanti kalau Nadia lapar pasti makan Kek” kata Nadia.


mendengar jawaban Nadia Kevin pun keluar dari kamar Nadia dan menuju kamar Cia.


Tok… tok… tok… suara pintu ketika Kevin mengetuk pintu kamar cia. “ kakek masuk ya dek! Kata Kevin sambil membuka pintu kamar.


melihat Cia masih terbaring di tempat tidurnya membelakangi pintu, Kevin pun berjalan menuju tempat tidur cia untuk membangunkan Cia. Namun diluar dugaan sang Kevin setelah Kevin sudah disamping tempat tidur Cia.


⭐️⭐️⭐️⭐️


^^^Bersambung^^^

__ADS_1


__ADS_2