Menuju Bahagia

Menuju Bahagia
Kakek sakit


__ADS_3

Setelah dua bulan berlalu, sakit Kevin pun mulai parah dan mau tidak mau Kevin pun akhirnya dirawat di rumah sakit. Setelah penolakan yang dia lalukan pada Cia.


di kamar rumah sakit terlihat Kevin berbaring lemas di atas kasur pasien.


“ kakek jangan patah semangat, kakek harus kuat dan kakek harus sembuh” ucap Cia pada sang kakek memberikan semangat pada Kevin.


“ iya nak, kakek harus kuat dan sembuh” ucap Kevin pada Cia.


“ ya sudah kakek, istirahat dulu ya, Cia mau Nelpon Mba Nadia, agar Mba pulang menjenguk kakek” ucap Cia.


“ baiklah kakek istirahat dulu” ucap Kevin yang pasrah dengan perkataan Cia, karena selama ini dia tidak pernah memberitahukan pada Nadia bahwa dirinya sedang sakit, karena Kevintidak mau Nadia menjadi tidak fokus kuliah.


Setelah sang kakek terlihat sudah tidur, Akhirnya Cia pun keluar dari ruangan untuk menelepon Nadia memberitahukan kondisi sang kakek.


tut….tut…. Tut… terdengar suara di ponsel Cia, namun panggilannya belum diangkat Nadia juga. Cia pun akhirnya berulang kali menelepon Nadia, dan pada akhirnya telp Cia pun di angkat Nadia.


“ Halo Mba, mba Nadia sehat?” Ucap Cia sekedar basa-basi.


“ iya Halo, Iya Mba sehat, tumben kamu Nelpon apa ada yang penting? Ucap Nadia.


“ Iya Mba ada hal penting, Kakek mba sakit mba dan sedang dirawat di rumah sakit” ucap Cia.

__ADS_1


“ apa kamu bilang, kakek sakit? Ucap Nadia dengan suara yang cukup keras karena kaget dan Syok itu mendengarkan perkataan Adiknya itu.


“ Iya mba, Kakek sakit sudah lama tapi kakek tidak pernah mau cerita sama mba Nadia. Kakek juga tidak mau di ajak berobat ke dokter terus” ucap Cia.


“ apa kok bisa kakek sudah lama sakit kamu tidak bilang apa-apa sama mba, memang kamu tidak anggap aku itu mba mu ? Ucap Nadia yang terdengar sedikit marah mendengar perkataan cia bahwa sang kakek sudah lama sakit-sakitan.


“ ya sudah, Mba pulang saja kakek juga sudah merindukan mba kok, apalagi dua tahun terakhir ini mba tidak pernah pulang ke kampung” ucap Cia


“ Ok, kamu rawat kakek dulu, mba akan pulang segera” ucap Nadia


“ baik mba” ucapa Cia sambil memutuskan obrolannya dengan Nadia.


Setelah selesai menelepon Cia pun berjalan menuju kantin untuk makan karena dari pagi dia belum sarapan karena repot saat mengurus administrasi sang kakek. Setelah selesai makan, Cia pun kembali ke ruangan kamar sang kakek.


Cia pun duduk di kursi deket tempat tidur Kevin sembari melihat Sang Kakek yang sudah terlihat kurus dan Tua itu, tidak lama kemudian datanglah dokter ke ruangan Kevin dan beserta beberapa Koas di belakang sang Dokter.


Cia pun segera berdiri dan berpindah posisi setelah melihat dokter datang, agar keberadaannya tidak menghalangi kegiatan sang Dokter yang bertugas itu.


“ bagaimana keadaan kakek saya Dok?” Ucap Cia setelah melihat dokter yang bertugas selesai memeriksa sang Kakek.


“ Kondisi Pasien saat ini masih sama seperti sebelumnya, dan kami akan memantau lagi mengenai kondisi pasien. setelah ini saya akan meresepkan obat pada pasien, setelah Pasien meminum obat tersebut, akan kita lihat bagaimana reaksi obat tersebut” ucap Sang dokter yang memeriksa Kevin.

__ADS_1


“ terima kasih Dok untuk penjelasannya, semoga kakek saya cepat sembuh Dok” ucap Cia.


“ kami akan lakukan yang terbaik bu, kami akan tinggal dulu ya bu” ucap sang dokter.


“ Iya Dok silahkan” ucap Cia menjawab dokter yang pamit akan meninggalkan ruangan Kevin.


Dokter dan beberapa koas itupun pergi meninggalkan ruangan Kevin setelah selesai memeriksa dan menjelaskan keadaan Kevin.


Pagi menjelang nampaknya para perawat/suster nampak sibuk untuk mengecek keadaan Kevin.


setelah sang kakek selesai sarapan, Cia pun pamit untuk pulang bersih- bersih dan membawa pulang baju kotor sang kakek dan membawa pakaian yang bersih lagi.


“ kakek, Cia tinggal Sebentar dulu ya Kek, Cia bawa pakaian kotor kakek dan bawa pakaian bersih kakek dulu, sekalian Cia mau bersih-bersih kek, nanti Cia datang lagi kek, kakek tidak apa-apa kan sendiri dulu? Ucap Cia.


“ Iya nak, tidak apa-apa kakek sendiri nak. Kamu hati-hati ya nak pulangnya” ucap Kevin.


“ baiklah kek, Cia pulang dulu sebentar ke rumah. Bila kakek butuh sesuatu kakek bisa panggil suster yang berjaga ya kek, kakek tinggaln tekan tombol ini saja kek” ucap Cia sambil menunjukkan tombol emergency itu.


“ iya nak” ucap Kevin yang mengerti akan perkataan sang Cia.


“ baiklah Cia berangkat dulu kek” ucap Cia mencium telapak tangan Kevin dan membawa tentengan kantong plastik yang berisi pakaian kotor itu.

__ADS_1


🌟🌟🌟🌟🌟


^^^Bersambung….. ^^^


__ADS_2