
Kevin sungguh terkejut melihat kondisi Cia, saat ini Cia menangis ditempat tempat tidurnya serta meringkuk. Kevin pikir Cia sudah tidak menangis lagi, namun Cia melanjutkan kesedihannya didalam kamarnya. Melihat Cia yang tidak pernah seperti ini membuat Kevin bertanya kenapa sang cucu sangat bertolak belakang dari biasanya.
“ Cia apa yang terjadi padamu nak? Hal apa yang membuatmu seperti ini? Cerita sama kakek Nak” kata Kevin sambil duduk di tepi Kasur dan mengelus pundak Cia. Seketika Cia berhenti menangis mendengar runtunan pertanyaan kevin. “Kakek” seru cia sambil mengubah posisinya menjadi duduk bersandar ke tubuh sang Kakek.
Setelah beberapa saat cia terdiam, akhirnya cia mulai bicara. Bukannya menjawab pertanyaan sang kakek, Cia justru bertanya balik pada Kevin kenapa harus Cia yang menjadi faktor penyebab kejadian tersebut.
“Kek, kenapa harus cia Kek yang menjadi pelakunya? Apa salah cia Kek, Cia tidak mau penyebab kejadian itu terjadi” pertanyaan yang cia lontarkan pada Kevin. Mendengarkan pertanyaan Cia, Kevin semakin bingung dan bertanya-tanya dalam hati, apa maksud pertanyaan cia serta pelaku dalam hal apa dan kejadian apa maksud sang cucunya.
sejenak setelah kevin pun mulai bertanya apa maksud pertanyaan sang Cucunya yang sedang bersedih itu.
__ADS_1
“Maksud Cia apa Nak? Kakek tidak mengerti hal apa yang kamu tanyakan Nak! Coba ceritakan hal apa yang membuat sampai seperti ini, kakek sungguh bingung dengan pertanyaan yang kamu lontarkan Nak” ujar kevin.
“ tidak terjadi apa-apa Kek” jawab Cia sambil menatap kevin agar kakek percaya dengan jawabannya serta memberikan senyuman manisnya dengan matanya yang lumayan bengkak akibat menangis terlalu lama.
Kevin yang tidak percaya dengan jawaban yang diberikan cia hanya menatap cia dan berkata “ bila Cia tidak Mau cerita saat ini sama kakek tidak apa-apa, namun bila Cia sudah siap harus cerita sama kakek ya nak! Ujar kevin. “Iya Kek, cia akan cerita sama kake”jawab Cia Sambil menganggukkan kepalanya.
mendengarkan jawaban Cia kevin pun bangkit dari duduk untuk berdiri dan mengajak cia untuk makan malam berdua Karena Nadia tidak Mau makan malam ini.
melihat cia begitu, kevin pun bicara pada cia.
__ADS_1
“ kenapa kamu tidak makan Cia? Walaupun kamu bersedih kamu tetap makan Nak supaya cia tidak sakit. Bersedih boleh tapi Jangan tidak makan nak” ujar kevin. Cia yang mendengarkan seruan sang kakek pun langsung berkata “ Iya Kek, cia akan makan kok Kek, agar tidak sakit” jawab Cia sambil memasukkan makanannya ke dalam mulutnya.
Sambil makan Cia merenungkan perkataan kevin, dan membenarkan perkataan sang kakek,Bahwa cia tidak mau sakit apalagi cia takut disuntik. Mengingat kejadian waktu Cia sakit dan harus disuntik ketika berobat ke dokter membuat cia bergedik ngeri dan melanjutkan makannya.
Setelah selesai makan cia beranjak ke dapur untuk mencuci piring hal rutin yang cia lalukan setahun belakangan ini setelah tinggal dengan kevin, Karena cia tidak tega melihat kakeknya yang sudah tua mengerjakan banyak hal.
sehingga cia pun belajar Mandiri untuk membantu kevin mengingat Cia sudah tidak memiliki orangtua selain kevin dan Nadia.
Sambil mencuci piring Cia bertanya-tanya dalam hatinya, kenapa Mba nya berkata seperti itu pada nya dan apa yang membuat Nadia mulai perlahan tidak menyukainya dan apa benar bahwa diri nya penyebab mama mereka pergi untuk selama-lama nya. “ aku akan menanyakan hal ini sama kakek, apa memang seperti itu fakta kejadiannya” gumam Cia.
__ADS_1
⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️
^^^Bersambung ^^^