
4 hari telah berlalu Kevin tidak juga sadarkan diri, Cia dan Nadia pun sungguh begitu sedih melihat keadaan sang kakek.
bahkan Dokter sudah mengatakan bila seminggu lagi Kevin tidak sadarkan diri, maka kemungkinan besar Kevin koma, artinya lebih parah dari keadaan kritis. Karena koma sangat tidak dapat diprediksi kapan akan terbangun atau malah pergi untuk selamanya.
Nadia dan Cia tidak dapat berkata apa- apa saat dokter berkata begitu, mereka hanya dapat menangis saja.
2 hari kemudian Kevin akhirnya sadarkan diri, Cia dan Nadia begitu senang. Karena Doa mereka dikabulkan Tuhan, mereka bahkan berpelukan begitu mendengar dokter mengatakan kondisi Kevin yang sudah sadar dan akan segera dipindahkan ke ruang rawat inap untuk memantau keadaan Kevin.
Setelah Kevin dipindahkan ke ruang rawat inap, Cia dan Nadia pun mulai sibuk membawa keperluan untuk Kevin.
“ kakek, akhirnya sadar juga, mba sama Cia begitu ketakutan saat kakek tidak kunjung sadar” ucap Cia.
“ iya, kakek membuat kami takut sepanjang hari” ucap Nadia membenarkan perkataan Cia.
“ maafkan kakek ya nak, membuat kalian sedih dan ketakutan” ucap Kevin setelah mendengar perkataan cucunya itu, bahkan Kevin baru mengetahui bahwa dia seminggu tidak sadarkan diri.
Saat ini Dokter kembali mengecek kondisi Kevin setelah dipindahkan ke ruangan inap.
setelah selesai mengecek, Dokter pun menjelaskan kondisi fisik Kevin.
“ kondisi pasien sudah tidak kritis lagi, namun tanda vital pasien masih belum stabil dan perlu dipantau. bahkan hasil lab sudah keluar tadi, penyakit pasien sudah bertambah parah. Mungkin karena pasien lumayan lama sadarkan diri, sehingga penyakit pasien lebih cepat berkembang. Akan saya resepkan obat untuk pasien dan kami akan memantau pasien dalam 3 hari ini, bagaiman reaksi pasien dengan obat tersebut” ucap Sang Dokter.
“ baiklah Dok” ucap Nadia dan Cia bersamaan menjawab sang Dokter.
__ADS_1
Setelah dokter pergi meninggal ruangan itu, terlihat Nadia dan Cia begitu sedih mendengar kondisi sang kakek.
“ sudahlah jangan terlalu sedih, kakek sudah tua wajar bila sudah sakit-sakitan” ucap Kevin yang merasa dirinya sudah bertambah parah keadaannya itu.
“ kakek” ucap Nadia dan Cia berbarengan saat mendengar perkataan sang kakek.
“ kakek, tidak boleh ngomong begitu, kakek harus sembuh” ucap Cia.
Hari pun telah berganti, bahkan kondisi Kevin tidak ada perubahan. Bahkan Kevin pun mulai berpikir bahwa umurnya sudah tidak lama lagi, karena Kevin sudah merasa tubuhnya semakin seperti mati rasa saja. Saat makan dan Kevin selalu merasa sudah kenyang makan 1 suap saja, bisa dikatakan tidak ada asupan makanan yang masuk selain dari cairan yang masuk ke tubuhnya.
“ Nadia, kakek bisa minta tolong padamu Nad? Ucap Kevin.
“ kakek mau ke kamar mandi ya? Ayo Nadia tuntun kek” ucap Nadia yang menurutnya sang kakek mau ke kamar mandi.
“ kakek butuh apa? Katakan saja kek!” Ucap Nadia.
“ kamu tolong pulang ke rumah, dilaci samping tempat tidur kakek ada kunci lemari, didalam lemari kakek ada beberapa file. Tolong kamu bawa semua file itu kemari Nak” ucap Kevin.
“ ya sudah, Nanti Nadia pulang setelah Cia pulang sekolah dulu ya kek” ucap Nadia.
“ tidak Nad, kamu harus sekarang ambilnya. Menunggu adikmu pulang sekolah itu kelamaan Nad” ucap Kevin.
“ baiklah, Nadia pulang dulu. Kakek bila ada apa-apa tekan tombol ini ya kek” ucap Nadia sambil menunjukkan tombol emergency itu, setelah sang kakek menunduk mengiyakan perkataan Nadia itu, Nadia pun bergegas pulang melakukan perkataan sang kakek.
__ADS_1
Setelah 20 menit Nadia pun datang lagi ke rumah sakit membawa file yang Kakek inginkan itu. Saat Nadia sampai diruangan sang Kakek di rawat, Kevin sedang tidur sehingga Nadia pun membiarkannya dan menaroh file coklat itu diatas meja.
tidak lama kemudian Kevin pun terbangun, dan melihat ke sekitar Nadia terlihat sibuk dengan ponselnya itu.
“ kamu sudah datang Nad, kenapa tidak membangunkan kakek” ucap Kevin
Nadia pun menghentikan aktivitasnya itu yang mendengarkan Kevin.
“ kakek sudah bangun, kakek lagi istirahat tidak mungkin Nadia membangunkan kakek” ucap Nadia.
“ gimana dengan file yang kakek minta, apa kamu sudah membawanya” ucap Kevin.
“ sudah Nadia bawa kek, ini file yang kakek minta” ucap Nadia sambil berikan beberapa file itu pada Kevin.
Perlahan Kevin pun membuka file itu serta membacanya terlebih dahulu. Sedangkan Nadia terlihat bingung melihat sang kakek yang sibuk dengan berkas disaat sedang sakit.
“ kakek ini lagi sakit, kenapa harus repot-repot cari-cari berkas segala” ucap Nadia.
“ mungkin sudah ini saatnya kakek harus mengatakan ini padamu dan Cia juga” ucap Kevin.
“ maksud kakek apa? Jangan buat Nadia bingung deh” ucap Nadia.
🌟🌟🌟🌟🌟
__ADS_1
^^^Bersambung….. ^^^