Menuju Bahagia

Menuju Bahagia
Pesan Kevin dan Niat Nadia


__ADS_3

“ kakek, merasa ini saatnya yang tepat mengatakan ini semua Nak. Penyakit kakek sudah semakin parah. Ini surat akta kepemilikan apartemen yang diwariskan papa kalian untuk mu. Dan Akta rumah yang di wariskan padamu pada Cia, kakek harap kamu simpan peninggalan orangtua kalian ini Baik-Baik” ucap kevin sambil memberikan berkas yang dia pengang pada Nadia.


“ kakek, kenapa tidak bilang dari awal bawah papa dan mama punya warisan buat Nadia dan Cia Kek? Tanya Nadia.”


“ bukan maksud kakek menyembunyikan ini dari kalian Nak, tapi kakek merasa bahwa bila mengatakan ini dari awal, pastinya kamu tidak Mau tinggal bersama Adikmu dan kakek disini Nak. Kakek tidak mau kamu dan adikmu berjauhan, kalian itu saudara dan harus saling menyanyangi Nak.


apalagi Adik kamu Nak, terlalu masih kecil untuk merasakan pahitnya kehilangan papa dan mama kalian. Kakek harap kamu mengerti maksud kakek Nak.


umur kakek sudah tidak panjang lagi Nak, pesan kakek padamu. Jangan pernah tinggalkan Cia Nak, Cia begitu menyanyangi kamu Nak, kakek sering melihat Cia menangis Karena begitu merindukan kamu Nak.


bila kakek nanti sudah tiada, ingat pesan kakek ini Nad.


Jaga Cia dan bimbing adikmu ini ya Nak” ucap Kevin.”


“ Baik Kek, Nadia Janji sama kakek akan merawat Cia dan melindungi Cia. Tapi kakek harus sembuh Jangan patah semangat Kek.

__ADS_1


cia baru masuk SMA Kek, Nadia juga bentar lagi Mau Lulus kuliah kakek harus liat Nadia Lulus Kek.” Ucap Nadia.


“ Iya Nak, doain kakek sembuh Nak, dan bisa liat kamu wisuda” ucap kevin.


“ ya sudah, kakek istirahat dulu, biar kakek cepat pulih dan kakek juga cepat kembali ke rumah Kek” ucap Nadia sambil menarik selimut kevin sampai dadanya.


Kevin pun tidur menuruti perkataan Nadia, Karena dirinya juga merasa capek Karena terlalu banyak cerita.


Setelah Kevin tertidur lelap, akhirnya Nadia menyimpan berkas yang diberikan sang kakek padanya ke dalam Tasnya.


“ Tau begini, ada warisan papa dan mama, tidak perlu saya kudu tinggal dikampung dulu. Harusnya saya dan Cia tinggal di Jakarta tanpa perlu pindah ke kampung.


Kenapa harus Cia yang mendapatkan rumah sementara saya mendapatkan apartemen?


harusnya saya yang mendapatkan rumah Karena saya anak Sulung.

__ADS_1


Ini tidak boleh dibiarkan, aku harus bicara dengan Cia bahwa Rumah itu hak saya.


dan apartemen saja sama Cia.


dan kakek tidak boleh tau mengenai hal ini, saya harus bicara empat mata dengan Cia. Jika cia tidak bersedia, maka surat-suratnya tidak akan saya berikan” batin Nadia.


Tidak lama kemudian terdengar suara pintu dibuka. Nadia pun melihat ke arah suara, ternyata Cia yang datang, serta tentengan di tangannya.


“ Mba, kakek gimana kondisinya kata dokter?”Ucap Cia.


“ kakek kondisinya sudah lebih baik, dan tinggal pemulihan kata Dokter” ujar Nadia.


“ syukurlah kondisi Kakek sudah membaik, Ouh Iya Mba silahkan makan itu saya bawa makanan dari rumah. Pasti mba belum makan kan, dan Cia masak banyak tadi agar bisa sampai nanti malam mba. agar tidak terlalu banyak biaya yang kita keluarin mba” ujar Cia.


“ ya Udah aku makan dulu di kantin dan kamu jagain kakek” ucap Nadia sambil mengambil bekas yang ada di atas Nakas itu.

__ADS_1


🌟🌟🌟🌟🌟


Bersambung


__ADS_2