
"Ynk aku anterin kamu pulang dulu yah?kan aku udah sampai di kost nya Samuel"
"Bentar lagi kenapa ynk? lagian baru juga sampai udah buru buru mau pulang, kan ini Aniv kita berdua juga"
"Oh iya yah ynk, udah kamu tunggu di sini aku beli Supermie buat kita makan makan bareng buat ngerayaain aniv"
"Aku ikut kenapa ynk?"
"Udah deh kalo gitu tapii cium dulu"
"Is sayang udah sini mana"
Muachhhhhh......
Sesampainya di warung Farel membeli banyak sekali mie dan telur.
"Loh ynk kenapa banyak sekali"?
"Loh cuman 5 kok"
"Iya itu kan banyak"
"Syg kamu makan kan seporsi, Samuel seporsi baru tetangga samuel seporsi aku 2 porsi jadinya 5"
"Tetangga siapaa? perempuan yang di samping itu? kenapa di panggil juga sih?"
"Loh kenapa ynk, lagian kan ngak enak ke cium baunya sampai kamar sebelah"
"Udah terserah Farel aja deh"
__ADS_1
Jujur aku sedikit kesal dan sebel banget.
Tapi sudahlah, lagian buat apa aku cemburu orang mereka juga ngak dekat.
Sesampainya di kamar kost samuel wanita itu ada di sana juga.
Uhhh makin sebel.....
Samuel pun langsung mengambil belanjaan kami di warung tadi dan kedapur dengan Farel buat nyiapin mie nya.
Wanita itu dan aku menunggu di depan.
"Ee namanya siapa?"
"Mey, lo?"
"Aisyah"
"Tadi aku berbincang bincang dengan samuel mengenai sekolah nya, kebetulan aku mau pindah di sana juga"
Siallllll, bisa jadi kita sekolahan dong.
"Oh kebetulan yah Aisyah aku dan Farel juga satu sekolah sama Samuel cuman kita bertiga ngak sekelas"
"Oh iya? Wah enak dong baru masuk udah dapat teman"
"Setahu ku sih kalau udah kelas 3 smp udah ngak bisa pindah sekolah"
"Bisa kok asalkan ikut syarat dan ketentuannya, kebetulan aku masuk besok, sebenarnya aku sudah mengurus berkas pindah sekolah ku dari bulan lalu tapi baru di terima sekarang."
__ADS_1
"Oh gitu yah? semoga betah yah"
Tak lama kemudian kami semua makan bersama.
"Yok makan makan semuaa, udah masak loh di buat penuh cinta oleh chef Farel buat kekasih hatinya" ucap samuel sambil tertawa.
"Berdoa dulu dong sebelum makan, Oh yah Farel pimpin doa yah, eee iya lupa Samuel kan ngak se agama" ucap Aisyah.
"Iya, sih Mey juga beda agama dengaku"
"Loh jadi kalian berdua besa agama yah? tapi langgeng yah, yg pnting mah cinta kalian"
Entah apa yang merasuki pikiran Farel sampai dia mengatakan tentang agama, padahal kan sebelumnya kami sudah berjanji tak akan membahas perbedaan kami tapi kok bisa bisanya dia membahas di depan orang yang baru kita kenal belum sehari.
Di saat kami semua sedang makan Aisyah seperti mencoba mendekati farel.
Dia memuji muji masakan Farel.
"Oh yah Farel teringat ku kalian masak masak ini buat apa?"
"Buat merayakan aniv gue dan Mey yg ke satu tahun"
"Wah langgeng banget, selamata yah moga bisa sampai kakek nenek" ucapnya sambil memukul paha Farel.
Aku benar benar cemburu dan marah.
Mereka berdua tertawa bersama dan juga saling tatap menatap. Aku mengawasi mereka berdua selalu.
__ADS_1
Samuel yang menyadari hal itu langsung membuat alasan agar Aisyah pergi ke kamarnya agar aku sedikit tenang.