
Apakah dalam seminggu Farel bisa melupakan aku?
Bisa bisanya dia cepat menemukan penggantiku. Aku mencoba iklas dengan kepergiaanya. Lagian juga mereka seiman dan Farel terlihat bahagia bersama dengan Aisyah.
Setidaknya aku bisa melihat dia tertawa walaupun tidak bersama ku
Aku mencoba mengiklaskan dirinya walaupun agak sulit dan agak lama tapi aku akan mencoba. Sejak awal aku berpikir kita tidak jodoh tapi kita memaksan diri melawan takdir.
Inilah saatnya kita berpisah, mungkin ini waktu yang tepat.
Seminggu berlalu setelah kami berdua putus, ternyata dia telah jadian dengan Aisyah ketika kami putus.
Aku tak kunjung mendapatkan penggantinya.
Sampai sekarang aku memikirkan bahwa hatiku masih miliknya. Hati ini sudah berusaha melupakannya tapi tak kunjung lupa.
Biarkan saja aku mengikuti alurnya……
Suatu hari Farel dan Aisyah mengunjungi kelas Samuel yang berada tepat di samping kelasku. Farel mencium dahi Aisyah tepat di depanku. Aku langsung masuk ke kelas ku dan tak berniat keluar kelas.
__ADS_1
Ternyata aku telah menangis tanpa aku sadari.
Aku merasa selama ini hanya aku saja yang mencintainya. Aku ingin mencoba membuka hatiku untuk orang baru tapi ketika ada yang mendekati ku aku merasa orang itu akan menyakiti ku lagi dan semuanya hanya manis di awal.
Sejujurnya banyak yang mendekati ketika aku putus dengan Farel tapi aku terlalu takut untuk mencoba pacaran lagi.
Tapi setelah kejadian tadi aku bertekad untuk mendapatkan pacar walaupun hanya untuk memanaskan Farel saja.
Ketika aku pulang rumah dan membuka hp ku aku melihat ada seorang pria mantan kakak kelas ku mencoba mendekatiku, dan aku memblokirnya.
Karena sejujurnya hati ini masih mencintainya dan aku tak ingin ada orang yang menggantikan posisinya.
Aku masih menyimpan fotonya di hp ku dan gelang pemberiannya kepadaku.
Seketika aku berpikir apaka Farel masih menyimpan gelang itu atau tidak. Aku tak sabar menunggu hari esok untuk melihat di tangannya apakah masih ada atau tidak.
Pagi pun tiba dan aku berangkat sekolah.
Ketika aku ingin ke kelas ternyata Farel dan Aisyah sedang berada di depan kelas Samuel.
__ADS_1
Ketika aku melihat tangan nya Farel ternyata Farel masih memakainya.
Entah kenapa aku merasa sangat senang.
Sesampainya dalam kelas aku tertawa tak jelas entah mengapa.
Sejujurnya aku ingin kembali bersamanya tapi tak mungkin karena dia sudah bersama dengan Aisyah.
Ketika aku berada di kantin Farel dan Aisyah ternyata berada disana juga. Aku membawa bekal semenjak putus dengan Farel tapi aku tak makan di kelas karena kelas ku sedang bersih bersih.
Di samping mejaku ada mereka berdua dan Farel dan Aisyah sedang tertawa bersama dan bercanda bersama.
Aku mendengar tawa Farel dan hatiku merasa senang juga. Sudah lama aku tak mendengar dia tertawa seperti ini.
Hubungan Kami banyak di hadapi dengan masalah sehingga kami tak bisa tertawa bersama.
Entah kenapa aku begitu bahagia melihat dan mendengar Farel bahagia walau tak bersama ku. Aku sudah tak merasa cemburu lagi, aku hanya merasa senang ketika aku tahu dia baik baik saja dan bahagia tanpa diriku.
Setelah aku selesai makan aku senyum kepada mereka berdua dan aku meninggalkan mereka berdua.
__ADS_1
Mereka berdua yang melihatku merasa sangat heran.