Menyatu Di Amin Yang SAMA

Menyatu Di Amin Yang SAMA
Nanti juga cepat atau lambat kamu akan mengerti


__ADS_3

Aku tak tega masuk rumah, dia masih saja melihatku.


Aku menutup pintu rumahku dan aku membuka pintu itu lagi dan menatapnya.


Dia yg menatapku tertawa heran.


Aku menghampirinya dan memeluknya lagi


"Kangen…peluk…kangen…kangen" aku pun langsung memaksa kedua tangannya untuk memelukku.


"Belum juga Sam pergi, udah kangen juga nih anak" ujarnya sambil memelukku dengan sangat sangat erat.


"Makanya jangan pergi:( bentar lagi kenapa? pulang cepat cepat mau apa sih?" aku memaksa Sam untuk tahan sebentar lagi.


"Udah udah ahh, kan Sam ngak jadi pulang? nih Samuel masih ada! peluk aja puas puas!"


Pelukannya terasa sangat hangat.


"Pokkoknya aku ngak mau berhenti sampai baunya Sam ada di bajuku, biar jauhkan ngak jadi rindu karena Aromanya nempel" ujarku yg masih memeluknya dengan erat.


Tak lama mamaku datang menghampiriku dengan wajah kaget dan heran.


Aku dan Sam langsung melepaskan pelukan kami berdua.…

__ADS_1


"Ee…ma…ma! ke…ke…kenapa ma?" ucapku yg begitu gugup.


"Masuk dulu ada yg mau mama tanyakan!" ujar mamaku dengan halus.


Aku meninggalkan Sam sambil melambaikan tangan.


"Aku pergi dulu yah tante" ucapnya sambil menyalakan mesin motor.


Sesaat setelah Sam pergi mama menghampiriku dan mengeleng gelengkan kepalanya.


"Kenapa sih ma?ngak bisa lihat orang senang aja!" ucapku sambil tertawa.


"Kamu selingkuh yah?yah kan?" ucap mamaku sambil mencubit hidungku.


"Ma ngak lucu, sejak kapan juga aku selingkuh, aku orangnya ngak tahu menahu soal selingkuh-_-" ujarku sambil naik ke kamar meninggalkan mama.


"Eee eeyy sini kamu, mama juga belum selesai ngomong" kata mama sambil mengejarku ke kamar.


Aku ingin menutup pintu dengan cepat tapi terlambat mama sudah menghalangi pintuku dan langsung memasuki kamarku dengan paksa.


"Kenapa sih menghindar dari mama? memangnya mama makan orang apa?" kata mamaku sambil dia duduk di meja belajarku.


"Ngak ma, aku cmn males aja gitu maunya istirahat dulu" kataku sambil menarik mama keluar.

__ADS_1


Tapi usahaku sia-sia aja, mama ngak mau keluar malahan lebih banyak ngomel terus ngomel terus.


"Kamu kok tinggal jawab aja susah banget, memangnya mama sering nanya sama kamu?ngak kan!" ujar mamaku sambil membaringkan badanya di kasurku.


Huuuu tak ada jalan lain selain menceritakan semua kepada mama. Aku pun menjelaskan semua kejadian yg ku alami selama ini dan aku menjelaskan juga hubunganku dengan Sam.


"Oh gitu yah? kok udah setahun berpisah ngak kasih tau mama?" ucap mama ku sambil memukul kepalaku dengan bantal.


"Ahhh sakit, lagian mama ngak pernah nanya sama Mey, nanya pas Mey lagi ngak mood, sebel" ucapku sambil membalas pukulan mama.


"Mama kasih saran aja yah, selagi masih ada kesempatan, lakukan apa yang ingin kamu lakukan ngak usahh tunda tunda" ucap mamaku sambil mencium dahiku dan pergi meninggalkanku.


"Maksud mama?" kata ku sambil keluar kamar untuk mencari mama.


Lalu mama berteriak dari bawah…


"Nanti juga cepat atau lambat kamu akan mengerti" kata mama ku sambil masuk ke kamarnya.


Wahh aku semakin bingung, kenapa sih orang orang selalu buat aku bingungg huuu ribet.


Bahkan orang tuaku sendiri membuatku bingung hadueehh……


Tapi sudahlah, seperti kata mamaku saja SUATU SAAT AKU AKAN MENGERTI DENGAN SEMUA YG AKU ALAMI.

__ADS_1


__ADS_2